Aku Dicintai 7 Kakak Cantik

Aku Dicintai 7 Kakak Cantik
Perang Antar Host


“Kenapa? Tidak berani melakukannya?”


Hanna tersenyum mengejek. “Jika tidak berani maka dia mengaku kalah, yang kalah harus menggambar kura-kura di dahinya, lalu berteriak 3 kali, aku adalah kura-kura, aku adalah kura-kura, aku adalah kura-kura.”


“Oke! Aku setuju.”


“Bagus sekali, mulai sekarang, teman-temanku sekalian, habisi HP (health points) nya.”


Di atas kepala dua host itu ada HP, waktunya 5 menit, jika waktunya sudah habis, HP siapa yang lebih banyak, maka dialah pemenangnya.


Hanna sangat sombong, tapi dia juga mempunyai alasan untuk sombong, di ruangan siaran langsungnya ada beberapa bos besar yang membekingnya, selain itu beberapa bos besar itu mempunyai hubungan yang dekat dengan Hanna, orang kaya yang rela menghabiskan uangnya untuk Hanna.


Begitu mendengar komando dari Hanna, HP mereka langsung “syutttt”bergulir masuk.


Kedua host saling terkoneksi, bisa dibilang kalau ini sebenarnya adalah sebuah kegiatan persahabatan, bisa membuat kedua Host memperoleh keuntungan dan juga mendapatkan lebih banyak popularitas dan hadiah.


Akan tetapi bermain dengan hanya menekan HP tidak baik, di satu sisi terlalu banyak memberikan dukungan, di sisi lain tidak bisa menyerang balik, kecuali bertemu dengan dua Host hebat yang sedang battle HP.


Ningrum dan Hanna hampir setiap hari pasti bertanding, banyak orang yang sangat menantikan mereka, banyak juga orang yang hanya menyaksikan saja, seiring dengan pertandingan mereka, sebuah hadiah yang sangat besar seketika muncul di layar.


Pada saat yang sama, komentar para penggemar berdatangan bagaikan air pasang.


“Hahaha! Main besar lagi nih.”


“Kedua gadis cantik ini pasti akan bertanding setiap hari.”


“Sepertinya Ningrum kalah lebih banyak ya?”


“Tidak juga, bos besar yang mendukung Ningrum juga sangat hebat.”


Di dalam ruangan siaran langsung sangat panas.


Sedangkan di dalam daftar pemberi hadiah, orang-orang yang berada di sisi Hanna naik dengan sangat cepat, dalam seketika membuat HP Ningrum hampir habis.


Tiba-tiba!


Muncul kilatan cahaya keemasan, sebuah kembang api yang sangat besar muncul di layar Ningrum, mengeluarkan api yang berkobar serta cahaya yang terang!


Ting!


Yang Terkuat di Dunia: memberikan 10 kembang api…


Yang Terkuat di Dunia: memberikan 10 kembang api…


Yang Terkuat di Dunia: memberikan 100 kastil….


Bos besar Ningrum yang pertama mulai menyerang balik, dengan segera membuat HP Ningrum kembali setengahnya.


Akan tetapi pihak lawan datang dengan persiapan yang matang, tidak akan begitu mudah dikalahkan, setelah HP Ningrum kembali setengahnya, dengan cepat kembali habis.


Bos besar Ningrum yang kedua juga turun tangan.


Night Lavender: memberikan 20 kembang api…


Night Lavender: memberikan 20 kembang api…


Night Lavender: memberikan 1000 kastil...


Tidak Ada Hubungannya Denganku: Shit, sebanyak itu? Memang Host yang hebat!


 User 7899 : OMG! Ini baru seru, membuat ketagihan!


Banyak orang yang menonton pertarungan tidak takut akan adegan berdarah-darah karena yang itulah yang justru mereka cari, ruangan siaran langsung seketika itu juga langsung riuh.


Namun Ningrum jelas terlihat agak lemah.


Ningrum tidak selalu melakukan siaran langsung di jam yang sana, bos besarnya juga tidak bisa selalu melindunginya setiap waktu, ditambah lagi Hanna datang dengan persiapan yang lengkap, dia sudah bertekad untuk membuat malu Ningrum.


Jadi setelah mendapatkan bantuan dari 2 bos besar Ningrum agar dia dapat bernapas sementara, Ningrum malah mendapatkan serangan yang lebih keras lagi, Hanna setidaknya mempunyai 10 bos besar yang membantunya.


Layar di kedua buah sisi semua didominasi oleh mereka, kembang api dan ratusan komentar memenuhi kedua buah layar, ponsel yang kualitasnya tidak begitu baik langsung mati begitu saja, di saat yang bersamaan, berbagai suara teriakan membaur menjadi satu.


“Dewiku, habisi dia.”


“Gadis cantik, aku mendukungmu.”


Orang-orang ini hanya berbicara saja, tapi tidak melakukan apapun, meskipun mereka membantu juga tidak ada gunanya, uang mereka yang tidak seberapa itu jika ingin masuk ke dalam layar, akan segera tenggelam oleh yang lainnya.


Seiring dengan waktu yang bergulir dengan cepat, Ningrum sudah hampir kalah. 


Untuk memberikan hadiah butuh mengisi ulang uang ke dalam akun mereka, tidak ada orang yang begitu kurang kerjaan memasukkan uang 20 triliun ke dalam akunnya sekaligus.  


Saat tersisa 30 detik lagi, HP Ningrum masih berbentuk bulan sabit kecil. 


“Gawat, Ningrum kalah lagi.”


  “Teman-teman sekalian, ayo kita semangat untuk memberikan bantuan kepada host.” 


“Bos-bos yang sedang lewat, dimohon untuk membantu host kami untuk melewati krisis ini.”


Pendukung-pendukung Ningrum sedang berteriak. 


Akan tetapi sisa waktunya terlalu sedikit, meskipun ada orang yang membantu, harapan untuk menang terlalu tipis. 


Kecuali satu orang, Wahyu. 


Saat tersisa waktu 15 detik, dari ponsel Wahyu terdengar bunyi pesan masuk. 


Ting tong!


“Anda sudah melakukan pengisian ulang, silahkan diperiksa.”


Kemudian muncul sejumlah data di layar Ningrum.


Akulah Yang Terhebat: memberikan 1000 kembang api…


Akulah Yang Terhebat: memberikan 1000 gunung berapi…


Akulah Yang Terhebat: memberikan 1000 kembang api…


Akulah Yang Terhebat: memberikan 1000 kembang api…


Akulah Yang Terhebat: memberikan 10.000 kembang api…


Seluruh layar dipenuhi dengan kembang api yang bersinar terang, menyinari ruangan siaran langsung.


Segera terjadi kericuhan di dalam ruangan siaran langsung.


“Woah! Bocah ini baru saja bertunas, lalu sudah ingin menjadi pohon besar?”


  “Keren! Hanya 1 orang tapi bisa menghadapi belasan bos besar Hanna, keren, benar-benar keren sekali.”


Dia mendominasi layar!


Layar Ningrum sekali lagi dipenuhi dengan kembang api, selain nama Akulah Yang Terhebat, yang lainnya hanya terlihat tanda seru dan suara seruan.


“Brother, ayo lagi, mereka sudah hampir kalah.”


“Ayo, brother, si Hanna benar-benar sudah keterlaluan, dia setiap hari menindas si cantik Ningrum, habisi dia.”


“Benar sekali! Teman-teman, ayo kita lempari mereka dengan bunga-bunga kecil.”


Hadiah-hadiah itu bagaikan badai hujan yang dilemparkan ke pihak lawan, sedangkan HP Hanna mulai menyusut dengan sangat cepat, beberapa orang bos besar sudah berkeringat.


Jangan bercanda! 


Jangan mengabaikan kekuatan bos besar, tapi kekuatan para penggemar juga tidak boleh diremehkan, pada saat ini para penggemar yang ada di ruangan siaran langsung Ningrum sudah melebihi satu juta orang, jika setiap orang memberikan 1 bunga kecil, itu akan menjadi kekuatan yang mengerikan. 


Ditambah lagi dengan rombongan kembang api Wahyu, dalam sekejap HP Hanna benar-benar terkubur. 


Ting! Waktunya habis. 


Satu kata “menang” yang bersinar keemasan muncul di layar Ningrum, sedangkan di layar Hanna muncul satu kata “kalah” yang berwarna abu-abu. 


“Aku kalah? Tidak mungkin, bagaimana mungkin aku bisa kalah?”


  Hanna berteriak histeris. 


Belasan bos besar yang ada di pihak Hanna juga terkejut. 


Belasan orang membantu Hanna secara bersamaan.


Setiap kembang api harganya 66.666 koin tiktok, itu sama dengan 13.332.000 rupiah, belasan bos besar memberikannya secara bersamaan, artinya sekali memberi hadiah sama dengan lebih dari 130 juta rupiah, lalu terus-menerus ditambahkan, dalam waktu belasan detik jika dihitung secara kasar ada sekitar miliaran rupiah. 


Tapi ternyata mereka bisa dikalahkan? Selain itu kalah dengan sangat mengenaskan, sebenarnya pihak lawan ada berapa orang, memberi berapa banyak dukungan? 


Mereka sudah sering bertanding, jadi mereka tahu pihak lawan ada berapa orang, lalu kenapa bisa tiba-tiba muncul bos besar seperti ini? 


Beberapa orang membuka daftar pemberi hadiah untuk melihatnya, sebuah nama muncul di hadapan mereka “Akulah Yang Terhebat.”