BUKAN MANUSIA

BUKAN MANUSIA
EPISODE 84


kini Arya sudah melupakan Arjun, ia tak lagi mencari keberadaan Arjuna. ia hanya sibuk dengan perasaannya terhadap Rindu.


ya, hanya Rindu. dia yang kini menjadi prioritasnya, tak ada yang lain!


sudah satu bulan sejak kepergian Arjuna. kini Arya dan Rindu sudah semakin dekat.


Arya telah melabuhkan hatinya pada Rindu. sekarang, tak ada lagi halangan bagi dirinya untuk mendekati Rindu.


"sekarang Arjuna sudah tidak ada. lalu apa lagi yang harus aku tunggu!! ". ucap Arya.


ini adalah kesempatan bagi Arya, untuk mengungkapkan perasaannya terhadap Rindu.


perasaan yang dahulu hanya sebatas angan, akankah kini akan menjadi kenyataan?


"aku mencintaimu sedari dulu, Rindu. aku sengaja tak mengungkapnya. sebab aku menghargai Arjun. kini, aku akan mengungkapkan segala perasaanku padamu. ya, hari ini aku akan mengungkapkannya!! ". gumam Arya.


Arya berencana akan menyatakan Cintanya pada Rindu.


bukankah dahulu, Rindu telah memberikan sinyal cintanya.


"akan aku buktikan bahwa aku mampu seperti Arjuna!! ". ucapnya yakin.


Arya mempersiapkan segalanya untuk menyatakan cinta yang dahulu terpendam.


sebuah Restoran berbintang akan menjadi saksi pernyataan cinta Arya.


"aku harap kau tidaka akan mengecewakan aku lagi, Rindu. sebab aku sangat mencintaimu!! ". gumam Arya.


Arya berharap kali ini hatinya tak lagi patah oleh sebuah perasaan yang tidak terbalaskan.


Arya meraih ponselnya dan menghubungi nomor Rindu.


"Hallo, Arya. ada apa?? ". tanya Rindu


"hallo, Rindu. bisa kita dinner malam ini?? ". tanya Arya.


"dinner? " Rindu mengulang ucapan Arya.


"yups, mau kan?? ". tanya Arya kembali.


"baiklah. dimana?? ".


"nanti malam aku jemput. bersiaplah, jam 8 malam aku akan datang untuk menjemputmu!! ". ucap Arya.


Arya pun mematikan teleponnya. betapa bahagia perasaan Arya saat ini. kala mengingat malam ini adalah malam yang paling berkesan dalam hidupnya.


jam 8 pun tiba, Arya menempati janjinya. ia telah sampai di depan rumah Rindu.


"hallo, Rindu. aku telah sampai dan berada di depan!! ". ucap Arya.


"oke. tunggu sebentar! aku akan segera kesana. " sahut Rindu.


Rindu segera mematikan teleponnya dan turun menuju halaman depan.


ya, saat ini Arya sudah berada di depan rumah Rindu. ia menunggu Rindu untuk makan malam romantis.


"Arya!! ". panggil Rindu.


Arya berbalik menghadap Rindu.


Arya terpana dengan kecantikan Rindu malam ini. Arya sama sekali tidak berkedip.



"Arya!! ". ucap Rindu


namun Arya masih terkesima oleh Rindu. hingga tak menyadari bahawa saat ini Rindu tengah berada di depan matanya.


"eeh iya!! ". sahut Arya.


"kenapa, ko nggak berkedip?? " tanya Rindu.


"So beautiful!! ". ucap Arya


"udah ah jangan gombal terus, ayo kita pergi!! ". ucap Rindu.


Arya mengangguk dan masuk ke dalam mobilnya bersama Rindu.


"mau makan dimana kita?? ". tanya Rindu.


"nanti juga kau akan tahu!! ". sahut Arya.


Arya melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. malam ini bintang bertaburan di langit. lampu-lampu jalanan kian menghiasi perjalanan mereka.


"indah sekali, ya?? ". celetuk Rindu.


Arya yang sedang menyetir pun melirik sekilas ke arah Rindu.


"memang indah. seindah wajahmu malam ini. aku yakin, bahkan pelangi saja akan insecure jika melihat wajahmu malam ini!! ". gombal Arya.


Rindu membulatkan kedua bola matanya. kala mendengar gombalan Arya.


"kau pintar menggombal ternyata!! " ucap Rindu.


"bahkan aku pintar mencintaimu!! ". sahut Arya.


"gombal!! ". ucap Rindu.


"aku bisa mencintaimu melebihi Arjuna mencintai dirimu!! " ucap Arya


Rindu terdiam sejenak. Rindu hanya bisa tersenyum getir mendengarnya.


bagaimana tidak!


Cinta yang Rindu miliki hanya untuk Arjuna. tidak ada orang lain yang menempati hatinya.


namun sampai satu bulan berlalu, Arjuna masih belum kembali!


Arya yang menyadari Rindu yang murung karna ada yang salah dengan ucapannya. segera membuat meminta maaf.


"maafkan aku. jika kau kembali mengingat Arjuna!! ". ucap Arya.


Arya tahu Rindu hanya mencintai Arjuna. namun tak bisakah dirinya mengisi hati Rindu yang kosong. lagi pula Arjun tak tahu akan kembali.


Rindu berusaha menahan air matanya agar tidak tumpah saat ini.


Rindu sangat merindukan Arjuna, ia berharap Arjun akan kembali padanya dengan segera.


"aku iri pada mu Arjuna, bahkan saat kau tidak ada pun Rindu masih mengingatmu!! ". gumam Arya dalam hatinya.


namun walaupun demikian, Arya tetap mencoba tersenyum.


"ayolah Arya. kau pasti bisa mendapatkan hati Rindu. ingat, mungkin Arjun sudah tiada!! ". gumamnya dalam hati.


ya, Arya mengira bahwa Arjun telah tewas. sebab, sudah satu bulan lamanya Arya tak mendengar atau pun menemukan Arjun. Arjun hilang bak di telan bumi.


sesampainya di Restoran. Arya mempersilakan Rindu duduk.


"Silakan duduk tuan Putri!! ". ucap Arya.


Rindu tersipu malu dan segera duduk. Arya pun ikut duduk di hadapan Rindu.


dekorasi Restoran yang mewah, dan hanya ada Arya dan Rindu disana!


"wah, indah sekali!! ". ucap Rindu takjub.


"ini semua sengaja aku persiapkan untukmu!! " sahut Arya.


Arya sengaja menyewa Restoran Tersebut hanya untuk dinner bersama Rindu.


alunan musik kian menambah Nuansa romantis dinner malam ini. makanan sudah tersaji di atas meja disana benar-benar hanya ada Rindu dan Arya.


di tengah meja ada sebuah Cake dan aneka Hidangan lainnya.


Arya naik ke atas panggung dan mengambil pengeras suara.



"Dengarkanlah! wanita pujaan ku. malam ini akan ku sampaikan hasrat Suci kepada mu dewi ku. dengarkanlah kesungguhan ini. aku ingin mempersunting mu yang pertama dan terakhir. jangan kau tolak dan buat ku hancur, ku tak akan mengulang tuk meminta. satu kenyakinan hatiku ini, akulah yang ter..baik untukmu... !! "


Arya bernyanyi dihadapan Rindu sekaligus melamar Rindu.


ia pun berlutut dihadapan Rindu.


"apa-apaan ini , Arya?? ". tanya Rindu heran.


"aku ingin melamarmu dan ingin menjadikan mu istri!! ". sahut Arya.


"aku tidak bisa!! ". ujar Rindu.


"apa karna Arjuna?? ". tanya Arya.


Arya bisa menebak, jika Rindu tak bersedia menikah dengannya. sebab Rindu masih mengharapkan Arjuna.


"kau tahu, bukan aku mencintai Arjuna!! ".


Arya langsung berdiri dari posisi berlututnya.


"ciiiih! jika memang kau mencintai Arjuna. lalu mengapa kau memberi ku harapan. seolah-olah kita akan bersama. waktu di bukit itu, kau ingat bukan. kau meminta aku untuk menikahimu!! ". ucap Arya.


"waktu itu aku segaja mengatakan itu, aku ingin membuat Arjun merasa cemburu!! ". ucap Rindu lirih.


kini Rindu mengatakan hal yang sebenarnya. Arya hanya bisa menghela nafas dan tersenyum getir.


"jadi, kau hanya menjadikan aku sebuah pelampiasan saja? padahal aku benar-benar mencintaimu!! ". ucap Arya


jujur saja Arya kecewa dengan ucapan Rindu. namun ia berusaha menutupinya.


"aku tahu aku salah, maka dari itu aku minta maaf!! ".


"maaf katamu!! apa maafmu bisa mengembalikan Arjun dan mengembalikan hatiku yang hancur? tidak bukan! aku sengaja menyiapkan segalanya hanya untukmu, Rindu. hanya untukmu! tapi sudahlah, kau tidak akan mengerti perjuangan seseorang!! ". ucap Arya.


akhirnya Arya tahu bahwa ucapan Rindu kala itu hanya sebuah pelampiasan dan pemancing untuk Arjun saja. Arya memang bodoh! mencintai Rindu yang jelas mencintai Arjuna.


Arya marah, Arya kecewa itu semua sudah pasti dirasakan.


Arya menarik kain yang menutupi meja tersebut


praaang....


semua hidangan di atas meja pun berhamburan dan cake itu pun hancur. di dalam cake tersebut ada sebuah Cincin yang tadinya di peruntukan untuk Rindu.


"Arya! apa yang kau lakukan!! ". teriak Rindu.


se marah itu Arya saat ini. Arya benar-benar tak bisa mengendalikan emosinya.


"Arya. kau tahu bukan aku mencintai Arjun?? ".


Arya menatap tajam Rindu, kemudian menghampiri Rindu.


"dengarkan aku baik-baik! Arjun sudah pergi. dia tidak akan pernah kembali!! ". ucap Arya lantang.


"tidak. Arjun akan kembali. hisk!! ". ucap Rindu disertai tangis kecil.


"o ya. kau yakin Arjun akan kembali? "


Rindu mengangguk walaupun tak yakin.


"baiklah. jika begitu aku tantang kau, Rindu. jika dalam waktu 2 bulan Arjun tak kunjung kembali. maka kau harus bersedia menikah dengan ku!! ". ucap Arya


tanpa menunggu jawaban Rindu, Arya pun pergi meninggalkan Restoran tersebut.


saat ini keadaan Arya benar-benar tidak baik. amarah, kecewa dan benci bercampur menjadi satu.


Arya pergi dengan amarah yang membuncah. namun semarah apapun Arya, ia tetap tak bisa meninggalkan Rindu sendirian.


"cepat masuk! aku akan mengantarkan mu pulang!! ". ucap Arya dingin tanpa menoleh.


Rindu segera masuk ke dalam mobil. Arya melajukan mobilnya.


di dalam perjalanan, Arya sama sekali tak bertegur sapa dengan Rindu.


sesampainya di rumah, Arya menyuruh Rindu turun. setelah Rindu turun, Arya melajukan mobilnya tanpa berkata apapun.