CDAP SEASON 2

CDAP SEASON 2
EPISODE 20


Saat ini Vegas baru sampai di mansion'nya ia langsung pergi ke kamarnya tanpa menegur orangtuanya. Karana ia Sangat kesal kepada mereka kalau dirinya harus di jodohkan dengan wanita yang tidak ia cintai. Apa lagi di hatinya masih terdapat nama seorang Namum ia tidak ingat siapa orang yang memiliki Hatinya.


Melihat Vegas mengabaikan mereka, Vanandya langsung menegurnya karana Putranya sangat tidak sopan karena tidak mengucapkan salam kepada mereka.


"Sepertinya ada seorang anak yang mengabaikan mommy dan Daddy'nya. Padahal anak itu melihatnya tapi tidak memberikan salam." sindir vanandya.


Valdes hanya menggelengkan kepala, istrinya dan anaknya jika sudah bertemu selalu seperti itu, padahal dulu tidak seperti ini. Bahkan Valdes suka pusing sendiri karena melihat kelakuan istri dan anaknya yang tidak pernah akur. Selalu saja ada masalah yang di ributkan.


Vegas yang baru saja menaiki tangga langsung turun dan berjalan menghampiri mommy dan Daddy'nya tidak lupa juga ia menyalami kedua orangtuanya itu.


"Sudah kan mom? Kalau begitu Vegas pamit ke kamar dulu." ucap Vegas langsung berjalan meninggalkan kedua orangtuanya.


"Sayang bikin anak lagi yuk?" celetuk Valdes.


"Jika berani buat anak lagi Vegas tidak segan-segan untuk pergi dari mansion ini," ancam Vegas dari lantai dua, yang mendengar orangtuanya ingin membuat anak lagi.


"Ck!! Apa salahnya bikin anak lagi? Soalnya anak-anak mommy pada bandel gak mau nurut, selalu mengabaikan mommy, lihat saja tuh adik kamu, dia sudah melupakan mommy kamu." ujar vanandya. Namun saat ia melihat ke lantai dua ia tidak menemukan keberadaan putra sulungnya.


"Lihat anak kamu itu selalu saja membuat darah ku semakin tinggi, lama-lama aku cepat tua." gerutu vanandya.


"Dia anak kamu juga sayang." jawab Valdes dengan senyumnya.


Karena tidak ingin menunggu lama, Valdes mengangkat tubuh vanandya, dengan kuat ia menggendong vanandya ala bridal style lau ia membawanya ke kamar yang terletak di lantai dua.


Walaupun usia sudah tidak muda lagi, tapi jangan meragukan kekuatan Valdes, dia masi kuat mengangkat tubuh istrinya, bahkan ia masih mampu melakukan berbagai macam gaya. Bahkan semakin tua maka semakin kuat kemampuan saat berhubungan.


Vegas yang mengintip dari kamar hanya berdecak sebel karana ia tau pasti kedua orang tuanya mau melakukan tempur agar bisa memiliki seorang anak.


"Awas saja jika besok pagi Vegas mendengar kabar bahagia. Vegas akan kabur." gumam Vegas.


Ia sebenarnya tidak ingin egois untuk melarang mommynya mempunyai anak. Tapi ia sangat takut saat berapa tahun yang lalu mommy pernah mengalami pendarahan hebat saat mengandung seorang anak, bahkan mommy saat itu pernah di nyatakan meninggal, tapi karena kemurahan hati sang maha esa mommynya hidup kembali. Tapi mereka harus kehilangan adek bayi.


Dan sejak saat itu keluarga Marquez ataupun keluarga lacerta melarang Vanandya hamil lagi. Maka saat itu juga Vanandya sering mengonsumsi pil KB.


Karena, tidak ingin mendengar suara erotis mereka. Vegas mengaktifkan fitur kedap suara agar suaranya tidak masuk. Lalu ia berjalan ke kamar mandi dan membersihkan badannya sambil merendam tubuhnya di bathtub. Bau mint pun mulai tersebar di kamar mandi,


Karena Vegas sangat menyukai bau mint jadi ia selalu membeli sabun yang berbau mint.


Setelah lama berendam Vegas pun menyudahi berendam nya. Namun saat ia akan membilas tubuh'nya di shower sebuah notifikasi berbunyi, ia pun membuka pesan tersebut, dan itu dari sahabat paling gila.


"Aku baru saja beli video dari Perusahaan Greifen entertainment, dan video video itu baru tanya di film xxxx. Bahkan video yang di atas masih prabayar."


Saat di buka betapa terkejutnya Vegas, di dalam itu ada seorang pria dan wanita sedang melakukan adegan panas, tanpa sadar si jeno berdiri, Dengan kesal Vegas pun mulai bermain solo karena ulah sahabatnya yang tidak tau kondisi dan tempat.


Setelah 30 menit bermain sambil melihat video yang di kirimkan oleh sahabatnya ia pun langsung membilas tubuh'nya dan ia harus segera mandi besar.


***


Di kamar seorang pria dengan tawa bahagia langsung menggelar di ruangan karena video penjualannya hampir mencapai ratusan juta pembeli.


Harga per satunya alah lima juta sampai puluhan juta. pundi-pundi Uang terus mengalir ke dalam rekeningnya. Dalam waktu dua jam ia sudah mengumpulkan uang penjualan sebesar 200 triliun rupiah.


"Sepertinya manta pacar ku harus ikut karena dia seorang model papa atas, dan seorang aktris, bisa bertambah kaya saya." gumam Vincent Greifenhagen.


Ia langsung menghubungi sekretarisnya untuk mempersiapkan jadual main mantannya bersama Sepuluh orang pria. Dan ia juga menyuruh besok jadwal si pengkhianat dengan para aktor pria.


Setelah pekerjaan selesai ia langsung pergi ke dalam kamar mandi dan ia mulai berdendam di air yang sudah terdapat cairan sabun berbau mint di dalam bathtub. Ia mulai melepaskan pakaiannya satu persatu lalu ia memasukkan tubuh'nya ke dalam air.


Ia berendam sambil menonton video hasil karya studio miliknya. Dan benar saja video buatan perusahaan miliknya sangat bagus bahkan melebihi yang di buat oleh berapa pembuat film.


"Tidak salah lagi saya aktor dan aktris milikku sangat memuaskan bahkan ada yang bermain sangat panas." gumam Vincent.


Karena sudah terlanjur ia pun bermain solo dengan menggunakan tangan, Namun ia kembali kesal karena si Jono tak kunjung bangun. Bahkan ia terus saja memaki dan menggerutu tentang Jono setia dengan tidurnya.


"Brengsek! persetan kenapa kamu tak mau bangun sih? ini sudah waktunya kamu untuk bangun agar aku bisa kembali lagi kepada hobiku. come on?" ucap Vincent.


"Jika kamu tak kunjung bangun akan ku potong kamu!! Eh jangan nanti aku ga jadi berbatang tapi jadi apem." gumam Vincent.


"Sepertinya aku harus menemui wanita yang tukang mengutuk itu, karena dia Jono ku mati dan gak bisa di gunakan lagi. Andaikan Jono seperti ponsel yang bisa di lembiru, sudah sejak lama aku ganti si Jono dengan si Ujang." gerutu Vincentius.


Ia pun langsung menyudahi berendam, lalu ia membilas di shower, setelah bersih ia segera keluar dari kamar mandi. Lalu ia memakai sebuah bokser saja,


Karena saat ini ia berada di dalam kamar ia pun hanya menggunakan bokser saja tampa menggunakan pakaian, atau kaos saat sedang mengecek laptopnya sebuah ketukan pintu mengejutkan Vincent.


Dengan suara dingin Vincent menyuruh orang itu masuk, Dan benar saja yang datang adalah sekertaris daven dan Jendral raksa. Keduanya di panggil oleh Vincent untuk membahas pekerjaan besok.


"Ada apa tuan memanggil kami?".


"Saya cuma mau memberi tau kalian kalau besok kalian harus memperketat penjagaan karena dua orang yang akan mendapatkan hukuman akan bermain di tempat itu. Dengan masing-masing sepuluh orang dan video itu akan di jual dengan harga yang sangat tinggi." jelas Vincent.


Kedua pria yang berada di depan Vincent terdiam mendengar penjelasan tuan mereka yang panjang kali lebar. Ia tidak menyangka kalau tuan mereka bisa mengatakan dengan nada yang panjang. Namun mereka tersadar saat mendengar penjelasan Vincent yang mengatakan film akan di buat besok otomatis mereka akan...