
Rhaiza dan martin sudah sampai di restoran, mereka memesan makanan dan minuman yang banyak, lebih tepatnya sih rhaiza yang memesan makanan sebanyak itu.
Selagi mereka memesan mata pelayan wanita itu trus saja mencuri-curi pandang kepada martin, dan martin yang merasa di pandang cuma terlihat acuh tak acuh saja. Selagi menunggu pesanan mereka martin mulai membuka suara.
Beib.... " martin
Ya Honey...." rhaiza yang menjawab tanpa mengalihkan pandangan nya dari handphone nya.
2 hari ini kamu kemana aja sih.??? Martin
Aku ada urusan beib " jawab rhaiza yg masih sibuk dengan handphone nya.
Aku udah 2 hari nga ketemu kamu loh beib, tapi kamu sepertinya lebih rindu dengan handphone mu beib" martin yang mulai ngambek karena di cuekin trus
Jangan ngambek dong beib, aku hanya lagi mengurus sesuatu aja ko" jawab rhaiza yg sudah menyimpan handphone nya.
Aku tau kamu nga ada rasa sama aku beib, tapi aku tidak akan menyerah untuk merebut hati mu. " batin martin
Tak lama kemudian makan yang mereka pesan tiba, mereka pun mulai memakannya dengan hikmat tampak ada pembicaraan sehabis makan mereka langsung pulang karena rhaiza memberi alasan bahwa dirinya masih sangat kelelahan.
Sebaiknya kita langsung pulang aja ya Honey, aku masih merasa kelelahan "rhaiza
Baiklah, aku akan membawa mu pulang, tapi apa kau yakin tidak apa-apa beib.??? Tanya martin dengan wajah cemas nya.
Aku baik-baik aja Honey, jawab rhaiza
Martin dan rhaiza pun keluar restoran dan langsung memasuki mobil dan pulang menuju apartemen rhaiza, sehabis mengantarkan rhaiza, martin pun langsung pamit pulang ke rumahnya.
Di dalam apartemen rhaiza sudah langsung bergegas mengganti gaun ya dengan pakaian yang lebih nyaman dan bebas untuk bergerak, rhaiza sudah melacak lokasi pusat markas black knight sewaktu di restoran tadi.
Rhaiza mengambil kunci mobilnya dan melajukan menuju tempat pasar malam, rhaiza memberhentikan mobilnya dan mulai menyusuri pasar malam tersebut, rhaiza mengecek handphone nya, terlihat di layar handphone nya sebuah peta dan lokasi GPS.
Ternyata kalian cukup pintar juga menyembunyikan markas kalian, siapa yang akan menyangka jika markas black knight ada di pasar malam dan lebih tepatnya di belakang rumah hantu. Rhaiza
Rhaiza berjalan dan mulai memasuki markas black knight, terlihat yang awalnya tempat yg biasa-biasa kini terlihat lumayan di mata rhaiza.
Lumayan juga markas mereka, ternyata mereka bersembunyi di ruang bawah tanah. Rhaiza.
Rhaiza terus menyusuri markas black knight dan mulai mendapati anak buah black knight. Anak-anak black knight merasa terkejut melihat seorang wanita cantik yang berada di markas mereka.
Hai cantik, apa yang kamu lakukan di sini " tanya anggota black knight
Aku ingin bertemu dengan bos utama kalian" jawab rhaiza
Untuk apa kamu ingin menemui ketua kami " tanya anggota yang lainnya
Kalian terlalu banyak bertanya dan aku tidak suka, itu membuat waktu ku terbuang percuma. Rhaiza
Dasar wanita gila, sepertinya kau harus di ajari sopan santun agar bisa berbicara dengan sopan. Anggota black knight
Sudah ku bilang jangan banyak bicara " rhaiza maju dan langsung meninju mulut anggota black knight yang terakhir bicara. Mulut anggota black knight langsung pica dan bersimbah darah, giginya juga sudah ada yang jatuh.
Melihat temannya yang di serang membuat anggota yang lain murka dan langsung menyerang rhaiza bersamaan. Rhaiza pun tak tinggal diam, rhaiza mulai menendang perut dan memukul tulang rahang serta mematahkan tangan dan kaki anggota black knight.
Cuma segini kemampuan kalian ??? Tanya rhaiza dengan tatapan miris