
Selamat membaca
Kini di tangan rhaiza sudah ada beberapa tumpukan buku yang cocok untuk andrea pelajari, mulai dari yang dasar sampai ilmu sihir pertahanan dan menyerang,Ada juga jurus pedang dan berbagai ilmu bela diri yang di berikan oleh rhaiza.
Rhaiza menempatkan buku-buku itu di atas meja dan menyuruh andrea membacanya, setelah memahaminya andrea harus mempraktekkanya.
Sayang, apa kau yakin menyiruhku membaca semua ini" tanya andrea
Tentu, itu masih sebagiannya saja" jawab rhaiza
Apa maksud mu sebagian saja sayang, jangan bilang masih ada yang lainnya lagi" tanya andrea dengan raut wajah yang menyedihkan
Berhenti memasang raut wajah jelek mu seperti Itu, aku akan keluar dan akan kembali melihat kemajuan mu dalam beberapa hari lagi" rhaiza mengecup bibir andrea dan berniat kembali, tapi andrea tidak membiarkannya pergi begitu saja, ia menahan belakang kepala rhaiza dan memperdalam ciuman ya.
Sayang, kau akan muncul beberapa hari lagi, kau harus memberikan aku sedikit suntikan vitamin untuk suami mu ini" goda andrea
Kau hanya alasan saja" balas rhaiza dan berdiri meninggalkan andrea.
Kau tidak akan mendapatkan vitamin itu dalam jangka waktu yang lama, aku akan menyenangkan mu jika kau sudah bisa menguasai semua yang ada di buku itu, apa kau mengerti suami ku" rhaiza berjalan keluar dengan sedikit tersenyum
Andrea hanya memasang raut wajah bego ya dan sedikit pasrah,
Aku harus puasa lagi deh " gerutu andrea
Kini andrea sudah membuka buku satu persatu dan membacanya, raut wajahnya sangat serius membaca setiap jurus-jurus itu, ia sesekali keluar ruangan untuk mempraktekkanya, setelah dia rasa bisa menguasainya ia akan pindah ke buku yang lainnya, ia juga mencoba mempraktekkanya ilmu bela diri dan jurus pedang, itu ia lakukan terus menerus.
.....
Tuan..... " sang asisten mencoba membuka suara
Ada apa" jawab bima
Apa tuan tidak ingin menjelaskan kepada nona rhaiza" tanya sang asisten
Itu tidak perlu, aku juga bersalah pada nya" jawab bima
Tapi itu tidak sepenuhnya kesalahan tuan" jawab sang asisten
Ini bukan menyangkut salah atau tidaknya, tapi ada tujuan yang lebih penting dari itu" bima mencoba menjelaskan
Apakah tuan akan merelakan hidup tuan sendiri" tanya sang asisten dengan raut wajah khawatir
Tidak ada jalan lain, itu semua hanya bisa terjadi jika nyawa ku yang menjadi pertukaran nya" jawab bima
Kita harus merebut pedang matahari tuan, dengan begitu nyawa tuan bisa terselamatkan dan tuan bisa lepas dari makhluk itu" sang asisten mencoba mencari solusi yang lain
Itu sudah tidak perlu lagi, kini semuanya sudah terlambat, hanya dengan kekuatan mereka yang bisa menyegel makhluk itu" jawab bima
Sudahlah, kau tidak usah khawatir, aku sudah hidup cukup lama, aku juga sangat ikhlas jika aku mati demi menyegel makhluk itu. Semuanya bisa di segel dengan menggunakan kekuatan mereka, walaupun nyawa ku akan menghilang, itu tetap sepadan" bima menghela napas, ia berdiri dan berjalan ke mobil, kini mereka akan kembali ke kediamannya
Sungguh tuan ku orang yang sangat baik, andai saja kesalahan itu tak pernah terjadi, mereka pasti akan bahagia " batin sang asisten