Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 82


Selamat membaca


Setelah menjelaskan panjang lebar, andrea sekarang sudah paham, dan meminta agar rhaiza mau menerima bantuannya.


Sayang izinkan aku membantu mu" andrea


Aku bisa sendiri, apalagi ibu sudah ada pada ku, semua nya akan semakin mudah" jawab rhaiza


Makanlah, aku akan memeriksa keadaan ibu dulu" rhaiza


Rhaiza masuk ke kamar ibunya, melihat ibunya belum siuman ia hanya duduk di samping ibunya dan tertidur,


*di dalam mimpi*


Rhaiza kini berada di tempat jiwa rhaiza yang asli, mengedarkan pandangannya dan jatuh pada gadis cantik yang sedang duduk di tepi danau yang indah.


Apa yang kau lakukan" tanya putri misra


Aku hanya menunggu mu" jiwa rhaiza


Aku sudah menemukan ibu mu" putri misra


Terima kasih karena telah menemukannya, sekarang sudah waktunya aku ke surga, ku mohon lindungi ibu ku" jiwa rhaiza


Kau tak perlu meminta, aku pasti akan melundunginya" jawab putri misra


Sekali lagi terima kasih" jiwa rhaiza tiba-tiba menipis dan mulai menghilang dengan senyum di wajahnya, rhaiza pun terbangun dan melihat ibunya sudah menggerakkan tangannya dan perlahan membuka kelopak matanya.


Aku ada di mana" tanya ibu meyli


Ibu ada di kediaman ku bu" jawab rhaiza


Kamu siapa" tanya ibu meyli dengan raut wajah yg ketakutan


Ibu jangan takut bu, aku reysha bu, anak ibu" jawab rhaiza sambil memberikan fotonya bersama ibu mila di saat pertama kelahirannya.


Reysha, apa betul itu kamu sayang" tanya ibu meyli yg sudah berderai air mata


Ia bu, ini aku anak mu" jawab rhaiza sambil memeluk ibunya.


Ibunda mula sudah meninggal bu, ia meninggal karena menyelamatkan aku bu" jawab rhaiza dengan muka sendunya.


Sayang, kita harus pergi dari negara ini, mereka orang jahat nak, aku tidak mau mereka menyakiti mu lagi sayang" ibu meyli yg panik


Ibu tenang saja, aku tidak akan membiarkan mereka melakukannya lagi, ibu cukup diam dan menonton kekalahan mereka, aku akan mengembalikan 100x lebih menyakitkan dari yang kita alamat bu" jawab rhaiza


Pintu kamar terbuka dan andrea masuk untuk menengok calon mertua, ibu meyli menatap andrea dan kembali menatap sang anak meminta penjelasan.


Kenalkan, ini andrea bu" rhaiza


Calon suami rhaiza bu" sambung andrea, rhaiza hanya tersenyum mendengar kata-kata andrea yang tidak tau malu itu.


Apa nama mu rhaiza sayang" tanya ibu meyli


Ia bu, bunda mila sengaja mengganti nama ku agar aku aman, tapi aku akan segera memakai nama ku setelah semua masalah selesai bu" jawab rhaiza


Sebaiknya ibu istirahat, aku akan mengambil kan makan untuk ibu" rhaiza berdiri dan keluar Mengambil kan makanan untuk ibunya


Andrea yang berdiri kini duduk di samping ibu meyli, ibu meyli hanya tersenyum melihat calon menantu ya itu.


Apa kau betul-betul mencintai anak ku" tanya ibu meyli


Bu, aku bukan hanya mencintainya bu, aku bahkan rela mati untuknya" jawab andrea


Ibu meyli terkekeh ringan mendengar jawaban andrea


Tapi rhaiza sangat keras kepala bu" andrea mulai melapor ke calon me2


Maksud mu" tanya ibu meyli


Aku sudah berulangkali mengajak ya menikah bu, tapi jawabannya selalu saja sama, aku kan jadi sedih bu" jawab andrea dengan muka yang di buat-buat sedih


Ha ha ha ha" kau lucu sekali, aku yakin anak ku akan bahagia dengan mu" ibu meyli


Itu sudah pasti bu, aku jamin itu" jawab andrea dengan muka bangganya