Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 119


Selamat membaca


Andrea dan kaisar iblis terus saja bertarung, efek pertarungan mereka sangatlah dahsyat, terkadang mereka menggunakan jurus, terkadang juga menggunakan bela diri, terkadang mereka ada di udara, terkadang juga di darat, tidak banyak yang bisa melihat pertempuran mereka berdua, itu karena kecepatan mereka sangat luar biasa.


Kau lumayan juga...., kau bisa mengimbangiku yang sudah lama lebih dulu mengenal sihir dan bela diri.... " kaisar iblis memberikan apresiasi dengan ketangkasan andrea


Ya kau benar..., itu karena aku adalah orang yang kuat, guruku juga sangat luar biasa..." andrea menjawab di sela-sela pertarungan mereka


Tapi kau tak cukup kuat untuk melawan ku.... " kaisar iblis menghempaskan andrea dengan serangan tersembunyi, andrea yang terkena serangan tersebut langsung terhempas beberapa meter jauhnya.


Andrea bangun dan menyeka sisah darah yang ada di bibirnya, ia sempat memuntahkan seteguk darah segar akibat serangan kaisar iblis padanya tadi.


Kau masih bisa bangun juga... " kaisar iblis tersenyum mengejek ke andrea


Kau pikir serangan yang lemah seperti itu dapat melumpuhkan ku....??? Kau jangan bermimpi...." kini andrea bangun dan langsung melesat menghantam kaisar iblis dengan pedangnya, gesekan antara pedang menimbulkan percikan api, di sekitar pertarungan mereka sudah tidak berbentuk lagi.


Andrea menendang dada kaisar iblis di saat ia mendapatkan cela, kaisar iblis langsung terhempas mendarat di sebuah bukit, tempat mendaratnya kaisar iblis mengalami kehancuran...


Kaisar iblis bangun dan melakukan perlawanan lagi, mereka terus bertarung sampai pada saat gerhana akan terjadi, melihat gerhana hampir sempurna, rhaiza tak bisa diam lagi, ia maju dan melesat dengan sangat cepat dan langsung menghantam dan memporak porandakan pasukan kaisar iblis.


Rhaiza kini berdiri dengan anggun ya di atas singa terbangnya, ia membaca mantra dan seketika cahaya yang menyilaukan muncul di tangannya, ia menghempaskan cahaya itu ke arah para monster, seketika kurang dari beberapa detik monster-monster itu telah hangus bagaikan debu.


Sedangkan rhaiza kini meluncur ke arah pertarungan andrea dan juga kaisar iblis, ia datang dengan membawa 4 hewan penjaganya hewan penjaganya sendiri belum ia keluarkan, begitupun dengan andrea dan kaisar iblis (yang di bawa rhaiza sekarang adalah hewan penjaga pedang bulan dan cincin penguasa air milik kakaknya).


Akhirnya kau datang juga.... " kaisar iblis bangun dan menyeka sudut bibirnya yang terdapat sisa darah akibat terkena serangan andrea.


Rhaiza mendekat dan berdiri di samping andrea, andrea juga ikut naik di atas singa terbang yang berwarna merah.


Kau harus ku segel sekarang juga.... " rhaiza tampa aba-aba langsung menyerang kaisar iblis, di ikuti andrea dan hewan penjaganya.


Kaisar iblis menghindar dan mengeluarkan beberapa binatang iblis yang hampir sama dengan tingkatan hewan ilahi penjaga rhaiza.


Apa kau fikir aku tak punya sesuatu untuk membantuku....???" kaisar iblis membuka portal dan keluarlah 4 hewan iblis penjaganya. Ke 8 binatang itu mulai bertarung dalam wujud asli mereka.


Rhaiza dan andrea juga terus memojokkan kaisar iblis, ia berharap bisa menyegelnya sebelum gerhana mencapai kesempurnaan.


Setiap serangan yang di lakukan andrea dan rhaiza tidak terlalu berpengaruh oleh kaisar iblis, walaupun keadaannya sudah lumayan terluka, ia masih bisa mengukur waktu sampai gerhana mencapai kesempurnaan.


Akhirnya.....