Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 93


Selamat membaca


Rhaiza yang mendengar kata-kata bima yang terkesan santai dan mengejek sangat marah, ia langsung muncul di hadapan bima yang sedang berbaring.


Selamat datang di kediaman ku" sambutan bima


Di mana kau membawa suami ku" tanya rhaiza


Aku tak tau, karena bukan aku yang membawa nya" jawab bima santai, ia bangun dari tidurnya dan berdiri menghadap rhaiza


Jika kau berani menyentuh nya, aku bersumpah tidak akan pernah memaafkan mu" rhaiza menekan setiap kata-kata nya dengan wajah memerah menahan emosi.


Kau rela menginjakan kaki mu di kamar ku hanya untuk laki-laki lemah itu, seperti nya aku mendapatkan mainan mu yang paling menarik " jawab bima sambil mengelilingi tubuh dan membelai rambut rhaiza serta menghirup aroma ya.


Bau tubuh mu masih sama seperti dulu, selalu menenangkan ku" Bima masih setia menghirup bau tubuh rhaiza yang membelakanginya.


Rhaiza berbalik dan mendorong bima sampai terjatuh di kasur ya, rhaiza mencoba mendekat kearah bima sambil menatap matanya. Rhaiza tersenyum manis di hadapan bima, rhaiza membelai rambut bima yang sedang terduduk di sisi ranjang ya, membelai pipi hidung dan bibir bima, setelah itu rhaiza mendekatkan wajahnya ke wajah bima sampai hidung mereka pun bersentuhan, di saat bima ingin mencium bibir rhaiza, rhaiza langsung beralih ke samping telinga bima dan berbisik.


Enyahlah ke neraka " bisik rhaiza dan langsung menyerang bima dengan sihir ya, bima langsung terpental ke belakang menabrak didinding kamarnya, seteguk darah segar keluar dari mulutnya.


Ah... Sial, kau masih saja memasukkan ku sayang" kata bima dan ia mencoba bangun dari duduk ya, menghapus sisa darah yang ia muntahkan di bibirnya. Tiba-tiba saja ada dinding transparan yang mengurung bima dan itu di sebabkan oleh rhaiza, ia sudah mendapatkan lokasi andrea, selagi bima terkurung ia pulang dan mencari koordinat tempat andrea di sekap.


Bima yang sedang terkurung hanya tersenyum dan membaca mantra, tiba-tiba dinding transparan yg menurunnya tadi langsung pica dan tidak meninggalkan jejak sedikit pun,


,,,,,,,


Sedangkan di sebuah pulau terpencil tampa penghuni, terdapat sebuah organisasi di dalamnya, di dalam sebuah mension lebih tepatnya di dalam ruang bawah tanah mension tersebut andrea duduk terikat dengan rantai besi, ia belum sadarkan diri dari pengaruh biusnya.


Di depannya sudah ada seseorang duduk dan memperhatikan nya, ia merasa bingung kenapa ketua ya menyuruh untuk menangkapnya. Jika di perhatikan tidak ada yang spesial dari nya, kekuatan juga tidak ada, apa untungnya ketua menangkapnya.


Andrea sadar dan merasakan sakit di kepalanya, ia masih bingung apa yang sedang terjadi padanya, di saat ia sudah sadar ia merasa sangat terkejut karena mendapati dirinya terikat dengan rantai besi.


Apa yang sedang terjadi, di mana ini, dan siapa yang berani mengikat ku dengan rantai besi ini" dalam hati andrea


Kau sudah sadar " si penculik membuka suara dan sukses membubarkan lamunan andrea


Siapa kau" tanya andrea


Kau tak perlu tau siapa aku, yang perlu kau tau, sebentar lagi ajal mu akan datang" jawab sang penculik


Ha ha ha ha" andrea tertawa terbahak-bahak, dan itu membingungkan si penculik,


Apa laki-laki ini sudah gila karena di culik, kenapa ia tertawa seperti itu" dalam hati si penculik yang memperhatikan andrea dengan muka datarnya.