Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 100


Selamat membaca


Prov andrea 2


Aku sudah berada di depan apartemen nya, membunyikan bel dan tak lama pintunya pun terbuka menampilkan sosok wanita cantik dan anggun, entah dari mana asal pesona wanita ini, tapi di saat melihatnya, mata ini tak akan bisa mengalihkan dari wajahnya.


Ia sedikit bingung, kenapa aku ada di depan apartemennya, aku masuk tampa meminta persetujuan darinya, dia hanya diam dan bertanya apa tujuan ku, akupun beralasan jika aku ingin makan malam di rumahnya sebagai tetangga yang baik dan ramah.


Ia pun setuju, walaupun sempat menyindir ku kalau aku bisa memesan makan di restoran, tapi aku beralasan ingin makan rumah, ia pun memasak dan aku kembali untuk mengganti pakaian ku, di saat aku kembali dan melihatnya masih beraksi dengan masakannya, itu mengingatkan ku dngan ibu ku, walaupun kami mempunyai banyak pelayan, tetapi ibuku selalu memasak untuk makanan untuk ku dan ayah ku.


Aku duduk di meja makan dengan beraneka ragam masakan, tapi 1 yang membuat air mata ku jatuh, dan itu adalah telur gulung, masakannya itu sama persis dengan masakan ibu ku dulu.


Semenjak hari itu aku kami mulai dekat, bahkan aku sudah serumah dengannya dan berbagi kamar pula, tapi tak pernah kami melakukan hal yang lebih.


Aku juga sudah mengetahui siapa dirinya, tak ada yang ia sembunyikan dari diri ku, sampai saat kami sudah menikah, aku benar-benar bersyukur mendapatkan nya, ia selalu memberikan ku cinta dan kasih sayangnya, walaupun terkadang mulutnya sering berkata tidak peduli pada ku, tapi aku tau hatinya sangat menyayangiku.


Ia hanya merasa takut jika terjadi sesuatu pada ku lagi dan aku tak bisa mempertahankan diri, karena katanya, yang kami lawan bukanlah manusia biasa, mereka mempunyai sihir dan tenaga dalam yang hebat, maka dari itu, ia akan membantuku untuk menjadi suami yang pantas untuk nya.


Akupun merasa itu rencana yang sangat sempurna, di saat aku di culik dan di sekap, aku baru menyadari jika aku tidak bisa apa-apa, aku sudah sering melawan manusia tangguh yang lainnya, tapi di saat aku bertemu dengan lelaki itu, bahkan dengan aura ya saja sudah bisa membuat ku ketakutan.


Aku tidak menyangka jika musuh istri ku sangat hebat, dan yang lebih parah nya lagi, ia adalah mantan kekasihnya dan sekarang ia ingin merebut rhaiza istri tercinta ku, aku baru mengetahui nya di saat aku baru siuman setelah di selamatkan.


Aku betul-betul tidak rela jika istri ku di rebut olehnya, walaupun aku tahu rhaiza hanya akan selalu mencintai ku, tapi rasa cemburu ini tak bisa di bendung, apalagi saingan ku sangatlah tangguh, aku betul-betul frustrasi di buatnya.


Jadi aku bertekat untuk menjadi lebih kuat lagi, agar bisa melindungi sesuatu yang sangat berharga bagi diri ku, bahkan lebih berharga dari nyawa ku ini, aku akan melindungi istri ku dari bayangan masa kelam ya itu.


Aku akan sabar menunggu sampai malam puncak bulan purnama.