
Setelah makan malam selesai, Curran mengatakan untuk melanjutkan obrolan di keesokan harinya karena sudah malam, waktunya anak-anak untuk tidur.
Saat ini, Morgan berada di kamar anak bungsunya.
"Bagaimana kabarmu?"
"Aku baik."
"Itu bagus."
Hening.
Tidak terjadi percakapan di antara mereka berdua selama beberapa menit.
"Ayah, apa kau datang untuk menjemput ku?"
Suara Yuda terdengar setelah terjadi keheningan malam.
Morgan tersenyum lembut.
"Bagaimana menurutmu?"
"...."
Morgan berjalan mendekati Yuda begitu tak ada respon darinya. Dia mengusap kepala Yuda.
"Baru saja pagi hari aku melepaskan mu, tidak mungkin aku datang menjemput mu di malam harinya."
"Tidurlah."
Yuda mengangguk.
Morgan keluar dari kamar putranya.
"Sepertinya aku perlu perpanjang kontrak dengan tuan muda Curran."
Morgan terkekeh kecil. Dia meninggalkan kamar putranya menuju kamar tamu yang sudah disediakan oleh pemilik kediaman untuknya.
* * *
"Aku anak sehat."
"Tubuh ku kuat."
"Karena ayah memberi."
"Emas ba-ta-ngan."
Rein bersenandung kecil. Dia merasa puas setelah melakukan kesepakatan dengan Morgan yang cukup menguntungkan.
Rein memandangi telaga biru yang terdapat Joy dan Moya sedang bermain air. Dia menoleh ke samping yang terlihat Yuda sedang membakar ikan menggunakan kekuatan Moku.
Rein mendatangi goa yang terakhir kali mereka kunjungi. Untuk mempersiapkan pembuatan dungeon buatan sendiri yang dilakukan oleh Croft.
[ Master, saya sudah selesai membuatnya. ]
Rein melirik Croft yang baru saja datang.
"Itu bagus."
Croft melayang mendekati Rein, lalu duduk di pundak kanannya.
"Croft."
[ Ada apa Master? ]
"Apa aku bisa membeli skill di fitur market?"
[ Bisa. Anda ingin membelinya? ]
"Tunjukkan padaku."
Sebuah layar tembus pandang muncul di hadapan Rein. Croft membuka fitur market yang terdapat berbagai jenis skill di dalamnya.
+
Skill : Fly.
Ket : Dapat terbang bebas di udara.
Efek samping : Sesak napas.
$1000 koin emas.
+
Rein mengerutkan keningnya melihat deskripsi dari salah satu skill.
Untuk apa memiliki skill yang dapat terbang bebas di udara, bila pada akhirnya mengalami sesak napas.
Rein menggeser skill tersebut, lalu membaca skill lainnya.
+
Skill : Giant.
Ket : Memiliki tubuh sekuat baja.
Efek samping : Copot gigi.
$1500 koin emas.
+
Rein melotot terkejut, melihat efek samping dari skill Giant. Mau di pikir bagaimana pun, Rein tidak ingin membayangkannya.
"Croft!"
[ Ada apa Master? ]
Croft menatap ke arah Rein dengan tatapan bingung, melihat Rein yang memiliki ekspresi kesal di wajahnya.
"Mengapa setiap skill di fitur ini memiliki efek samping yang aneh? Dan kenapa harus ada efek sampingnya?"
[ Bukankah itu normal? ]
"Normal?"
Croft melayang ke depan. Dia berada di hadapan wajah Rein.
[ Bukankah itu normal? ]
[ Setiap tindakan selalu memiliki konsekuensinya. ]
[ Dan, skill yang ada di fitur market bukanlah kekuatan yang berasal dari dunia ini. ]
[ Sama halnya seperti skill hacker yang anda miliki. ]
Rein menghela napas panjang.
Bila dia berniat untuk melakukan petualangan, setidaknya dia perlu memiliki satu skill serangan. Agar dapat menyeimbangkan tubuhnya yang masih anak-anak.
Ada perbedaan besar antara kekuatan fisik orang dewasa dan anak kecil, dan ini fakta.
Tidak mungkin dia terus mengandalkan belatinya untuk bertarung, ataupun skill hacker.
"Rein, ikannya sudah matang."
~ Myuu Myuu.
Rein bangkit dari posisinya, dia berjalan menghampiri tempat Yuda dan Moku untuk memakan ikan bakar.
[ Joy, Moya, ikannya sudah matang. ]
~ "Joy mau ikan."
~ "Moya juga mau."
Rein mengambil ikan bakar, lalu mengambil dagingnya sedikit.
"Enak."
Sudut mulut Yuda berkedut.
Moku mengibaskan ekornya ke kanan dan ke kiri. Dia merasa senang bahwa usahanya dalam membakar ikan yang sudah kesekian kali, akhirnya membuahkan hasil.
Moku sedikit kesulitan dalam membakar ikan, dia beberapa kali membakar ikan hingga menjadi abu tanpa menyisakan tulang dari ikan tersebut.
~ "Ikannya enak."
~ "Moya suka."
Joy dan Moya mengeluarkan pendapat mereka, begitu mencicipi ikan bakar buatan Moku dan Yuda.
Croft tersenyum melihat cara makan dua roh yang terlihat bersih dan tidak berantakan.
'Croft.'
Mendengar suara pikiran Rein, Croft menoleh ke arahnya.
[ Kenapa Master? ]
'Tunjukkan padaku yang tadi, aku ingin membeli satu skill serangan.'
[ Baik. ]
Sebuah layar tembus pandang muncul di hadapan Rein. Dan hanya Rein dan Croft yang dapat melihatnya.
+
Skill : Sensorik.
Ket : Mengetahui keberadaan makhluk hidup.
Efek samping : Mimisan.
$1250 koin emas.
+
Untuk skill Sensorik terlihat cukup berguna, dia bisa tahu bila ada seseorang yang ingin menyerangnya dari belakang.
Tapi, efek sampingnya...
Rein mengerutkan kening. Dia memikirkan secara matang, untuk membelinya atau tidak.
Dan dia memutuskan untuk membelinya.
Toh, hanya mimisan.
Tes.
Rein menatap heran melihat setetes darah yang mengenai tangannya.
"Darah siapa ini?"
Joy melotot terkejut. Moya menegang. Yuda terdiam. Dan Moku membeku di tempat.
[ Master, hidung anda mimisan! ]
Rein mengusap hidungnya, yang ternyata memang benar bahwa hidungnya mimisan.
Ini tidak seperti yang dia pikirkan 'kan?
Yuda mengambil sapu tangan, lalu mengusap darah yang ada di hidung dan tangan Rein.
~ "Cutie pie, kenapa hidungmu keluar darah?"
~ "Rein, apa kau sakit?"
~ Myuu Myuu?
Suara Joy, Moya dan Moku saling bersahutan melihat Rein yang hidungnya keluar darah. Mereka bertanya dengan ekspresi khawatir.
"Aku baik-baik saja. Mungkin, aku hanya kelelahan."
Moya memiliki ekspresi simpati. Hanya karena kelelahan saja Rein sudah mengalami mimisan. Moya bertekad bahwa dia akan menjaga dan melindungi Rein dengan baik.
Croft memandangi Rein dengan mengangkat satu alisnya, meminta penjelasan.
'Aku baru saja membeli salah satu skill, aku tidak tahu kalau efek sampingnya akan aku terima di awal.'
Rein menjelaskan kepada Croft lewat pikirannya.
[ Oh, itu membuktikan bahwa skill yang anda beli sudah ada di dalam tubuh anda. ]
Rein melotot. Bila dia membeli skill Giant, apa itu artinya giginya akan langsung copot?
Rein menelan ludah.
Dia mencoba berhenti memikirkan hal itu, dan menyadari bahwa dia belum membeli skill serangan melainkan skill pasif, meskipun itu cukup berguna.
Rein kembali membuka fitur market, dia mencari skill serangan yang bisa digunakan untuknya.
+
Skill : Lightning strike.
Ket : Manipulasi elemen petir.
Efek samping : Batuk darah.
$3000 koin emas
+
Sudut mulut Rein berkedut. Dia menemukan skill yang menarik perhatiannya. Namun, dia segera mengerutkan kening begitu melihat efek sampingnya.
Efek sampingnya hampir mirip dengan skill hacker.
Seharusnya tidak masalah 'kan?
Rein memutuskan untuk langsung membelinya.
Uhuukk.
Rein melebarkan matanya. Melihat seteguk darah yang keluar dari mulutnya.
Dia melupakan fakta bahwa efek sampingnya akan diterima lebih dahulu untuk menandakan skill yang dia beli telah berada di dalam tubuhnya.
~ "BUANG IKANNYA!!"
"TIDAK!! UHUUKK."
[ .... ]