Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 68


Selamat membaca


Rhaiza tertidur pulas di pelukan andrea karena merasa kelelahan di pesta semalam, andrea memeluk rhaiza dan membelainya penuh sayang.


Terima kasih sudah memberikan kesempatan untuk ku, senang rasanya mengetahui jika aku memiliki kesempatan untuk berada di hati mu, andrea mengecup pucuk kepala rhaiza yang tertidur pulas, akhirnya andrea pun menyusul rhaiza ke alam mimpi.


Pagi menjelang membuat rhaiza terjaga dan membuka matanya dan mendapati wajah damai andrea


Dia terlalu terobsesi dengan ku" desah rhaiza dan bangun untuk menyiapkan sarapan seperti biasa, di meja makan sudah ada andrea yang baru saja bangun,


Sayang apa rencana mu malam nanti" tanya andrea


Aku ada urusan dengan salah satu aktris yang bernaung di perusahaan mu" jawab rhaiza


Kau tinggal sebutkan saja, aku bisa menyingkirkan nya dalam hitungan detik" jawab andrea


Tak semudah itu, aku masih membutuhkan informasi yang ada pada otak nya" jawab rhaiza


Sayang, apa kau ingin membedah kepalanya " tanya andrea


Bisa di bilang begitu" jawab rhaiza


Setelah sarapan rhaiza dan andrea bersiap-siap untuk bekerja, andrea ke perusahaan nya dan rhaiza ke rumah sakit, boy dan David sudah menunggu di depan liff apartemen khusus rhaiza dan andrea, ketika liff terbuka David dan boy kompak memberi salam.


Semat pagi nona" sapa boy


Selamat pagi tuan" sapa David


Selamat pagi boy dan david" sapa balik rhaiza


Baik nona" jawab David rhaiza dan boy segera meninggalkan andrea dan David menuju mobil dan berlalu pergi ke rumah sakit, andrea yang di tinggalkan langsung merubah ekspresi nya menjadi dingin dan tak tersentuh seperti sediakala.


Di rumah sakit rhaiza di sambut dengan para suster yang merasa ketakutan karena banyaknya pengawal yang berjas hitam, dari bahasanya rhaiza tau kalau mereka bukan berasal dari negara NY.


Ada apa ini" tanya rhaiza


Ada pasien dari negara IG yang mengalami kecelakaan dan ingin diobati di rumah sakit kita, tapi mereka tidak mau di periksa oleh dokter wanita, sedangkan dokter yang lain sedang melakukan operasi " jelas suster


Rhaiza maju dan mulai memeriksa pasien tapi di hadang oleh pengawalnya.


Kami bilang tuan kami tak bisa di periksa oleh wanita" pengawal


Sayang sekali, dokter yang bertugas saat ini hanya aku seorang " jawab rhaiza


Sebaiknya kau segera panggil dokter yang lain" jawab sang pengawal sambil mendorong-dorong tubuh rhaiza dengan telunjuknya


Sudah ku katakan dokter yang bertugas hanya aku" jawab rhaiza sambil melintir tangan sang pengawal dan membanting tubuhnya, rhaiza kemudian maju untuk memeriksa pasien karena dari pengamatan ya pasien harus segera di tangani, belum juga rhaiza memeriksa pengawal yang lain menghadang lagi dan mulai menyerang rhaiza.


Kalian sungguh menyebalkan" gumam rhaiza sambil menendang dan meninju perut serta wajah pengawal tak lupa juga rhaiza membanting tubuh mereka kelantai, para suster yang melihat aksi rhaiza tak bisa tak di buat kagum.


Apa kalian ingin melihat tuan kalian mati" teriak rhaiza dan sukses membuat para pengawal diam


Biarkan saja dokter ini memeriksa ku" sang tuan berbicara dan langsung pingsan di tempat


Cepat bawa di ruang operasi " teriak rhaiza