
"Kak, walaupun aku setuju untuk tidak mengirimkan surat pembatalan pernikahan bukan berarti aku mau menikah secepatnya dengan putri Nara, aku akan menikah setelah aku melihat kakak menikah lebih dahulu dengan mata kepala ku sendiri" ucap Bryn Su sembari menatap lekat ke arah Maeli Su.
Melihat adik laki-lakinya menatap lekat ke arahnya Maeli Su pun tertawa "Dik dik, kalau kau menunggu kakak menikah lebih dahulu kakak rasa putri Nara yang akan memutuskan pernikahannya dengan mu, jujur saja kakak belum ada rencana untuk menikah" ucap Maeli Su sembari menatap balik ke arah adiknya dengan lekat pula.
"Kenapa kakak berkata begitu, asal kakak tau saja ya kaisar Hong sudah beberapa kali datang ke kediaman ini untuk mencari keberadaan kakak, selain itu dia juga memerintahkan pasukan khususnya untuk ikut membantu mencari kakak, bahkan hingga saat ini kaisar Hong masih setia menanti kakak walaupun para mentri di kekaisaran utara terus menerus mendesak kaisar Hong untuk segera mengangkat permaisuri" ucap Bryn Su sembari menatap dengan tajam ke arah kakaknya itu.
Ray Su pun mengelus rambut Maeli Su dengan lembut "Benar nak apa yang dikatakan adik mu itu, bahkan putri Caca sendiri berkali-kali mengunjungi kediaman kita ini" ucap Ray Su dengan lembut.
"Putri Caca? Siapakah dia ayahanda?" tanya Maeli Su sembari mengernyitkan keningnya sebab yang ia tau Caca itu adalah kekasih kaisar Hong dan kenapa kekasih di panggil dengan sebutan putri bukannya selir pikir Maeli Su.
"Putri Caca itu adalah adik kandung dari kaisar Hong selama ini kaisar Hong sengaja menyembunyikan identitas adiknya itu sebab beberapa tahun yang lalu adiknya itu memilih untuk hidup mengelana dari pada hidup bersamanya di istana, jadi untuk melindungi adiknya kaisar Hong pun menyembunyikan kebenaran itu selama ini dan karena saat ini putri Caca telah kembali ke istana kekaisaran utara kaisar Hong pun memutuskan untuk memberikannya gelar putri dan mengungkapkan identitas aslinya" jelas Ray Su.
"Selain itu putri Caca juga bercerita jika kakak dan para bawahan kakak pernah menolongnya beberapa kali" sambung Bryn Su.
Mendengar kenyataan itu Maeli Su pun menjadi malu pada kaisar Hong dan juga dirinya sendiri karena selama ini dia tak pernah menanyakan pada kaisar Hong siapa sebenarnya Caca namun dia hanya mengira jika kaisar Hong berselingkuh di belakangnya.
Di tempat lain tepatnya di kekaisaran utara kaisar Hong pun sedang duduk di singgasananya "Saya memberi hormat pada kaisar" ucap seseorang yang baru saja tiba sembari menundukkan kepalanya dan orang tersebut merupakan salah satu dari penjaga bayangan kaisar Hong yang ditugaskan untuk memantau keluarga Su selama Maeli Su menghilang.
Kaisar Hong menganggukkan kepalanya sebagai tanda dia menerima salam dari penjaga bayangannya tersebut "Kaisar saya membawakan sebuah berita dari kediaman keluarga Su baru saja siang tadi ada beberapa orang dengan menggunakan jubah yang sama dengan para bawahan nona pertama keluarga Su tiba-tiba berada di kediaman utama keluarga Su namun anehnya tak ada yang melihat kedatangan mereka selain itu juga tak ada yang tau pasti apakah nona pertama keluarga Su tersebut juga bersama mereka atau tidak" jelas pengawal bayangan tersebut dengan seksama.
"Aku yakin pasti calon permaisuri ku juga sudah berada dikediaman keluarga Su saat ini karena tidak mungkin para bawahannya itu akan kembali ke kediaman keluarga Su jika tidak bersama dengan calon permaisuri ku" ucap kaisar Hong dengan sangat yakin.
"Bagaimana menurut kalian apakah calon permaisuri ku sudah berada dikediaman keluarga Su saat ini" tanya kaisar Hong kepada kedua hewan kontraknya.
Naga pun mencoba menerawang apa yang baru saja ditanyakan oleh masternya "Aku tak yakin apakah itu benar calon permaisuri mu atau bukan sebab eksistensinya sangat jauh berbeda dengannya, namun empat dari kelima orang yang ada di kediaman keluarga Su memang adalah para bawahan calon permaisuri mu itu" ucap naga sembari mengernyitkan alisnya sebab dia tak pernah merasakan eksistensi manusia sekuat itu bahkan hampir menyamai pemimpin para hewan spritual yang berada di tingkat tertinggi yaitu tingkat maha dewa.
"Bisa jadi orang itu adalah orang yang kau maksud sebab eksistensi manusia dapat berubah jika mengalami suatu keadaan tertentu dan dia menerima bantuan dari makhluk yang jauh lebih kuat darinya" ucap piton menjelaskan.
Mendengar penjelasan dari piton tersebut naga pun akhirnya memahami kenapa eksistensi nona pertama keluarga Su itu bisa berubah si naga pun menebak jika nona pertama keluarga Su itu sebelumnya pernah terluka sangat berat sehingga maha dewa yaitu hewan kontrak Maeli Su yang di panggil Momo pun membantunya.
"Baiklah jika kalian berdua berkata seperti itu besok aku akan secepatnya pergi ke kediaman keluarga Su, sebenarnya aku ingin pergi kesana saat ini juga namun hari sudah mulai malam, jika begitu aku akan isirahat terlebih dahulu" ucap kaisar Hong pada kedua hewan kontraknya itu.
Selepas kepergian kaisar Hong piton pun bertanya kepada naga "Naga siapakah yang berada di belakang nona pertama keluarga Su itu, aku rasa sosok yang berada di belakangnya itu bukanlah sosok yang bisa kita ganggu, saat ini tanpa perlu melakukan kontrak dengan hewan samonir tingkat dewa pun dia sudah bisa mengalahkan kita".
"Tentu saja sosok yang berada di belakang nona pertama keluarga Su itu bukanlah sosok yang bisa kita ganggu selain itu dia juga telah melakukan kontrak dengan hewan dewa yang juga sebanding dengan kita" ucap naga tersebut yang kemudian langsung menghilang dari hadapan si piton, si naga itu sengaja menghilang karena dia tau jika si piton akan bertanya sosok apakah yang berada di belakang nona pertama keluarga Su itu, selain itu piton pun akan kembali bertanya dengan siapakah nona pertama keluarga Su itu telah melakukan kontrak, dia tak ingin menjawab semua pertanyaan itu karena dia ingin membuat piton penasaran dan juga terkejut saat mengetahui kebenarannya nanti.
"Dasar naga gila, kenapa dia tiba-tiba menghilang apa salahnya sih dia memberitahukannya pada ku" ucap si piton dengan sangat kesal dan si naga pun tertawa mendengar perkataannya.
Di tempat lain di kediaman keluarga Su, saat ini Maeli Su tengah berbaring di kamarnya dan juga ditemani oleh ketiga hewan kontraknya.
"Apa yang kau pikirkan?" tanya Momo dengan malas sembari merebahkan tubuhnya di samping Maeli Su.