
Raisa Maher.
Istri dari Hayden Panettiere. Yang saat ini berada di ibu kota. Karena dia sedang mengecek perusahaan yang dia bangun bersama dengan suami'nya, karena tidak melihat waktu ia sampai kemalaman untuk pulang,
Dan saat pulang sendirian, tiba-tiba saja hujan turun membasahi bumi sampai ia tidak bisa melihat jalanan. Karena takut terjadi suatu yang tidak di inginkan ia pun segera menghubungi suami'nya kalau saat ini ia sedang di pinggir jalan karena banyak kabut.
Namun saat ia akan menghentikan mobilnya ia melihat seorang wanita yang seperti orang ketakutan, ia pun segera menghampiri wanita itu dan., betapa terkejutnya ia mendengar apa yang terlah di katakan oleh wanita di depannya.
Raisa, menari tumpangan karena ia tau betul apa yang wanita itu rasakan, karana ia juga pernah mengalami hal seperti itu, jika saja Hayden tidak menolongnya mungkin dia sudah mati mungkin.
Ia pun memperkenalkan dirinya kepada wanita yang teryata sedang mengandung, dan dia kabur karena ingin seorang pria ingin melenyapkan anak di dalam perut wanita itu,
Di pertengahan jalan, hujan semakin lebat bahkan kabut di jalanan semakin bertambah banyak, saat sedang mengendarai ia tanpa sengaja menabrak mobil seorang yang sedang berhenti di pinggir jalan. Apa lagi itu mobil mahal.
*
*
Sementara itu di mobil yang di tabrak oleh Raisa langsung keluar Tampa menggunakan payung karana dia merasa kesal kenapa orang yang sudah menabrak dirinya,
Ia hari ini benar-benar sial jika jalan bersama dengan wanita cerewet. Entah pelet apa yang di gunakan oleh dia sampai membuat mommy'nya terpincut.
Raden mas alvegas aldebarat Marquez Adiningrat.
Pemilik mobil yang di tabrak oleh Raisa dengan sangat keras, bahkan sampai membuat mobilnya peot, tentu saja dia tidak terima dan dia segera menyamperi mobil penabrak itu.
Tok.. Tok.. Tok...
Vegas terus saja mengetuk jendela mobil milik Raisa. Namun tak kunjung di buka oleh Raisa karena ia merasa takut melihat tampang pria itu.
"Tante gimana ini? Sepertinya dia preman?" kata dina.
"Kamu jangan takut ya Din. Tante akan keluar dan Tante juga akan berbicara baik-baik dengan pria itu." ucap Raisa.
"Tapi tan? Aku takut tante kenapa-kenapa?" ujar dina.
"Kamu tenang, gini-gini tante sangat jago berkelahi karena suami Tante selalu mengajari bela diri.. Jadi kamu tidak perlu takut." kata Raisa.
Raisa, langsung keluar dan ia langsung membuka payungnya agar tidak terkena hujan.
"Tuan, saya minta maaf. Karena sudah menabrak mobil tuan." ucap Raisa.
Samar-samar Vegas merasa familiar dengan wajah di depannya Namun ia lupa karena ia tidak mengingat siapa pemilik wajah itu, apa lagi wajah'nya tidak begitu jelas karena penerangan yang sangat minim.
"Cih, saya tidak butuh maaf dari anda. Karena anda sudah menabrak mobil kesayangan saya, jadi saya akan menghancurkan mobil anda." ujar Vegas dengan dingin.
Sebelum Valdes menghancurkan mobil milik Raisa, langsung di hentikan oleh Alara, karena sikap Vegas yang tidak punya tata krama, membuat ia harus memarahi Vegas.
"Vegas, hentikan apa kamu tidak malu karena sudah membentak ibu ini? Dia sudah meminta maaf jadi jangan memperpanjang masalah. Dia sudah minta maaf dan kamu harus maafkan agar masalah selesai." bentak Alara.
Vegas Langsung menatap tajam ke arah Alara dan ia mencengkram erat dagu Alara, karana sudah berani membentak dirinya di depan wanita yang sudah menabrak mobilnya sampai rusak.
Deg.
Hati Alara tersayat karena mendengar perkataan dari Vegas bahkan dia menghina dirinya dengan mengatakan seperti itu, padahal ia hanya ingin permasalahan mereka selesai tapi dirinya yang mendapatkan tamparan dari kata-kata Vegas.
Plak.
Raisa melepaskan payung yang dia pegang untuk melindungi dari hujan karena ia merasa geram karena Vegas sudah menghina seorang wanita, bahkan yang lebih mengejutkan lagi dia adalah anak dari vanandya dan valdes.
"KAU..!" ujar Vegas sambil menunjuk ke Arah raisa yang sudah berani menampar pipinya, karena seumur hidupnya ia tidak perna mendapatkan tamparan keras dari orang tuannya. Tapi wanita di depannya berani menampar dirinya.
"Apa? Raden mas alvegas Marquez! Kamu ingin menghancurkan saya? asalkan kamu tau Vegas, saya bisa saja melaporkan tindakan kamu yang tidak manusiawi kepada mommy kamu, agar kamu bisa mendapatkan hukuman dari mereka." bentak Raisa.
Raisa mengenal vanandya saat berada di pemakaman vagas dan varisa. Dan saat itu ia di ajak oleh suaminya untuk menghadiri acara pemakaman, sebenernya ia menolak tapi paksaan dari Hayden ia akhirnya mau ikut ke acara tersebut, dan Hayden memperkenalkan dirinya kepada keluarga lacerta dan mereka pun menerima dirinya sebagai keluarga.
"Kamu pasti terkejut kan? saat aku akan melaporkan kamu kepada mommy kamu? Asalkan kamu tau kalau kami mengenal dekat, jadi saya akan melaporkan kepada Vanandya." ujar Raisa.
Vegas tentu saja panas dingin, karena dia ingin memberi tau apa yang dirinya lakukan. Jika sampai mommy mengetahui maka sudah di pastikan mommy akan marah besar, bahkan konsekuensinya adalah mommy akan mengurung dirinya di bawah tanah.
Saat ini Vegas sudah tidak bisa berbuat apa-apa karena saat ini dirinya merasa terpojokkan, karena wanita di depannya mengancam dirinya untuk melaporkan semua ini kepada sang mommy.
"Saya tidak akan memberi tau kepada mommy kamu asalkan kamu harus ikut bersama dengan saya. Bagaimana?" tawar Raisa.
Yang sebenarnya ia tertawa puas karena sudah membuat wajah keponakannya merasa kesal bahkan raut wajahnya menahan kemarahan,
Karana dari yang dia tau anak dari Vanandya itu sangat mudah marah dan tidak suka di ancam, apa lagi ia sangat takut akan kemarahan dari vanandya, karena bagi Vegas vanandya adalah kiamat nya,
"Saya tidak mau." ujar Vegas dingin.
"Ya terserah kamu saja jika ingin di sini lama-lama apa lagi saat ini mobil kamu tidak bisa di gunakan." ujar Raisa.
Namun tidak di jawab oleh Vegas, ia sedang mempertimbangkan tawaran dari wanita yang tidak ia kenali, bahkan ia tidak pernah melihatnya.
"Tenang, nanti Tante akan mengabari mommy kamu, pasti saat ini dia setuju kamu ikut bersama dengan Tante." ucap Raisa.
"Baiklah!!"
"Nah gitu dong." ucap Raisa.
Ia pun mengatakan kepada Vegas, untuk dia yang menyetir dan ia akan duduk di belakang bersama dengan dina, dan di depan biarkan Alara bersama dengan Vegas.
Mau tidak mau Vegas menuruti perintah dari Raisa, entah apa yang dukun apa yang di gunakan oleh Raisa sampai membuat Vegas menurut. Bahkan ia seperti kucing yang menurut ke majikannya.
Selama perjalanan mereka hanya diam-diam saja. Sampai mereka sampai di depan mansion keluarga Raisa. Yang sudah di tunggu oleh suaminya.
"Sayang.." teriak Raisa yang sudah keluar dan. langsung menghampiri suami'nya.
"Kamu bersama siapa sayang?" tanya Hayden.
"Dia adalah..