
Tiga mobil sang penguasa berhenti di depan gedung yang mereka tuju gedung berkonsep modern dan seperti gedung dari negara sebrang bahkan banyak para pria berjas dan wanita berseragam dengan siap menyambut kedatangan ketiga penguasa di dunia.
Banyak para wanita yang sangat mengagumi ketampanan sang penguasa, bahkan mereka menginginkan salah satu dari mereka menjadi miliknya, Namun mereka sudah di peringati untuk tidak membuat masalah dengan ketiga pengusaha sukses,
Karena jika mereka sekali membuat masalah maka mereka akan membatalkan kerja sama dengan perusahaannya. Walaupun mereka harus mengalami kerugian, jadi CEO mereka sudah mengatakan kalau tiga pengusaha sukses tidak menyukai di dekati oleh para wanita yang tidak mereka sukai.
"Semoga, saja mereka tertarik dengan kecantikan ku."ujar karyawan A.
"Itu tidak akan mungkin terjadi karena mereka akan tertarik dengan wanita seperti saya yang memiliki kecantikan dan kemolekan tubuhku, pasti mereka akan tertarik." kata karyawan C.
"Kalian, terlalu Percaya diri. Tentu saja mereka akan tertarik dengan saya, apa lagi dengan pakaian saya yang tertutup pasti membuat mereka mengangkat saja menjadi istri salah satu di antara mereka." ucap karyawan B, dengan Percaya diri.
"Kalian jangan terlalu berharap, karana tidak mungkin kalau kalian akan di angkat menjadi istri mereka, apa lagi dengan sifat kalian seperti ini membuat mereka jijik bukan suka." ujar karyawan D.
"Kau..!!" ucap tiga karyawan.
"Diamm!! Saat ini mereka akan keluar, jangan sampai membuat perusahaan hancur karena ulah dari kalian. Maka kami tidak akan segan-segan membunuh kalian." ujar bodyguard, yang sudah di perintahkan oleh sang CEO untuk menjaga karyawannya agar tidak membuat kerusuhan apa, dan seperti sekarang mereka sedang berdebat merebutkan tiga penguasa.
Mendengar ancaman dari bodyguard'nya membuat mereka langsung terdiam, karena takut akan ancaman mereka.
Cklek.
Cklek.
Cklek.
Ketiga mobil di buka secara bersamaan dengan penampilan yang sangat berbeda. Namun mereka sama-sama memiliki ketampanan di atas rata-rata, bahkan mereka terlihat sangat berwibawa dan sangat berotot.
Raden mas alvegas aldebarat Marquez Adiningrat.
Dia menggunakan kemeja berwarna putih tak lupa dengan dasih berwarna hitam. Dengan sangat rapi ia menggunakan jas berwarna hitam yang senada dengan dasi dan celananya, begitupun dengan sepatunya.
Baginya warna tidak penting apa lagi warna yang sangat mencolok yang membuat ia sakit mata. Dengan kacamata hitam bertengger di hidung dan jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya membuat siapa saja akan terpesona,
Apa lagi dengan rambut di ikat acak, yang membuat ketampanan Vegas tidak pernah hilang sedikitpun malah menjadi semakin sempurna. Dengan di temani oleh asisten Denis Arista.
Ke duanya pun berjalan memasuki perusahaan.
Derian Mukherjee Kamandanu.
Dia menggunakan kemeja Dongker dan rompi berwarna biru muda. yang senada dengan jas dan celananya. Dengan pakaian yang sangat rapih membuat ketampanannya tidak kalah dengan ketampanan dari Vegas.
Ia juga menggunakan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya dan ia juga menggunakan jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Dengan di temani oleh sekertaris,
Mereka pun berjalan masuk ke dalam perusahaan tanpa menatap ke arah wanita yang seperti seorang singa kelaparan yang ingin menerkam para pria tampan.
Vincent Greifenhagen.
Dengan menggunakan kemeja berwarna putih tanpa menggunakan dasi, tidak lupa ia tidak mengancing benik bagian atas membuat dada bidang yang terekspos, dengan Jas biru Dongker, yang sepadan dengan celananya.
Ia pun berjalan dengan menggunakan sepatu pantofel dan tak lupa ia menggunakan kacamata hitam bertengger di hidungnya, dan ia juga tidak melupakan menggunakan jam tangan di lengannya.
Ia lalu berjalan bersama dengan sekertaris daven Li, yang berada di belakangnya. Tanpa melihat menanggapi tatapan para wanita, karena itu sangat menjijikkan,
Setelah tuan mereka masuk para bodyguard pun segera berjaga di depan perusahaan yang saat ini mereka singgahi. Karena meraka sangat menjaga keamanan untuk tuan mereka dimana pun mereka berada, apa lagi saat ini mereka sedang berada di luar perusahaan.
Ketiga CEO dan ketiga bawahannya yang selalu setia mengikuti langkah kaki tuannya yang seperti seorang bayangan buat tuannya, saat ini mereka sudah berada di dalam perusahaan dengan di sambut dengan baik oleh pemilik perusahaan dari Yang group. Perusahaan yang menduduki peringkat satu di negaranya.
"Selamat datang tuan Vegas, tuan derian dan tuan Vincentius. Kami sangat tersanjung karena kalian mau hadir dalam perusahaan kami yang kecil ini." ujar tuan Bai yang.
"Sebaiknya kita tidak perlu lama-lama lagi, sebaiknya kita segera selesaikan meeting kita hari ini." ujar Vegas.
"Baik kalau mau tuan Vegas seperti itu, sebaiknya kita segera pergi ke ruang meeting. Agar kita bisa menyelesaikan meeting kita." ujar tuan Bai.
Dan mereka pun pergi ke ruang meeting tempat dimana meraka membicarakan tentang kerja sama mereka, dan keputusan apa yang akan di ambil oleh Bai yang, dan perusahaan mana yang akan menjalin kerja sama antara ke-duanya.
Saat ini ini seorang wanita sedang menangis di depan makan seorang yang sudah lama meninggal, dengan menaruh bunga kesukaan dari sang eyang di makam tersebut.
"Eyang, sebentar lagi saya akan menikah, aku meminta restu kepadamu eyang, untuk menikah," ucap seorang wanita yang tidak lain adalah alara.
Alara amaranggana adipati.
Yang saat ini dirinya berada di makan, ia sedang mengunjungi makam sang eyang, wanita yang selalu menyayangi dirinya setelah bunda dan ayah. Bahkan wanita itu lah yang membuat dirinya menjadi sangat kuat untuk tidak mudah di tindas.
Dulu eyangnya pernah berkata kalau ia sebagai seorang anak sultan dan anak permaisuri untuk tidak lemah, bahkan eyangnya selalu bilang untuk tidak menunjukkan kelemahan kepada siapapun, karena kelemahan itu bisa menjadi bumerang bagi hidupnya.
Maka setelah itu Alara menjadi wanita yang sangat kuat dan sangat tegar, bahkan ia tidak mudah untuk di singkirkan.
Bahkan ia berencana untuk menghancurkan keluarga para selir yang masih hidup di lingkungan kraton, apa lagi mereka sangat-sangat menginginkan ayah'nya jatuh dari tahtanya agar mereka bisa merebutkan singgah sana kraton.
Tapi, Alara tidak akan membiarkan mereka berhasil menyingkirkan ayah mereka dari kekuasaannya. Karena yang berhak semua itu adalah sang ayah. Bukan para selir atau para anak selir.
Dengan dukungan dari keluarga Marquez, ia bisa mempertahankan kekuasaan sang ayah. Agar dia tidak jatuh apa lagi Vegas memiliki kekuasaan yang sangat tinggi.
"Eyang, pasti saat ini eyang sangat senang karena pria yang akan menikah dengan Alara adalah tuan muda Vegas, cucu dari sahabat eyang, varisa.. Tapi Vegas tidak mencintai ku, dia sangat mencintai kekasihnya itu," ujar Alara.
"Kalau begitu Al pulang dulu ya eyang, eyang baik-baik di sini kalau ada apa-apa eyang tinggal datang saja ke mimpi Alara." sambung Alara.
Setelah mengatakan itu mereka pun segera pergi dari makan tersebut dengan perasaan yang sangat tenang apa lagi ia sudah bertemu dengan eyang tercintanya, walau pun lewat makam.
Saat ia keluar sadi makam, ia langsung berjalan ke mobilnya dan ia segera meninggalkan area makam tersebut.
Namun di pertengahan jalan ia langsung mengerem mendadak... Karena ia berpapasan dengan mobil milik..