BUKAN MANUSIA

BUKAN MANUSIA
episode 39


clara sedang bersantai dirumahnya. ia pun teringat dengan Arya, sudah lama ia tak bertemu dengan Arya!


"kemana kira-kira! arya? sudah lama aku tidak bertemu dengannya". gumam Clara.


clarapun memutuskan untuk menelpon no Arya. namun nomornya tak pernah aktif.


ia pun mengirim pesan, namun hanya centang 1 abu.


"kemana dia sebenarnya! ". ucap clara sembari menyimpan kembali ponselnya.


ketika Clara sedang memandang ke arah jendela! tiba-tiba, jendela dan gordenpun bergerak. angin berhembus dengan sangat kencang! petir saling bersahutan. namun anehnya tak ada hujan, dan cuapun begitu cerah.


tiba-tiba munculah seekor ular besar, ular tersebut merubah wujudnya menjadi manusia! clara terlihat tidak senang dengan kehadir siluman tersebut.


"untuk apa kau datang kembali? ". ucap Clara dengan lirikan tak suka.


"aku merindukanmu! ". pemuda tersebut tersenyum ke arah Clara dan mulai mendekat.


Clara terlihat mundur beberapa langkah. ia terlihat begitu tak senang!


"jangan dekati aku! pergi kamu dari sini! ". Clara mencoba mengusir Dwi dari hadapannya. Dwi malah tersenyum miring ke arah Clara sembari terus berjalan mendekat.


dwipanggapun telah berhadapan dengan Clara! jarak mereka hanya beberapa senti saja. sorot mata Dwi yang begitu tajam mampu membungkam mulut Clara.


dwi mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Clara. sontak saja Clara memalingkan wajahnya dari Dwi.


"siapa yang membuatmu jatuh cinta! hingga kau tidak mau menikah denganku". ucap Dwi! dengan sorot mata tajam, dan nada yang terdengar tegas.


"pergi... ". clara berkata sembari mendorong tubuh Dwi menjauh.


"cepat katakan! siapa pria yang membuatmu tergila-gila? akan ku habisi, siapapun yang telah merebutmu dariku! ". ancam Dwi


"Jagan gila kamu dwipangga! ". teriak Clara.


"iya, aku memang gila! aku gila karna cintaku terlalu besar untukmu! ".


"carilah! wanita yang juga mencintaimu. " ucap Clara kemudian.


dwipun mendengus kesal ke arah Clara. ia pun pergi dari hadapan Clara. namun sebelum Dwi pergi! Dwi mencium bibir clara sekilas.


"eemuuuh, lihat saja! siapapun yang kau cintai, aku akan membunuhnya. ingat itu baik-baik! ". dwipun menghilang meninggalkan Clara yang masih membeku ditempat.


"tunggu! Dwipangga! ". teriak Clara, namun Dwi sudah menghilang.


Clara takut jika Dwi akan membunuh Arjun. bagaimanapun ia tak ingin kehilangan Arjun. ia sangat mencintai Arjun. Clara harus mencari cara agar bisa menyelamatkan Arjun.


"aku harus melindungi Arjun! tapi, bagaimana caranya? ". gumam Clara! ia terlihat tengah berpikir.


beberapa saat berpikir! Clara mendapatkan ide untuk melindungi Arjun. ia harus menjauhi Arjun beberapa saat. dan membuat seolah-olah ia mencinta orang lain, agar Dwi tidak membunuh Arjun.


Clara terlihat tersenyum, kala mendapatkan ide tersebut! ia harus mencari target.


tiba-tiba Clara teringat dengan Hadi! teman satu kantornya. yang masih terus mengejar dirinya hingga kini. clarapun memutuskan untuk menjadikan Hadi sebagai target untuk menyelamatkan Arjun.


"Hadi! ya, dia orang yang tepat". Clara bergegas meraih ponselnya dan menghubungi nomor Hadi


"hallo, Hadi! apa kabar? ". Clara terlihat tenang berbasa-basi.


"Clara! kabarku baik! gimana kabar kamu sendiri? ". hadi begitu antusias, sebab Clara telah beberapa kali menolak cintanya.


"baik, Hadi! gimana kalo kita ketemuan besok? ". ucap Clara


tentu saja hal tersebut membuat Hadi begitu senang, ia terlihat tersenyum dan sesekali tertawa sendiri. Hadi pun mengiyakan ajakan Clara. tanpa Hadi ketahui bahwa bahaya tengah mengintai.


"oke, dimana? ".


"oke, besok jam 10 ya". Hadi pun mengatur jadwal pertemuan mereka berdua.


Clara pun mematikan teleponnya, ia akan mengatur siasat untuk mengelabui Dwi pangga! bagaimanapun, Arjun tidak boleh dibunuh.


keesokan paginya, kini Clara tengah menunggu Hadi dicafe yang mereka janjikan. ekor mata Clara tak sengaja melihat bayangan Dwi dicafe yang sama. clara mencoba berpura-pura tidak tahu!


tak lama kemudian, haripun datang menghampiri Clara. gegas Clara berdiri dan menyambut kedatangan Hadi dengan sangat romantis. clara mencium pipi Hadi dan memeluk mesra! Hadi hanya bisa terdiam dan menikmati hal yang dilakukan oleh Clara.


sementara Dwi yang memperhatikan keduanya. tengah dilanda perasaan cemburu! ia terlihat mengepalkan kedua tangannya, ia pun mulai mengebrak meja yang ada dihadapannya.


"jadi pria itu yang membuatmu berpaling dariku? Clara! ". gumam Dwi dengan wajah merah padam.


clara dan hadi! mereka tengah memperlihatkan keromantisan mereka dihadapan umur. Clara sengaja melakukannya agar Dwi tak curiga. Clara tersenyum ketika melirik Dwi yang tenang marah.


"bagus! rencanaku berhasil. " ucap clara dalam hati.


satu jam berlalu. kini Clara memutuskan untuk pulang lebih dulu menggunakan taxi.


setelah clara pergi! Hadi pun memutuskan untuk pulang juga. namun sayang ditengah perjalanan! Hadi dihadang oleh mobil, yang tiba-tiba berada dihadapannya. Hadi bergegas untuk turun dan melihat siapa gerangan yang telah menganggu jalannya.


"siapa kau? ". tanya Hadi! ketika melihat Dwi turun dari mobilnya.


"tidak perlu kau tahu, siapa aku! ". ucap Dwi sembari menyeringai.


"aku mau, kau jauhi Clara! kalau tidak! maka nyawamu akan melayang". ucap dwi. ia memberi peringatan pada Hadi. namun Hadi malah menantang Dwi.


"tidak akan! aku terlanjur mencintainya! ".


"baiklah! kau harus siap menemui ajalmu, sekarang! " Dwi berjalan mendekat disertai seringai menakutkan.


"kau menantang ku! baiklah, hadapi aku! ". Dwi menyingsingkan lengan kemejanya. Hadi pun berjalan mendekat menuju Dwi. namun keberanian Hadi ciut, ketika ia melihat Dwi merubah wujudnya menjadi siluman ular.


Hadi berjalan mundur ke arah mobilnya. ia akan segera kabur! namun langkahnya terhenti. ketika siluman ular tersebut sudah berada didepan matanya.


"mau pergi kemana kau! ". ucap siluman ular tersebut


"aahhhh... tolong.. tolong...! ". teriak Hadi! namun tak ada orang yang mendengar teriakan Hadi. karna jalan tersebut terlihat begitu sepi.


"hahaha, kau begitu ketakutan! ". tawa siluman tersebut begitu memekikan telinga.


"ampun, tolong.. jangan bunuh aku! ". Hadi memohon. namun Dwi tak menghiraukan permohonan Hadi! Dwi langsung saja mematuk leher dan juga kepala Hadi!


wajah Hadi terlihat begitu pucat! tak lama kemudian, haripun tewas dengan wajah yang pucat, disertai tubuh yang membiru.


dwipun merubah wujudnya, setelah berhasil membunuh Hadi!


"sekarang tidak akan ada lagi yang menjadi penghalang antara diriku dan Clara! ". ucap Dwi sembari tersenyum dan mengendari mobilnya kembali.


setelah kepergian Dwi pangga! clara pun keluar dari balik pohon. Clara memperhatikan Dwi dan juga Hadi dari tadi.


clarapun mendekati mayat Hadi! clarapun berjongkok dan melihat keadaan Hadi!


"maaf Hadi! kau harus bernasib seperti ini! ". gumam Clara.


clarapun pergi dari tempat tersebut dan meninggalkan mayat Hadi.


"kau tidak tahu Dwi! aku hanya mencintai Arjun. ". gumam Clara


dwipun kini tengah tersenyum, sebab ia telah berhasil membunuh kekasih hati Clara. ia akan mendapatkan cinta Clara kembali, tanpa ada yang mengganggu.


"Clara! aku terlalu tergila-gila padamu! ". gumam Dwi