Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 18 Menjadi kekasih karena drama


Rhaiza yang susah mengamati mereka pun tersenyum, bagaimana tidak, rhaiza membaca isi hati martin yang merasa jijik dan muak dengan wanita yang ada di depannya


Kenapa manusia ini selalu saja mengganggu ku, aku sudah sangat muak melihat tingkahnya yang manja itu." batin martin


Aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan mu, harta mu harus menjadi milikku karena cuma aku yang pantas untuk itu smua" batin vanessa


Dasar ulat gatel, kerja nempel trus sama orang, nga malu banget sih di cuekin "batin rhaiza


Rhaiza membuka pintu dan langsung memanggil martin dengan panggilan sayang sambil duduk di pangkuannya.


Hai honey.... Apa kau sibuk" rhaiza yang sudah ada di pangkuan martin


Martin yang kaget pun masih diam tak merespon, rhaiza pun mendekat dan membenarkan wajahnya di leher martin sambil berbisik.


Aku akan membantu mu mengusir ulat gatal di depan mu"rhaiza


Martin yang tersadar langsung melingkarkan tangannya di pinggang rhaiza dan beekata


Aku tidak sibuk beby. "martin yg memeluk pinggang rhaiza dan tangan satunya lagi mengeluh lembut rambut rhaiza


Trus wanita aneh di depan itu siapa ??? Rhaiza berpura-pura tanya dengan gaya manjanya sambil menoel-noel pipi martin


Dia bukan siapa-siapa beby, cuma wanita yang tak penting saja" martin


Vanessa yg melihat adegan romantis di depan matanya tersebut cuma bisa menahan amarah dan mengepalkan tangannya sehingga buku tangannya terlihat memutuh.


Dicky kau bisa mengeluarkan wanita ini. Teriak martin


Dicky yang di perintahkan langsung menyeret vanessa dan membawa nya keluar ruangan. Sedangkan rhaiza yg ingin turun dari pangkuan martin tak bisa turun karna martin masih memeluk nya erat.


Apa kau bisa melepaskan ku sekarang "tanya rhaiza


Tidak... Aku tidak bisa melepaskan mu" jawab martin yang msih memeluk pinggang rhaiza


Siap bilang acaranya sudah selesai??? Acaranya baru saja di mulai" martin yang berdiri sambil menggendong rhaiza ala briday stail dan berpindah posisi ke sofa yang ada di ruangan tersebut tampa menurunkan dari pangkuannya.


Apa yang kau rencanakan " rhaiza yang mencoba membaca ke adaan


Kau harus menjadi kekasih ku dan itu mutlak dan tidak ada penolakan. Karena kau sendiri yang memulainya" martin tersenyum pasti


Apa keuntungan ku jika menjadi kekasih mu??? Tanya rhaiza


Apa pun yang kau inginkan akan kau dapatka "martin


Ok.... Tawaran mu tidak buruk, tapi ingat jangan mengekan ku, karna aku tidak suka di kekang, apa kau paham honey.??? Rhaiza


Deal beby" martin


Oh ya... Di mana kenalan yg akan mencarikan ku rumah ??? Rhaiza yg bertanya sambil turun dari pangkuan martin


Seharusnya ia sudah sampai, kita tunggu saja. Dan benar saja orang yang di bicarakan pun sudah datang.


Hai... Apa aku terlambat ??? "sapa teman martin yang bernama dion


Ya kau terlambat 10 menit dari jadwal yang di tentukan" jawab martin


Oh Come on tin, ini cuma 10 menit " kesel dion


Aku tidak suka jika kekasih ku menunggu" jawab martin sambil mengelus rambut rhaiza


Dion yang mendengar penuturan martin tidak bisa tidak terbengong kaget. Bagaimana tidak seorang martin mempunyai kekasih dan memperlakukan nya dengan sangat lembut.


Apakah ini benar-benar nyata atau kah aku sedang bermimpi ??? Tanya dion