Simpanan Bos Berondong

Simpanan Bos Berondong
Ingin Dilayani


Ketika Latina membuka mata, ia sudah tidak melihat Dean di tempat tidur. Semalam, pria itu melampiaskan hasrat padanya, dan Latina tidak sadar kapan tepatnya pemuda itu pergi. Ia tidak peduli mau ke mana Dean, asal tujuannya tercapai saat ini. Membalas dendam pada Jason.


Kamar yang berantakan. Pakaian berserakan di lantai, tetapi Latina enggan untuk memungut dan beranjak dari tempat tidur. Ia hanya sendirian. Tidak akan ada siapa pun yang melihatnya tanpa pakaian di kamar ini.


Sore harinya, Latina baru pulang ke rumah. Tumben sekali mobil suaminya itu sudah terparkir di halaman berandanya. Jangan sampai Jason kembali membawa Nelis. Latina tidak akan membiarkan itu.


Saat ia melangkah masuk. Jason duduk tertunduk di sofa. Latina mengerti kalau suaminya ini begitu menyayangi Vera. Kejadian kemarin pastilah membuat Jason sedih dan merasa bersalah. Tapi mau bagaimana lagi? Semua telah terjadi dan Jason harus mengikhlaskannya.


"Kau baru pulang sore ini?" tegurnya.


Latina mengembuskan napas panjang. "Kau tahu aku dari mana bukan?"


"Sepertinya kau sangat menikmatinya, Latina." Jason bangun dari duduknya. Menghadap istri yang selesai menghibur seorang pria.


"Aku tidak mengerti, Jason. Kau marah karena apa?"


"Kau tidak lupa statusmu, kan?"


Ya, Jason mulai lagi. Bicara secara tidak sadar atas apa yang ia lakukan. Latina seperti ini juga karena suaminya sendiri.


"Aku tidak ingin berdebat denganmu." Latina melewati Jason, tetapi pria itu menahan dirinya.


"Layani aku, Latina."


Mendengar itu, Latina menatap lekat suaminya. Perkataan Jason mempunyai arti yang banyak. Melayani dalam hal apa maksud dari suaminya ini?


"Melayanimu? Kau ingin makan?"


Jason melipat bibirnya. "Kau tahu maksudku, Latina. Dalam hal apa kau harus melayani suamimu."


"Di tempat tidur. Aku ingin kau melayani suamimu ini."


Andai Jason mengatakan hal ini sejak dulu, mungkin Latina akan sangat senang. Namun, untuk saat ini, ia sama sekali tidak menginginkannya. Rasa itu sudah mulai menipis. Cinta untuk Jason berubah menjadi kebencian.


"Kau sudah membuat kesepakatan bukan?"


"Aku tahu. Tapi kita bisa diam-diam melakukannya."


Mendengar itu, Latina tidak dapat menahan tawa. Lucu sekali. Bisa-bisanya Jason berkata demikian, dan ia ingin menipu Dean. Apa tindakannya ini tidak akan ketahuan? Meski Latina sangat ingin bersama suaminya, tetapi ia tidak akan melakukan itu. Lain dulu, lain pula dengan sekarang. Latina tidak ingin tertipu dua kali.


"Aku tahu kau suamiku. Aku akan melayanimu, tetapi tidak di tempat tidur. Maafkan aku, Jason," ucap Latina yang langsung menepis tangan suaminya, dan bergegas menuju kamar.


"Latina!" Jason turut menyusulnya. Ia meraih lengan istrinya, membuat Latina tersandar ke lemari, lalu mendaratkan sebuah kecupan bibir di sana.


"Lepaskan aku, Jason!" Latina mendorong suaminya. "Kau ingin kita dalam masalah lagi? Sudah cukup, Jason. Kau yang membuatku seperti ini, lalu sekarang kau meminta diriku. Pergi kau!" usir Latina. "Temui kekasihmu itu!"


Jason tidak menghiraukan perkataan istrinya. Ia terus mendesak dan berusaha untuk membuka pakaian yang Latina kenakan.


"Hentikan ini, Jason."


"Aku suamimu. Aku berhak atas tubuhmu!" Jason kesal karena ia ditolak.


Latina mengulurkan tangan. Mengusap rahang suaminya. "Kau ini kenapa?" Ia berkata dengan lembut.


"Aku menyesal, Latina." Jason mundur selangkah, ia mengusap wajahnya secara kasar. "Maafkan aku."


TBC