Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 50


Selamat membaca


Andrea mengambil lebtob dan juga berkas-berkas ya dan kembali ke rumah rhaiza, melihat itu membuat kening rhaiza mengkerut.


Apa yang mau kau lakukan di rumah ku lagi " tanya rhaiza


Aku bosan di rumah sendirian, jadi aku mau mengerjakan tugas ku di rumah mu" jawab andrea dengan santainya


Terserah kau saja, aku mau tidur, besok aku harus bekerja " pasrah rhaiza


Tapi sebelum tidur rhaiza membuatkan andrea kopi dan membawakannya.


Jangan terlalu memaksakan diri, jika kau kelelahan istirahat saja" Perintah rhaiza sambil menyodorkan segelas kopi di meja


Melihat itu membuat hati andrea menghangat dan tersenyum sangat lebar.


Baiklah nyonya abraham, aku akan istirahat jika aku kelelahan" jawab andrea


Siapa yang kau sebut nyonya, memang ya siapa yang mau dengan mu" teriak rhaiza


Tentu saja diri mu, siapa lagi yang berhak menyandang gelar nyonya abraham selain diri mu" jawab andrea yang sudah menarik rhaiza ke dalam pangkuannya.


Rhaiza menempelkan punggung tangannya dan memeriksa suhu tubuh andrea


Kau tak demam, tapi tingkah laku dan nada bicara mu membuat ku curiga jika kau sakit" rhaiza berbicara tetapi masih dalam pangkuan andrea


Aku tak sakit, biasanya para wanita mukanya akan memerah jika di perlakuan seperti ini" andrea


Itu hanya untuk gadis-gadis polos saja" jawab rhaiza sambil berdiri dari pangkuan andrea


Apa kau tak takut pada ku jika aku mencelakai mu.??? Kau dengan mudahnya menyambut ku di rumah mu" tanya andrea


Kau tau aku mencari informasi mu" tanya andrea


Apakah asisten mu sudah dapat memulihkan data-data di perusahaan dunia bawah mu" tanya rhaiza


Jika kau tak bisa memulihkannya, kau bisa meminta bantuan ku" rhaiza


Siapa kau sebenarnya.??? Kau mengetahui semua tentang ku, tapi aku tak dapat informasi mu selain informasi umum saja" tanya andrea


Tak perlu banyak bertanya dan lanjutkan kerjaan mu, aku mau tidur " jawab rhaiza sambil mengecup kening andrea dan berlalu pergi memasuki kamarnya.


Kau memang pantas menyandang gelar nyonya abraham" andrea bergumam sambil memegang bekas kecupan rhaiza


Jam sudah menunjukan pukul 2 subuh, andrea menghentikan aktifitasnya dan membereskan sisa kerjaannya, membuka kamar tidur rhaiza dan berlalu masuk kedalaman kamar mandi, mencuci muka dan melapnya, keluar kamar mandi dan langsung merebahkan tubuhnya di samping rhaiza memeluk tubuh ramping rhaiza sambil memejamkan matanya.


Siapa yang memperbolehkan mu tidur di samping ku" tanya rhaiza yang masih memejamkan matanya


Aku sungguh lelah sekali, aku tak punya tenaga untuk kembali ke apartemen ku" jawab andrea


Rhaiza yang mendengar alasan tak masuk akal andrea berbalik dan menatap andrea yang masih setia memeluk pinggang ya sambil memejamkan matanya.


Alasan macam apa itu ??? Kau sungguh tak masuk akal" protes rhaiza


Sebaiknya kau tidur, aku mengantuk sekali " jawab andrea sambil menarik rhaiza ke dalam pelukannya.


Karena mengantuk rhaiza pun tertidur dengan pulas di dalam pelukan andrea, pagi pun menjelang rhaiza bagun dan merasakan pinggang ya di peluk, akhirnya rhaiza sadar kalu semalam andrea tidur di sampingnya.