
Selamat membaca
Rhaiza dan hans kini tengah sibuk dengan masakan mereka, andrea yang juga sudah selesai membersihkan diri juga sudah ada di dapur, ia juga menawarkan diri untuk membantu rhaiza memasak untuk makan malam mereka semua.
Sayang....., kita akan membuat menu makan malam dengan apa...???" andrea yang bertanya sembari mengharuskan bumbu-bumbu yang akan di pakai rhaiza.
Kita akan membuat berbagai macam menu" jawab rhaiza yang masih sibuk dengan masakannya.
Ini sudah jam 7, tapi ibu belum kembali... " kini hans yang merasa khawatir dengan keberadaan ibu meyli.
Ibu baik-baik saja, setengah menit lagi dia akan kembali" jawab rhaiza tampa mengalihkan pandangannya dari masakan di depannya.
Setelah beberapa saat akhirnya masakan mereka jadi juga. Mereka memasak daging dan juga sefood, ada juga sayuran dan juga tidak lupa dengan makanan penutupnya.
Mereka semua sudah duduk di meja makan, tinggal menunggu ibu meyli kembali untuk makan malam bersama, dan sekitar beberapa menit sudah terdengar suara mobil memasuki bagasi, dan tak lama muncullah sosok wanita paruh baya yang terlihat sangat anggun dan mempesona, walaupun umurnya sudah tidak muda lagi, tapi pesona ibu meyli masih terlihat jelas.
Supraiseeeeeeeee...... " teriak mereka semua yang menyambut kedatangan ibu meyli
Astaga......." ibu meyli terlihat sangat terkejut dan sedetik berikutnya ia tersenyum bahagia karena melihat anak-anaknya sudah kembali bersamanya lagi, beberapa hari ini ibu meyli terlihat sangat kesepian dan juga sedikit khawatir kepada anak-anaknya, ia selalu saja menghubungi rhaiza dan yang lainnya, walaupun ibu meyli sudah di beri tahu sejak awal jika mereka akan pergi ke tempat yang tidak memiliki jaringan, ibu meyli tetap saja menghubungi anak-anak nya.
Aku merindukan kalian semua, kenapa anak-anak ku harus sibuk semua...???“ kini ibu meyli sedikit mengeluh karena kesibukan ke 2 anaknya itu, di tambah lagi dengan andrea dan juga ke 6 asisten yang selalu saja memiliki kerjaan di setiap waktu.
Ibu tenang saja, mulai saat ini rhaiza akan selalu ada untuk ibu" jawab rhaiza yang masih memeluk ibu meyli.
Bu...., ibu tenang saja, aku juga akan selalu ada dan tidak akan sibuk lagi" kini andrea yang meyakinkan mertua nya itu jika mereka kini mempunyai waktu luang yang banyak untuk ibu mereka.
Aku juga bu...., walaupun tak sesering rhaiza dan andrea, tapi hans akan mencoba membagi waktu untuk ibu" sambung hans yang memeluk ibu meyli dengan penuh kasih sayang
Kau jangan kerja terus, dan carikan ibu menantu yang cantik" jawab ibu meyli sambil memukul lemah tangan hans
Itu benar kaka ku, Sudah waktunya kaka mencari pendamping hidup" sambung rhaiza yang berdiri di samping ibu meyli
Aku belum kepikiran sampai kesana...., lagian menikah juga perlu calon ibuku sayang" jawab hans sembari memeluk ibunya lagi.
Apa kau mau ibu carikan wanita cantik untuk mu....????" ibu meyli bertanya dengan wajah penuh pengharapan
Itu tidak perlu ibu, ayo lah.... Ibu...., anak mu yang tampan ini sudah sangat lapar sekarang" hans mencoba mengalihkan pembicaraan yang membuatnya sakit kepala saja, sejujurnya hans tak pernah dekat dengan wanita selain adiknya rhaiza, hidup nya sangat dingin terhadap wanita dan dia hidup sebatang kara sebelum rhaiza mengangkatnya sebagai tangan kanan sekaligus sebagai saudara angkatnya dulu sewaktu di negeri kabaena.