Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 66


Selamat membaca


Apa ada sesuatu yang penting tuan alfin " tanya rhaiza


Kami sekeluarga sangat berharap agar dokter rhaiza mau menjadi dokter keluarga cullen" tuan alfin


Suatu kehormatan bisa menjadi bagian dari keluarga cullen, tapi maafkan aku tuan alfin, aku harus menolaknya" jawab rhaiza


Sayang sekali dokter rhaiza, padahal kami berharap banyak pada dokter" jawab alfin


Di saat rhaiza dan keluarga cullen sedang berbincang, mata rhaiza melihat sosok Diva yang sedang berjalan menghampiri andrea dan mencoba mencuri perhatian andrea


Hai tuan andrea " sapa diva


Hai juga nona Diva" sapa balik andrea


Apakah tuan andrea datang sendirian saja" tanya diva


Seperti yang nona Diva lihat " jawab andrea tapi matanya masih terus mengawasi rhaiza yang tersenyum manis pada kolega bisnis


Apa tuan andrea mengenal dokter rhaiza" tanya diva


Siapa yang tidak mengenal dokter hebat seperti dokter rhaiza " jawab andrea dengan tersenyum memandang ke arah rhaiza


Itu betul, dokter rhaiza banyak mencuri perhatian malam ini" jawab Diva yang mengepalkan tangannya hingga kubu tangannya memutih.


Rhaiza yang merasakan aura kebencian langsung mengedarkan pandangannya, dan benar saja mata rhaiza langsung bertemu dengan mata Diva yang memandang nya dengan penuh kebencian, melihat itu rhaiza langsung tersenyum mengejek kearah Diva dan itu sukses menambah api yang membara di dalam hati diva.


Aku akan membuat mu malu malam ini" dalam hati diva, Diva berjalan ke arah seorang pelayan dan membiarkan sesuatu, terlihat sang pelayan mengangguk. Sang pelayanpun kebelakang dan memasukkan cairan kedalaman minuman yang fungsinya dapat membuat sakit perut dan sang pelayan berjalan kearah rhaiza dan memberikan minuman yang sudah bi beri obat oleh sang pelayan.


Nona, ada tuan muda yang memberikan anda minuman" sang pelayan


Betulkah itu" tanya rhaiza berpura-pura tidak tau rencana Diva dengan sang pelayan.


Silahkan nona" sang pelayan mempersilahkan


Baiklah dan ucapkan terima kasih pada tuan muda yang memberikan ku minum yah" jawab rhaiza


Diva yang melihat rhaiza mengambil minuman tersebut dan meminumnya tampa curiga merasa sangat senang karena mengira rencananya berhasil, rhaiza yang sudah meminum minuman yang di berikan padanya berpura-pura meminta izin ke niko untuk ke toilet, rhaiza sengaja lewat di samping Diva yang sedang memegang minuman, rhaiza membaca sihir pengendali pikiran dan mengarahkan ke arah Diva, seketika Diva berteriak dan mengamuk ke pada sang asisten dan para tamu yang ada.


Hai kau wanita j*****, aku akan membunuh mu, dasar wanita murahan" teriak Diva sambil menjambak rambut asisten nya sendiri, Diva terus memukul dan menampar sang asisten sampai babak belur, padahal sang asisten hanya ingin menyadarkan Diva saja.


Seketika para awak media langsung merekam dan mengabadikan momen tersebut, ayah dan ibu Diva memerintahkan asisten mereka untuk segera membawa Diva pulang, tak butuh waktu lama, berita tentang kelakuan Diva yang di anggap dewi karena kebaikan nya itu langsung tersebar di internet dan membuat banyak tawaran perfilman membatalkan kerja sama mereka dengan Diva.


Ini hanya permulaan saja" rhaiza yg tersenyum melihat kehancuran Diva di industri hiburan.


Acara sosialnya sudah usai dan banyak para tamu yang meninggalkan gedung, begitupun rhaiza dan niko, sesampainya di parkiran apartemen niko langsung pamit untuk pulang.


Makasih untuk malam ini" rhaiza