Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Sepertinya Sudah Saatnya


"Apakah aku yang terlalu berpikiran negatif, tapi mana mungkin kan wanita itu memanggil kaisar Hong dengan sebutan seperti itu ditambah lagi mereka begitu dekat bahkan di depan banyak orang saling mengungkapkan rasa kasih sayang antara satu sama lainnya, mana mungkin jika wanita itu bukan kekasihnya karena semua orang tau jika kaisar sialan itu tidak memiliki saudari" batin Maeli Su dengan perasaan yang semakin kacau.


Fikiran Maeli Su masih terus berkecambuk sehingga membuat dia sangat sulit untuk memejamkan mata, pagi pun hampir tiba barulah dia dapat memejamkan mata dengan pulasnya.


Ditempat lain kaisar Hong kini tengah berlatih untuk meningkatkan kekuatannya hanya perlu waktu sedikit lagi dia akan berhasil menerobos tingkat legend bintang dua dan tak berlangsung lama dia pun berhasil melakukannya.


"Akhirnya aku telah berhasil menerobos juga, ah selain itu sepertinya sudah saatnya aku menjalankan rencana balas dendam ku pada keluarga mentri Long yang angkuh itu" ucap kaisar Hong di dalam hatinya.


Kaisar Hong pun dengan segera menyuruh para pengawal bayangannya untuk melakukan tugas sesuai dengan apa yang diperintahkannya yaitu membawa hidup-hidup mentri Long juga anaknya Sa Long lalu mereka berdua akan dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang telah mereka bayar untuk membunuh adik kesayangannya Caca Hong.


Karena pembalasan dendam itu kaisar Hong pun memutuskan untuk segera kembali ke kaisarannya bersama dengan para peserta perwakilan turnamen benua tengah dari kekaisaran barat.


Awalnya kaisar Hong ingin menemui Maeli Su lebih dahulu sebelum dia kembali kekaisaran barat namun sayang orang ditunggu-tunggu tak kunjung muncul hingga dia pun terpaksa pergi dengan hanya meninggalkan sepucuk surat yang dia titipkan pada Lili.


Kini kaisar Hong pun telah kembali ke kaisarannya, di sepanjang perjalanan dia dan adiknya Caca Hong terus membahas apa-apa saja yang akan mereka lakukan nantinya.


Kaisar Hong memerintahkan para pengawal bayangannya untuk menculik mentri Hong dan juga putrinya Sa Long setelah beberapa hari tiba di kekaisaran barat agar tak menarik perhatian banyak orang, selain itu jika kedua orang itu hilang pada saat dalam perjalanan maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya.


Tak terasa hari sudah menjelang sore, Maeli Su pun kini baru bangun dari tidur pulasnya dan dengan segera membersihkan badannya, setelah selesai dia pun memanggil Lili untuk segera membawakannya makanan karena cacing-cacing di perutnya dari tadi telah melakukan demo.


Lili pun segera menyiapkan makanan untuk nonanya itu setelah siap Maeli Su dengan lahap menyantap makanan itu hingga tanpa terasa makan itu pun tak tersisa lagi, melihat nonanya telah selesai makan Lili pun dengan segera membereskan sisa makanan itu dan membawa makanan penutup beserta teh untuk nonanya itu.


Maeli Su sangat menikmati makanan penutup itu hingga dia pun berhenti makan ketika Lili mengatakan ada surat yang ditinggalkan kaisar barat untuk nonanya itu dan meletakkan surat itu di meja yang ada dihadapan nonanya.


Mendengar hal itu Maeli Su dengan segera mengambil surat itu dari meja, dengan perasaan yang tak menentu Maeli Su pun mencoba untuk membuka surat itu dan langsung membacanya.


"Apakah isi surat itu, mengapa nona berubah menjadi begitu menyeramkan setelah membacanya" ucap Lili di dalam hatinya.


Maeli Su pun dengan segera berjalan menuju kamarnya, setelah berada di dalam kamar dia pun dengan segera merobek-robek surat itu sebagai bentuk pelampiasan amarahnya yang juga diiringi dengan kata-kata kasar yang ditujukan pada kaisar Hong.


"Benar-benar membuat tekanan darah ku semakin tinggi saja lalu apa-apaan isi surat ini dengan seenaknya saja dia menyuruhku untuk menunggu dan menerima lamarannya, apa dia pikir aku masih mau menikah dengan laki-laki sepertinya dirinya itu, ah kenapa aku melupakan hal penting sih seharusnya dari awal aku tak terlibat dengan orang yang berkedudukan tinggi seperti itu apalagi di zaman ini mana ada laki-laki yang setia dan hanya memiliki satu istri saja, yang ada mereka itu sibuk menambah wanita untuk dimasukkan ke dalam harem mereka" ucap Maeli Su dengan sangat kesal.


Momo yang mendengar Maeli Su marah pun dengan segera keluar dari ruang dimensi "Hei tenanglah, laki-laki bukan hanya ada dia kan selain itu jika kau tak mau menerima lamarannya kau kan bisa pergi meninggalkan kekaisaran ini dengan alasan untuk berkelana bukankah itu pilihan yang bagus untuk mu selain terlepas dari kaisar itu kau juga dapat lebih cepat meningkatkan kekuatan mu" ucap Momo yang berusaha menenangkan Maeli Su yang tengah marah.


"Ah kenapa aku tak kepikiran ya dengan apa yang kau katakan tadi, aku rasa apa yang kau katakan itu benar jika begitu sebelum dia datang ke kediaman ini aku harus lebih dahulu pergi berkelana dan sepertinya aku sudah harus menentukan perjalanan ku" ucap Maeli Su dengan penuh semangat.


Mendengar hal itu Momo pun menjadi tenang "Kalau begitu segeralah tentukan waktu kepergian mu karena kau hanya memiliki waktu tiga bulan sebelum dia datang melamar kekediaman mu ini" ucap Momo dengan acuh tak acuh sembari merebahkan badannya ditempat tidur Maeli Su.


"Apa yang kau katakan benar aku juga sudah terpikirkan sebuah rencana, dimana aku akan pergi dalam waktu dua bulan lagi selain itu jika mereka berempat ingin tetap berada dikediaman ini aku tak akan mempermasalahkannya namun jika mereka ingin mengikuti ku, aku juga tak akan melarangnya" ucap Maeli Su sembari mengingat keempat bawahannya.


***


Beberapa waktu pun berlalu kini dikekaisaran barat tengah dihebohkan dengan kabar hilangnya mentri Long dan juga anak kesayangannya Sa Long, mendengar berita tersebut banyak orang yang merasa senang karena mereka telah banyak mengalami penderitaan akibat sikap dari dua orang itu dan beberapa orang lagi penasaran siapakah orang yang telah diusik oleh mentri Long beserta anaknya itu hingga membuat kedua orang itu seperti hilang ditelan permukaan bumi ini.


Berbeda dengan orang-orang tersebut kini kaisar Hong tersenyum sinis ketika mendengar kabar jika para pengawal bayangannya telah berhasil membawa mentri Long dan putrinya Sa Long ke penjara pengasingan dimana tempat orang-orang yang dianggap sebagai musuh dari kekaisaran barat berada, selain mereka berdua para pembunuh yang pernah mereka sewa pun berada disana.


Mentri Long yang melihat para pembunuh itu pun sangat terkejut karena dia tak menyangka jika orang-orang tersebut kini berada ditempat yang sama dengan dirinya sehingga mentri Long pun telah menebak jika ini semua ada hubungannya dengan seorang wanita yang pernah ingin dia dan putrinya bunuh.