
Vegas aldebarat Marquez.
Mendengar nama sang keponakan Hayden sangat terkejut karena di depannya adalah seorang pria yang tak lain adalah anak dari adiknya vanandya, ia bertemu dengan Vegas pas pemakaman, setelah itu ia kembali lagi,
Bahkan ia mengetahui lewat berita kalau Vanandya sang putri mahkota membunuh putri dari kraton Adiwilaga. Bahkan para polisi tidak berani menangkap vanandya lantaran suami'nya menghalangi para polisi sampai berakhir dalam liang kubur.
Dan semenjak itu seluruh dunia tidak ada yang berani mengusik dan mendekati keluarga Marquez,
Hayden, yang mendengar berita itu tentu sangat terkejut. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa, karena ia mengetahui tabiat Vanandya kalau ada yang mengusik ketenangannya maka orang itu tidak akan membiarkan bebas.
Kematian Eriska membuat semua keluarga merasa bahagia Namun Hayden dan yang lain belum kunjung menemukan keberadaan dari Ameera. Yang saat ini sedang di cari oleh Adiwilaga, lacerta dan Marquez, karena mereka takut kalau Ameera akan berbuat nekad.
Karena tak tahan membendung kerinduan kepada sang keponakan Hayden segera memeluk tubuh Vegas dengan sangat erat, Namum pelukannya langsung di lepas begitu saja oleh Vegas.
"Siapa anda? Kenapa berani sekali memeluk diri saya?" tanya vegas dengan datar.
Hal itu membuat Raisa dan Hayden saling pandang, karena Vegas tidak mengenali pamannya sendiri, padahal ia tau kalau Vegas selalu dekat dengan Hayden suaminya.
"Vegas ini om? Apa kamu lupa kalau saya ini adalah om kamu paling dekat sama kamu." ujar Hayden.
Namun, Vegas tetap tidak mengenali pria di depannya itu. Karena ini saja baru pertama kali melihat pria di depannya, Alara yang melihat itu langsung memotong pembicaraan ke-dua nya.
"Maaf, om mungkin karena efek Vegas mengalami amnesia dia menjadi lupa. Dan dia hanya mengenali keluarga tertentu saja." ucap Alara.
"Amnesia?" kata Hayden dan Raisa.
Karena ke-duanya sangat terkejut mendengar apa yang terlah di katakan oleh Alara. Yang mengatakan kalau Vegas mengalami amnesia sebagian ingatannya hilang.
"Benar om, karena berapa bulan yang lalu Vegas mengalami kecelakaan dan hal itu mengakibatkan dia amnesia." ujar Alara.
Mendengar penjelasan dari Alara lagi-lagi ke-duanya terkejut sampai tidak bisa berkata-kata lagi, karena mereka tidak tau apa kalau Vegas kecelakaan, karena saat itu mereka masih berada dy Los angeles.
Karena hujan semakin lebat dan di luar sangat dingin apa lagi baju mereka sampai kering. karena kehujanan, Raisa pun langsung menyuruh mereka masuk ke dalam mansion dan ia menyuruh mereka untuk mandi dan ia juga akan mempersiapkan pakaian ganti.
*
*
*
*
Di lain tempat seorang pria sedang murka karena bintang'nya kabur dari rumah sakit, bahkan ia sampai mengobrak-abrik rumah sakit karena mereka sangat lalai menjaga seorang wanita. Apa lagi dia adalah seorang bintang yang harus di jaga dengan baik.
"Kalian memang tidak berguna. Tak pernah bisa berkerja dengan baik, lebih baik kalian mati saja dari pada hidup tak memilik kegunaan." bentak Vincent.
"Daven..! Jendral raksa.!" sekarang kalian sebar anak buah kalian dan cari tau dimana wanita itu berada. Jika perlu kalian bobol cctv di jalanan." ucap Vincent di depan semua staf rumah sakit berserta jajarannya.
Yang saat ini mereka sedang mendapatkan amukan dari Vincent. Pemilik perfilman dan bar terbesar di dunia.yang teryata hampir sejajar dalam urutan tiga besar dunia.
Vincent lalu mendekati wanita yang baru saja sadar itu dengan linglung. Namun belum sempat menjawab sudah mendapatkan cengkraman tangan Vincent dengan sangat erat di dagu wanita itu.
"Maafkan saya tuan, saya benar-benar tidak tau kalau dia kabur. Karena dia menyuntikkan obat bius ke leher saya." ucap sang suster dengan ketakutan.
"Cih, saya tidak butuh penjelasan anda. Yang saya butuhkan adalah anda menjadi peran pengganti, karena di lihat-lihat lekuk tubuh anda begitu sempurna." ucap Vincent. Sambil menyelisir tubuh wanita itu.
Vincentius Melik ke arah bodyguardnya dengan tatapan tajam. Para bodyguard yang mendapatkan tatapan seperti itu pun segera melakukan printah dari tuan meraka karena apa yang tuan katakan dan kode apa yang di berikan oleh Vincent, mereka segera melaksanakan tugasnya.
Suster itu meronta-ronta tidak ingin di bawa oleh pria di depannya, apa lagi harus di bawa ke rumah produksi itu akan membuat namanya menjadi jelek dan ia akan kehilangan mahkota yang selama ini dia jaga.
Tapi bodyguard Vincent, tidak memperdulikan rontaan dari wanita itu. Karena kesal salah satu bodyguard memukul tengkuknya sampai membuat wanita itu pingsan.
Hal itu tentu saja di tonton oleh para pengunjung rumah sakit dan berapa staf rumah sakit. Mereka hanya menatap suster itu dengan iba, karena dia di bawa paksa oleh pria yang memiliki kekejaman.
Selain mereka harus menghindari keluarga Marquez ia juga harus menghindari tuan muda Vincentius. Sosok pria yang tidak mempunyai balas kasihan dia selalu menyiksa para wanita dan dengan gampangnya dia memperbudak wanita itu menjadi film dewasanya.
"Lihat saja saya akan membuat rumah sakit ini tak lagi berfungsi selama kalian belum mencari keberadaan bintang saya." bentak Vincent kepada pihak rumah sakit dengan tatapan tajam.
Setelah itu Vincent pergi dengan berapa bodyguard di belakangnya, yang selalu senantiasa menjaga tuan mereka.
*
*
*
Saat ini hayden dan yang lain sudah duduk di meja makan karena hari sudah malam jadi Raisa mengajak yang lain untuk makan malam, apa lagi mereka baru saja kehujanan jadi mereka harus minum yang hangat-hangat dan harus makan yang hangat-hangat juga.
"Vegas, bagaimana keadaan vanandya dan keluarga amankan?" tanya Hayden saat sedang makan.
"Seperti, yang anda lihat di berita dan media sosial mereka selalu adem dan Selalu aman," ucap Vegas dengan sangat santai.
"Nih, bocah semenjak adik meninggal sifatnya sangat berubah, bahkan semakin dingin sama orang tak dikenal," batin Hayden.
Mereka pun langsung melanjutkan makan malam, karena Raisa tidak ingin ada pertengkaran di meja makan. Apa lagi Vegas masih canggung dengan keadaan seperti ini. Yang selalu mendapatkan pertanyaan dari suaminya,
"Vegas sebaiknya kamu beristirahat saja di sini dulu sampai hujannya reda. Setelah itu kamu boleh tidur di sini."
"Tidak terima kasih, karena saya harus pulang, ia tidak ingin berlama-lama di sini." ujar Vegas.
"Apa kamu yakin tidak ingin tinggal lebih lama lagi, karena saat ini saya menyimpan foto kamu yang masih sangat kecil bersama dengan saya." ujar Hayden. Sambil menunjukkan foto dirinya bersama dengan. Vegas kecil.
"Deg.
Vegas terkejut melihat foto itu, dari mana dia mendapatkan foto dirinya bersama dengan seorang pria yang tidak lain adalah Hayden. Namun ia tidak kenal siapa pria itu.
"Pasti kamu terkejut kan dari mana saya mendapatkan foto ini?"
"Jangan, bilang kamu fans berat saya waktu kecil sampai ingin mendapatkan foto saya."