
"Nona bagaimana dengan luka dalam mu, apakah kau masih sanggup bertarung" ucap Momo yang kini telah berada disamping Maeli Su begitu juga kedua hewan kontrak lainnya.
Belum sempat Maeli Su menjawab pertanyaan Momo, Maeli Su pun tiba-tiba mengeluarkan beberapa teguk darah segar, melihat hal itu Momo pun menjadi marah dan memerintahkan Mumu juga Mimi untuk membawa Maeli Su dari tempat itu lebih dahulu.
Mendengar perintah dari Momo yang merupakan senior mereka, kedua hewan spritual tingkat dewa itu pun dengan segera membawa Maeli Su pergi dari tempat itu dan menuju ketempat yang aman.
Ketika Maeli Su baru saja naik diatas tubuh Mimi yang merupakan seekor kuda terbang tiba-tiba saja Maeli Su pun sudah tak sadarkan diri melihat hal itu Mumu pun dengan segera membantu Mimi untuk membawa pergi nona mereka itu.
"Berhenti jangan kira kalian bisa membawa dia pergi dari tempat ini" ucap salah seorang dari lima orang pembunuh bayaran yang masih hidup dan orang tersebut adalah ketuanya.
Mimi dan Mumu sama sekali tak menghiraukan kata-kata dari manusia tersebut, mereka pun terbang dengan secepat kilat, orang tersebut yang melihat hal itu menyuruh para bawahannya untuk mengejar namun sayang belum sempat mereka mendekati Maeli Su dan kedua hewan kontraknya orang-orang tersebut pun telah terlempar cukup jauh karena menerima serangan dari Momo.
"Apa aku mengizinkan kalian pergi, dasar manusia-manusia bodoh berani sekali kalian mengusik orang yang telah mengikat kontrak dengan ku" ucap Momo dengan penuh amarah sembari mengeluarkan aura yang sangat mengerikan hingga dua orang dari kelima orang itu pun mati seketika.
Melihat kejadian itu, tiga orang yang tersisa pun bergidik ngeri namun mereka sama sekali tak boleh gagal dalam misi itu karena peningkatan kekuasaan wilayah yang menjadi tempat tinggal mereka tergantung pada misi yang sedang mereka lakukan ini.
"Po keluarlah" ucap orang yang menjadi ketua pada kelompok itu untuk memanggil hewan kontraknya yang merupakan seekor panda, setelah hewan kontraknya muncul dia pun memerintahkan panda itu untuk menyerang Momo.
Momo yang mendengar perkataan ketua dari kelompok orang yang menyerang nonanya itu pun tertawa dengan sangat kuat "Hahahaha, benar-benar manusia bodoh, apakah kau pikir panda tua itu dapat mengalahkan aku" ucap Momo dengan angkuhnya.
"Dasar kelinci kurang ajar seharusnya kau tak perlu berkata sesombong itu, kau itu hanyalah seekor hewan spritual yang lemah" ucap orang yang menjadi ketua itu dengan sangat kesal.
Momo yang mendengar ada orang yang mengatakan dirinya lemah seketika wajahnya terlihat sangat mengerikan "Apa yang barusan kau katakan, Aku lemah" ucap Momo dengan suara yang begitu mencekam.
Hewan kontrak milik orang yang merupakan ketua itu pun tiba-tiba bersujud ditanah dan tubuhnya pun bergetar dengan sangat hebat, melihat hal itu ketua dari kelompok itu pun menganga tak percaya.
"Hei panda tua mulai hari ini ikatan kontrak mu dengan manusia itu telah selesai, jika kau masih mau hidup segera pergilah dari hadapan ku" ucap Momo dengan begitu arogan dan aura yang sangat mengintimidasi.
"Po, apa yang kau lakukan kenapa kau pergi bukankah seharusnya kau menuruti semua perkataan ku yang merupakan samonir mu" ucap ketua dari kelompok tersebut dengan suara yang nyaring, namun sayang panda itu sama sekali tak berbalik ke arahnya.
Melihat panda itu telah pergi jauh dengan segera Momo berubah bentuk menjadi kelinci raksasa "Sekarang saatnya kalian semua mati" ucap Momo sembari menginjak salah satu dari tiga orang yang tersisa dengan bertubi-tubi.
Melihat hal itu dua orang yang tersisa pun bergidik ngeri bahkan seluruh tubuh mereka bergetar hebat "Ketua kita harus segera lari dari tempat ini, jika tidak bukan hanya nyawa kita saja yang hilang tetapi tubuh kita pun akan menghilang karena telah menyatu dengan tanah" ucap salah satu dari orang yang tersisa dan dengan seluruh kekuatannya dia pun mencoba lari dari tempat itu.
Momo yang menyadari tindakan yang dilakukan orang tersebut dengan segera memukul tubuh orang tersebut hingga menabrak beberapa pohon dan membuat orang tersebut memuntahkan darah kental.
"Jangan coba-coba melarikan diri karena apa yang kau lakukan itu hanya sia-sia saja" ucap Momo yang kemudian langsung melempar tubuh orang tersebut keatas dan dengan sekejap dia pun melompat kearah orang tersebut sembari mengeluarkan kuku-kukunya yang tajam.
"Srak" seketika tubuh orang tersebut telah terpisah hingga menjadi kepingan-kepingan dan langsung menjatuhi tanah layaknya hujan yang turun.
Orang yang merupakan ketua dari kelompok itu pun terkena hujan darah sekaligus kepingan-kepingan tubuh dari bawahannya "Maafkan aku, aku mohon maafkan aku tolong ampuni aku" ucap orang tersebut dengan tubuh lemas hingga tanpa sadar telah terjatuh ketanah.
"Hahahaha apakah aku tidak salah dengar, bagaimana mungkin aku akan memaafkan perbuatan yang telah kau lakukan itu, selain meminta maaf barusan kau juga meminta pengampunan dasar bodoh, apakah kau pikir dengan kau memohon seperti itu aku akan melepaskan mu" ucap Momo sembari mencengkram tubuh orang yang merupakan ketua dari kelompok penyerangan itu dan juga merupakan satu-satunya orang yang masih hidup hingga saat ini.
"Bukankah seharusnya kau telah siap untuk mati makanya dengan begitu beraninya kau beserta para bawahan mu itu membuat masalah dengan nonaku, ah aku benar-benar kecewa melihat orang seperti mu ini" ucap Momo yang langsung meremukkan tubuh orang tersebut dengan tangannya sendiri hingga tak menyisakan apa pun.
Setelah selesai dengan urusannya Momo pun segera menuju ketempat dimana Maeli Su berada "Bagaimana keadaannya" tanya Momo yang tiba-tiba saja muncul dan membuat Mumu juga Mimi terkejut.
"Sudah jauh lebih baik senior setelah kami memberikan air surgawi juga pil penyembuh luka dalam tingkat tinggi untuk nona, namun sayang hingga saat ini nona masih belum sadarkan diri juga" ucap Mumu dengan wajah sedihnya.
Momo yang mendengar hal itu dengan segera mendekati tubuh Maeli Su dan kemudian dia pun mengulurkan tangannya ke kening Maeli Su yang terdapat tato dengan gambar setangkai mawar untuk menyalurkan energi miliknya, energi tersebut sangat berguna sekali sebagai penyembuh selain itu pada saat yang bersamaan juga dapat meningkatkan kekuatan berkali-kali lipat.
Beberapa jam telah berlalu akhirnya Momo pun telah selesai menyalurkan energi miliknya pada Maeli Su "Sekarang tidak akan terjadi apa-apa lagi pada dirinya namun dia memerlukan waktu beberapa bulan untuk menyerap energi yang telah kusalurkan setelah berhasil menyerap seluruh energi itu barulah dia akan sadarkan diri" ucap Momo dengan wajah yang lega.