Permaisuri Jadi Rebutan

Permaisuri Jadi Rebutan
Aku Sangat Beruntung


"Nona sepertinya ada yang terus menerus memperhatikan kita" ucap Lili dengan bersikap santai seolah-olah membicarakan hal yang biasa dan tidak mengetahui jika mereka sedang diperhatikan.


"Biarkan saja karena dia sama sekali tak memiliki niat buruk pada kita" ucap Maeli Su dengan santainya sembari terus menerus meminum tehnya.


Mendengar perkataan Maeli Su para bawahannya pun sudah tidak mewaspadai lagi orang tersebut dan mereka pun kini membicarakan hal lainnya sembari menikmati semua hidangan.


"Ini kesempatan yang sangat langka, aku tidak boleh melewatkan kesempatan ini karena belum tentu akan ada kesempatan seperti ini lagi" ucap seseorang yang masih tetap menatap kearah Maeli Su dan para bawahannya.


Dengan langkah ragu dia pun berjalan ke arah Maeli Su setelah sampai di depan meja Maeli Su dia pun menjadi sangat gugup, Maeli Su yang melihat ada yang berhenti di depan mejanya dengan segera berkata dengan ramah "Ada yang bisa kami bantu nona?"


"Maaf telah mengganggu waktu Nona Su, saya tau nona dan teman-teman nona merasa sangat terganggu karena saya yang sedari tadi terus menerus menatap kearah dimana nona berada, hal itulah yang membuat saya memberanikan diri untuk menghampiri nona karena saya tidak mau di cap sebagai orang yang memiliki niat buruk atau pun yang lainnya" ucapnya dengan sopan.


"Sebenarnya saya sangat mengagumi nona Su karena itulah saya berkali-kali melihat kearah nona berada, setelah cukup yakin barulah saya mendatangi nona, sebelumnya perkenalkan nama saya Zeze Mo nona dan saya berasal dari kekaisaran barat" sambungnya lagi dengan sedikit gugup.


Maeli Su dan para bawahannya pun merasa heran bagaimana bisa seseorang yang berasal dari kekaisaran barat dapat mengaguminya dan bahkan sampai mengetahui nama keluarganya.


Zeze Mo yang melihat perubahan wajah pada para bawahan Maeli Su dengan segera berkata lagi "Saya pernah melihat nona memainkan alat musik pada saat perayaan ulang tahun kaisar utara dan saat itu saya juga berada disana bersama dengan tamu undangan dari kekaisaran barat".


Suasana pun dengan seketika membaik setelah Zeze Mo mengatakan hal tersebut, "Ayo duduklah mari bergabung dengan kami dan satu lagi panggil kakak saja aku rasa kau itu seumuran dengan salah satu adikku" ucap Maeli Su dengan ramah.


Zeze Mo pun dengan segera menganggukkan kepalanya "Terima kasih kakak telah memperbolehkan aku duduk bersama dengan kakak dan juga teman-teman kakak" ucap Zeze Mo yang tidak mengetahui jika yang kini berada duduk bersama Maeli Su adalah para bawahannya bukan teman-temannya.


Cukup lama mereka bertukar cerita hingga tak sadar hari pun mulai senja, Zeze Mo pun dengan segera berpamitan kepada Maeli Su dan para bawahannya itu sebab dia harus segera bersiap-siap untuk mengikuti acara makan malam yang sebentar lagi akan segera diadakan sedangkan Maeli Su sendiri dia ingin melakukan sesuatu bersama dengan para bawahannya.


Zeze Mo pun memeluk Maeli Su sebelum dia meninggalkan mereka, Zeze Mo sangat senang dia tak pernah menyangka akan dapat bertemu dengan idolanya bahkan bukan hanya bertemu dia pun dapat makan dan berbicara dengan idolanya itu "Aku sangat beruntung, kakak Su benar-benar orang yang sangat luar biasa, memang tak salah jika kakak Su menjadi idolaku" batin Zeze Mo.


Acara makan malam pun akan segera dimulai para tamu undangan juga mulai berdatangan satu persatu begitupula dengan kaisar Hong dan para bawahannya.


Ketika kaisar Hong sampai diruangan dia pun mengarahkan pandangannya keseluruh tempat dan berhenti ketika telah menemukan dimana keluarga Su berada namun dia sama sekali tak menemukan Maeli Su disana.


"Kak, apakah kau tengah mencari sesuatu atau kau tengah mencari seseorang" tanya Caca Hong yang berada disampingnya dengan begitu penasaran karena kakaknya tak pernah seperti itu sebelum-sebelumnya.


Kaisar Hong pun tak menggubris apa yang dikatakan Caca Hong sama sekali dia pun hanya terus berjalan menuju tempat yang telah disediakan untuknya.


Sepanjang langkahnya Caca Hong begitu kesal dan terus menerus menggerutu di dalam hatinya namun tak Ada yang menyadari hal itu sebab Caca Hong masih menggunakan kain penutup wajah untuk menyembunyikan wajahnya agar apa yang direncanakannya dapat berjalan dengan lancar.


"Berhentilah menatap ku seperti itu, matamu itu seperti ingin keluar dari tempatnya" ucap kaisar Hong kearah adiknya yang sedari tadi terus menerus menatapnya dengan sangat amat tajam.


Caca Hong pun menarik nafasnya dalam-dalam setelah mendengar perkataan kakaknya itu, dia pun mengedarkan pandangan kesekelilingnya untuk mencari kakak cantiknya, sebab dia sangat yakin jika kakak cantiknya itu merupakan seorang bangsawan dan sudah pasti kakak cantiknya itu akan ikut serta dalam acara makan malam kali ini karena seluruh bangsawan kekaisaran utara turut serta.


"Kenapa aku tak melihat kakak cantik disini, apakah mungkin kakak cantik bukan seorang bangsawan" ucap Caca Hong di dalam hatinya.


Kaisar Hong yang melihat adiknya melihat sekeliling seperti sedang mencari-cari sesuatu dia pun segera berkata "Apakah ada yang kau cari?".


Caca Hong pun hanya menggelengkan kepalanya dan mulai menyantap makanan yang telah disediakan untuknya, melihat hal itu kaisar Hong pun merasa mulai kesal dan segera memakan makannya.


"Benar-benar makan malam yang menyebalkan" ucap kaisar Hong di dalam hatinya karena dia tak melihat calon istrinya Maeli Su sama sekali bukan hanya itu bahkan adiknya sendiri pun bersikap sangat menyebalkan menurutnya.


Sedangkan di meja lain di tempat yang sama dengan kaisar Hong berada saat ini, Sa Long merasa dia berhasil menarik perhatian kaisar Hong dan hal itu benar-benar membuatnya sangat senang.


Hal itu terjadi karena kaisar Hong sempat menatap ke arahnya sehingga dia mengira jika kaisar Hong memperhatikannya padahal kaisar Hong menatap kearah dimana keluarga Su berada dan kebetulan mereka berada di meja yang berada di depan Sa Long, hal itu dilakukan kaisar Hong untuk melihat keberadaan Maeli Su karena Maeli Su sudah pasti akan berada di meja makan yang sama dengan keluarganya.


"Setelah acara makan malam ini selesai aku akan membuat dia semakin tergila-gila padaku" batin Sa Long yang bermaksud akan ikut serta dalam penampilan bakat yang akan dilakukan setelah makan malam selesai.


Di tempat lain tepatnya dibagian terdalam hutan Maeli Su dan para bawahannya kini telah mencapai bagian terdalam hutan dan kini mereka telah berada di dalam gua yang sempat ditemukan Maeli Su dulu, meskipun gua tersebut sempat berguncang sangat kuat namun karena kemampuan Mumu gua tersebut pun kembali seperti semula, Maeli Su membawa para bawahannya ke tempat itu karena dia ingin membuat para bawahannya berada di tingkat mityc dalam waktu singkat namun tak mempengaruhi tubuh mereka sama sekali.


Hal itu Maeli Su lakukan karena Maeli Su tau jika pada acara turnamen benua tengah ini akan banyak kemungkinan buruk dapat terjadi seperti kehilangan nyawa dan dia tak mau para bawahannya berakhir seperti itu.


***


Hai readers, EL minta maaf karena untuk beberapa hal EL sempat terhenti lanjutin cerita ini, namun EL akan pastikan jika cerita ini akan memiliki akhir yang lengkap alias gak akan digantung-gantung (Soalnya cukup perasaan aja yang digantung ceritanya jangan ya).


EL juga mau ngucapin terima kasih buat para readers semua yang selalu setia nungguin kelanjutan ceritanya meskipun sempat terhenti beberapa waktu.


Salam hangat dari EL.