CDAP SEASON 2

CDAP SEASON 2
CDAP, S2 : 49


Sebelum alada mencium tangan Vegas sebuah suara menghentikan dirinya untuk mengurungkan niatnya mencium tangan Vegas. Dan semua keluarga lalu melihat ke arah mana suara itu berasal,


Anvaya, sangat terkejut dengan apa yang dia lihat, karena ia takut kalau mereka bakalan menghancurkan pernikahan putrinya, apa lagi mereka sangat terobsesi ingin Keluarga dirinya hancur, karena mereka tidak menginginkan kalau dirinya atau suami'nya menjadi seorang pemimpin di keraton.


"Ada, apa anda kesini nyonya ajeng badra? Karena kami tidak mengundang ada datang kemari," ucap anvaya dengan sangat lembut Namun sangat dingin.


"Kenapa? Bukannya dia juga keponakan saya hm? Oh-iya kedatangan saya kesini buka hanya memberikan selamat atas pernikahan Alara dan Vegas. Tapi kedatangan saya ke sini ingin meminta Vegas bertanggung jawab atas apa yang dia buat yang sudah meniduri putri saya." ucap ajeng badra.


Tentu saja hal itu membuat seluruh tamu undangan bahkan itu juga mengejutkan keluarga besar Marquez dan adipati. Vegas, yang memang tidak melakukan apa-apa pun menyangkal perkataan dari ajeng badra.


"Apa maksud anda nyonya?! Saya tidak pernah menyentuh putri kamu bahkan saya tidak pernah melihat putri ada.!" ucap Vegas.


Vanandya, yang menang mengetahui sifat putranya yang tidak pernah melakukan hal itu pun langsung mendekati ajeng badra dan ia pun menampar pipi badra dengan sangat keras.


"Apa anda ingin menjebak putra saja dengan cara lama? Mana mungkin putra saya melakukan hal itu, tapi jika benar maka putri mu yang menggoda putraku, putrimu akan melakukan berbagai cara untuk bisa menga*gka*g di bawah putraku agar dia bisa mendapatkan gelar sebagai seorang ratu.!!" bentak Vanandya dengan sangat lantang.


Jangan mengira vanandya akan diam saja saat putranya di permalukan dan di tuduh Sudah meniduri wanita yang di akui sebagai putri dari adik tiri adipati. Oh itu tidak akan terjadi, apa lagi saat ini moodnya sedang memburuk karena ia sedang kesal.


Badra, yang terkena tamparan dan di permalukan oleh Vanandya merasa marah, sampai ia mengepalkan tangannya dengan sangat erat, ia tidak akan membiarkan vanandya mempermalukan dirinya.


"Jaga, bicara anda nyonya putri saya tidak pernah melakukan hal itu, justru putriku di sini menjadi korban atas pelec*han yang di lakukan oleh putramu.!" ucap badra.


"Apa yang kamu inginkan? Jika benar kalau putra saya yang melakukan perbuatan seperti itu, karena saya tidak ingin memperpanjang masalah." ucap valdes.


"Saya, menginginkan putra anda bertanggung jawab dan mau menikahi putri saya sekarang juga." ucap badra.


"Baik, kalau itu mau kamu." ucap valdes.


"SAYANG!!"


"VALDES!!"


Bentak Vanandya, Anvaya dan keluarga besar Marquez, karena mereka tidak menginginkan kalau Valdes mengulang kembali sejarah yang di lakukan oleh vinton dengan menikahi berapa wanita, yang akan membuat kehancuran dalam rumah tangga.


Badra, tersenyum bahagia karena valdes menyetujui permintaan dari dirinya. Lalu ia pun segera memanggil putrinya untuk datang ke tempat ini karena sebentar lagi putrinya bakalan menikah dengan Vegas.


Vanandya, menatap tajam sang suami yang berani melakukan itu kepada anaknya. "Sayang, apa maksud kamu menyetujui permintaan dia? Saya tidak ingin kalau putra saja harus memiliki dua orang istri?" ucap vanandya.


"Valdes, jika itu terjadi maka hari ini juga saya meminta kepada anak kamu untuk menceraikan putriku, karana saya tidak menginginkan kalau putriku harus di madu." ucap Anvaya.


Keadaan, sangat kacau membuat para tamu undangan saling berbisik-bisik karena pernikahan itu, mereka tidak menyangka kalau Valdes akan mengizinkan Putranya menikah dua kali di hari dan waktu yang sama.


Adipati, yang sejak tadi diam saja langsung angkat bicara dan dia mendekati putrinya, karana saat ini putrinya dan Vegas yang berhak mengambil keputusan.


"Vegas, bagaiman apa kamu akan menikahi Raden ajeng kaliyan diningrat? Dan mau melepaskan putri saya. Semua keputusan ada di tangan kalian." ucap adipati.


Vegas, terdiam karena memang ia tidak pernah melakukan perbuatan seperti itu, dan ia juga tidak ingin menikahi wanita yang tidak tau seperti apa wujudnya. Di sisi lain ia juga tidak ingin menceraikan Alara, walaupun ia tidak mencintainya.


"Saya..." belum Vegas menyelesaikan perkataannya Alara sudah lebih dulu memotong perkataan vegas, dia pun berbicara dengan lantang sampai terdengar oleh tamu undangan.


"Saya, mengizinkan vegas menikahi kali sebagai seorang selir, dan saya tidak ingin bercerai dengan vegas karena apapun yang terjadi tidak ada perceraian di dalam keluarga adipati." ucap Alara.


Hal itu lagi-lagi membuat seluruh keluarga Marquez dan seluruh orang yang berada di tempat itu sangat terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Alara. Begitu pun dengan anvaya, dia tidak ingin kalau vegas memiliki seorang selir di dalam rumah tangganya.


"Sayang, apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan? mana mungkin kami membiarkan vegas memiliki selir." ucap Anvaya.


"Benar, sayang mommy juga tidak ingin kalau putra mommy harus menikah dengan wanita itu, apa lagi saya tau betul watak wanita itu seperti apa. Jadi jangan pernah izinkan Vegas menikah dengan wanita itu," ucap vanandya.


"Walau, bagaimana juga vegas harus bertanggung jawab. Terlepas Vegas bersalah atau tidak itu urusan belakangan, karana jika kita tidak mengizinkan maka nama baik keluarga kita akan tercoreng." ujar alara dengan senyumnya.


Walaupun bibirnya merestui pernikahan kedua vegas. Tapi tidak dengan hatinya dia sangat menginginkan kalau Vegas tidak akan menikahi wanita itu,


Lalu datang seorang wanita dengan menggunakan gaun cantik karena dia akan segera menikah dengan vegas. walaupun sebagai istri kedua. Tapi ia bisa mendapatkan bagian dari keluarga Marquez.


Alara, yang melihat kedatangan kali pun menyingkir menjauh dari tempat ijab qobul, dan ia berjalan menghampiri bunda dan mommy yang saat ini. sedang berdiri tidak jauh dari tempat itu.


"Sayang, maafkan mommy? Seharusnya ini tidak akan terjadi." ucap vanandya.


"Mom, ini bukan kesalahan mommy, ini sudah menjadi takdir. Lagian Alara ikhlas mengizinkan Vegas menikahi kali," ucap Alara.


Lalu penghulu dan Vegas mulai berjabat tangan dan penghulu pun mulai melantunkan ijab qobul, yang akan di ucapkan oleh Vegas, dengan sangat lantas Vegas mengucapkan ijab kabul.


Tapi Badra dan kali sangat terkejut dengan mahar yang di berikan oleh Vegas, dia hanya memberikan mahal satu perhiasan saja. Hal itu membuat Badra tidak terima jika putrinya tidak mendapatkan mahar seperti Alara.


"Apa-apa, ini Vegas mana bisa kamu hanya memberikan mahar satu perhiasan saja. Kenapa kamu tidak memberikan mahar seperti apa yang kamu berikan kepada alara? Saya tidak terima kau harus mengulang lagi ijab qobul kamu dan berikan mahar yang setara dengan Alara." ucap badra.


Plak.


"Kau...! Sudah sukur Vegas menikahi putrimu yang murahan itu, dan dengan percaya dirinya kamu tidak terima dengan mahar yang di berikan oleh Vegas.!"