Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 60


Selamat membaca


Martin duduk dan memperhatikan rhaiza yang sedang sibuk membuatkannya minuman, ketika rhaiza bertanya sambil memberikan minuman di depan martin, itu membuat martin merasa kalau rhaiza masih marah kepadanya.


Beib, aku mohon maafkan aku" sesak martin sambil bersujud di hadapan rhaiza dan menggenggam tangan rhaiza


Bangunlah, aku tak marah pada mu" rhaiza berbicara sambil mencoba menenangkan martin, rhaiza tau kalau martin sangat terpukul Sepeninggalannya.


Kalau kau tak marah pada ku, kenapa kau meninggalkan ku ??? “ tanya martin


Aku mempunyai urusan di negara ini" jawab rhaiza


Kau menghilang beib dan tak mengabari ku" jawab martin yang masih setia bersimpuh di hadapan rhaiza yang sedang duduk di sofa


Itu karena rhaiza sudah tak ingin berhubungan dengan mu lagi" jawab andrea yang tiba-tiba masuk dan membuat martin terkejut dengan kehadirannya


Siapa kau.??? Dan kenapa kau seenak jidad mu masuk di apartemen kekasih ku" tanya martin


Siapa yang kau sebut kekasih mu???" tanya andrea yang sudah berada di depan martin dengan tatapan membunuhnya


Tentu saja wanita yang ada di depan ku" jawab martin yang balik menatap andrea dengan tatapan membunuh yang sama


Wanita yang kau hianati lebih tepatnya" jawab andrea


Itu bukan urusan mu, itu adalah urusan pribadi ku bersama kekasih ku" jawab martin


Berhenti menyebut rhaiza kekasih mu, karena dia adalah wanita ku" jawab andrea


Lebih baik kalian berdua diam " perintah rhaiza dengan aura yang sangat suram


Kalian berdua bukan siapa-siapa ku, jadi jangan membuat ku pusing" rhaiza berbicara sambil memijat pelipisnya


Apa kau sakit beib" tanya martin yang mulai duduk di hadapan rhaiza sambil menangkup muka rhaiza


Aku baik-baik saja, hanya kelelahan karena di rumah sakit hari ini banyak pasien'" jawab rhaiza


Kau sungguh membuat ku marah" teriak martin sambil mencoba melayangkan tinjunya ke arah andrea


Kau yang membuat ku lebih marah dan ingin membunuh mu" jawab andrea sambil mwnghalau tinju yang dilayangkan martin


Sudah aku bilang, aku bukan milik kalian, lebih baik kalian pulang, aku mau istirahat" perintah rhaiza sambil berdiri dan melangkah ke arah kamar tidurnya, tetapi sebelum sampai di kamar tidurnya rhaiza berbalik dan berbicara.


Satu hal lagi, aku tak ingin mendengar kalian berdua berantem di sini dan juga di luar, jika aku mendengarnya, kalian berdua akan tau akibatnya" peringatan rhaiza ke andrea dan juga martin


Andrea dan juga martin saling menatap dengan tatapan ingin saling melenyapkan. Rhaiza yang masih berdiri di atas tangga hanya menghela napas kasarnya saja melihat kedua lelaki yang sedang memperebutkannya.


Lebih baik aku tidur saja" rhaiza melanjutkan langkahnya dan memasuki kamar tidurnya.


Lebih baik kau pulang saja" andrea yang menyarankan martin untuk pulang


Apa hak mu mengusir ku" jawab martin


Karena aku tinggal di sini, dan kau mengganggu waktu istirahat kami" jawab andrea dengan senyum kemenangan


Apa kau fikir aku akan percaya kepada manusia seperti mu" jawab martin dengan muka memerah menahan marah


Terserah kau mau percaya atau tidak, tapi itulah kebenarannya, kau sudah mengecewakan rhaiza dan jangan harap aku akan membiarkan mu mendekatinya lagi " peringatan andrea


Andrea berjalan ke arah kamar tidur rhaiza dan ketika sudah menaiki tangga andrea berbalik dan menatap martin dan berbicara


Jangan lupa menutup pintunya" andrea



Silahkan mampir di karya ke 2 autor