BUKAN MANUSIA

BUKAN MANUSIA
episode 35


3 hari berlalu, kini saatnya acara yang diadakan oleh Arya dimulai. Arya telah jauh-jauh hari mempersiapkan segalanya. ia menunggu saat-saat seperti ini. tak sabar rasanya.


"tunggu saja malam ini Arjun! ". ucap Arya


Arya tengah berdiri didekat jendela, ia memandang ke arah luar. namun, matanya seperti menangkap bayangan hitam diluar rumahnya. aryapun bergegas turun ke bawah untuk melihat siapa disana.


aryapun clingukan mencari-cari, namun tak ada siapapun disana. ketika Arya hendak berbalik, tiba-tiba seseorang muncul dari arah belakang. sontak saja Arya merasa terkejut.


"kau mengejutkan saja! ". aryapun menghela nafas sembari mengelus-elus dadanya, karna terkejut.


"maaf pak! saya hanya melaporkan semua pekerjaannya hampir 100% selesai. " ucap seseorang yang Arya percayakan untuk menyiapkan acara ini.


"oke". aryapun pergi, dan masuk kedalam rumahnya kembali.


Arya pun menaiki tangga sembari melihat2 persiapan yang telah ia rancang.


"buat seindah mungkin". ucap Arya pada orang yang mendekor, kemudian Arya berlalu pergi.


malampun Tiba, terlihat para tamu sudah berdatangan. Clarapun ikut hadir di acara tersebut. tak lama kemudian, rindupun datang . namun Arjun belum juga terlihat batang hidungnya. tak berapa lama kemudian, arjunpun datang menggunakan mobilnya. semua mata tertuju padanya, ia menjadi pusat perhatian banyak orang. kharisma yang dipancarkan oleh Arjun membuat para tamu undangan terpesona. ia terlihat cool, dan tampan malam ini.


sementara Arya, ia tengah bersiap-siap. ia belum turun kebawah. ia pun memperhatikan pantulan dirinya di cermin.


"sepertinya, semua tamu undangan ku sudah datang". gumamnya sembari melangkah pergi dari kamarnya.


sepertinya semua tamu undangan sudah hadir, semua tamu tengah mengobrol satu sama lain. begitupun dengan arjun, ia berbicara dengan rekan bisnis yang lainnya.


kini pandangan para tamu tertuju pada seseorang yang tengah menuruni tangga. orang tersebut adalah Arya, sang tuan rumah. ia begitu sangat tampan, dengan setelan jas berwarna hitam. semakin menambah aura ketampanan Arya.


ia pun turun dan menyapa para tamu undangan. semua rekan bisnisnya menghampiri Arya, mereka sedikit berbincang.


"semoga kalian menikmati pesta ini! ". ucap Arya pada yang lainnya. kemudian ia berlalu pergi.


arjunpun datang menghampiri arya merekapun berbincang-bincang cukup lama.


"semoga anda menikmati pesta ini! pak Arjun". ucap Arya


"tentu saja ". ucap Arjun sembari memegang gelas yang berisikan minuman


setelah cukup lama arjunpun pamit pergi, ia bergabung bersama pebisnis yang lain.


"saya duluan pak Arya". pamit Arjun .


aryapun mengangguk, dan tersenyum penuh arti ke arah Arjun.


"nikmatilah Arjun! ". Arya bergumam sembari berlalu pergi.


acara pun dimulai. MC pun telah memulai acaranya.


"baiklah semuanya! acara yang diadakan oleh bapak Arya Aditya akan segara dimulai. banyak keseruan, maupun Hadiah dalam acara ini. kita sambut pembukaan dari bapak Arya sendiri! " ucap sang MC diatas panggung


"baik, terimakasih banyak untuk semua rekan bisnis, yang telah Sudi hadir dia acara saya malam ini! semoga kalian semua terhibur. " ucap Arya diatas panggung.


acarapun dimulai dengan sebuah dansaan. semua peserta wajib memilih pasangannya masing. termasuk dengan Arjun. ia memilih rindu, sebagai pasangan dansaanya. arjunpun terus menggoda rindu. ia pun mampu membius rindu dengan kharisma nya.


"malam ini kau terlihat cantik! ". ucap Arjun pada rindu.


"pak Arjun juga terlihat tampan! ". rindu membalas ucapan Arjun.


"o ya, tapi aku memang tampan setiap hari". Arjun berbicara sembari terkekeh kecil.


ketika rindu memalingkan wajahnya. Arjun justru mendekatkan wajahnya. tiba-tiba Arjun mencium kening rindu. rindupun menjadi salah tingkah dibuatnya.


mereka pun bergantian pasangan. kini rindu menjadi pasangan Arya. dan arjunpun berpasangan dengan Clara.


mereka pun berdansa. namun pandangan Arjun tertuju pada rindu. ia terus melihat ke arah rindu, dan Arya. Clara yang melihat Arjun tengah memperhatikan rindupun. terlihat sangat cemburu dan marah. ia pun mulai merapatkan tubuh nya kedada bidang Arjun. rindu yang melihat itupun menjadi cemburu, dan berpaling ke arah lain.


"maaf pak! saya tidak sengaja! " ucap Clara


"it's oke! " ucap Arjun sembari membenarkan bajunya. acara dansapun telah selesai. Arjun berusaha mengejar rindu. kelihatannya rindu tengah marah.


"rindu tunggu aku! ". teriak Arjun. namun, rindu berpura-pura tidak mendengarnya.


"rindu! berhenti atau aku akan menciummu ". sontak saja ucapan Arjun membuat rindu menghentikan langkahnya. ia pun membalikan tubuhnya ke arah Arjun.


"jadi kau takut, jika aku menciummu". ucap Arjun sembari berjalan mendekat ke arah rindu.


rindupun menggelengkan kepalanya pelan.


"aku tidak takut! ". ucap rindu .


"benarkah, jika begitu! aku akan menciummu kembali. " arjunpun mulai mendekat, dan rindu mulai memejamkan matanya. aksi Arjun terhenti. ketika MC memanggil namanya diatas panggung.


"baik semuanya! kita panggil tamu spesial kita yang khusus pak Arya undang. seorang pengusaha muda yang sukses dan juga tampan! mari kita sambut, Arjun Pratama! CEO dari perusahaan Pratama grup"


arjunpun naik ke atas panggung, dan memberikan sambutan dan juga sedikit wejangan. namun, sesuatu terjadi. seseorang mengarahkan sebuah cermin ajaib ke arah Arjun. seketika itu pula Arjun merasa hawa yang tak biasa. bulu-bulu halus pun mulai muncul, matanya pun berubah menjadi merah. sepertinya ia akan berubah. arya melihat itu tersenyum menyeringai.


"ada apa ini! sepertinya aku akan berubah! ". arjunpun mulai panik, karna bulu-bulu itu akan segera timbul.


"ya tuhan, selamatkan aku kali ini". gumam Arjun sembari ia menutup matanya.


Arya yang memperhatikan Arjun, seketika tersenyum simpul. ia akan menyaksikan pemandangan yang luar biasa. namun, sayang ketika Arjun akan berubah wujud. tiba-tiba mati pun padam.


"sialan! mengapa bisa mati lampu". gerutu Arya.


"cepat panggil tukang ". ucap Arya kembali


sementara Arjun bisa melarikan diri dari situasi ini. ia pun segera pergi dari panggung. ia pun menuju halaman belakang.


"aaaakhhh. ketika Arjun hendak berubah, beruntung Ki gembor datang, ia menyelamatkan Arjun. ia memberikan sebuah cincin padanya. sehingga Arjun tidak berubah.


"ambil ini ". Ki gembor menyodorkan cincin pada Arjun. arjunpun langsung memakainya. dan kondisinya menjadi lebih baik.


"syukurlah" . ucap Arjun, Ki gemborpun pergi meninggalkan Arjun.


tak berapa lama kemudian, lampu pun telah menyala Kembali. namun, Arya tak melihat kendaraan Arjun disana. apa Arjun sudah melarikan diri.


"kurang ajar! dia berhasil lolos". Arya berkata dengan nada sedikit kesal


namun, tiba-tiba arjunpun datang kembali ke ruangan tersebut. membuat Arya melongo.


"bagaimana bisa! ". ucap Arya.


arjunpun tersenyum ke arah Arya. lebih tepatnya seringai.


Clara pun menghampiri Arjun, dan bertanya padanya .


"pak Arjun dari mana aja". ucap Clara sedikit cemas. terlihat dari raut wajahnya


"saya habis dari kamar kecil". ucap Arjun sembari melirik ke arah Arya.


"oh jadi ini rencanamu, Arya! kau ingin menunjukan jati diriku. baiklah, jika itu maumu. akan ku tunjukan siapa diriku yang sebenarnya". ucap Arjun dalam hatinya