Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 32 Akhir nadia


Selamat membaca


Saat ini rhaiza sudah selesai kuliah, karna jam masih menunjukan pukul 2 siang, akhirnya rhaiza memutuskan untuk berbelanja bersama salsa ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota A.


Sa, gimana kalau kita ke moll aja, aku bosan kalau harus balik ke apartemen " ajak rhaiza


Ayuk.... Dengan senang hati, aku juga lagi bosen nih" jawab salsa dengan antusias


Rhaiza dan salsa pun berangkat menuju pusat perbelanjaan dengan menggunakan mobil salsa, tetapi ketika mobil mereka berhenti di persimpangan jalan, dengan penglihatan rhaiza yang tajam rhaiza bisa melihat seorang bapak yang sedang berjalan sambil melamun dan hampir tertabrak mobil jika rhaiza tidak cepat keluar mobil dan menyelamatkan bapak tersebut.


Kenapa orang tua itu tidak berhenti berjalan dan malah melamun, batin rhaiza.


Sa .. Kamu tunggu aku di mobil yah,, aku mau ngurus sesuatu dulu" rhaiza sambil membuka pintu mobil dan berlari menuju bapak tersebut


Ketika bapak itu sudah hampir ke tengah jalan, dan mobil juga berjalan menuju arah bapak tersebut rhaiza langsung menarik tangan bapak tersebut


Astaga...... " teriak orang-orang yang ada di tempat penyeberangan


Kenapa bapak berjalan sambil melamun" teriak rhaiza kepada bapak tersebut


Maaf nak, bapak tidak sadar jika ini bukan lampu merah, terima kasih karna sudah menolong bapak. Jawab bapak tersebut


Apakah bapak ada masalah ??? Tanya rhaiza sambil mengajak si bapak duduk di salah satu bangku trotoar.


Ya maklum lah nak, bisnis bapak lagi di ujung tanduk, dan bapak lagi ingin menjual perusahaan yang bapak punya. Jawab si bapak


Berapa harga untuk perusahaan bapak ??? Jika harga nya cocok mungkin saya akan tertarik" rhaiza


Tiba tiba klakson mobil salsa berbunyi, dan memanggil rhaiza untuk naik ke mobil, rhaiza pun hanya memberikan kartu nama nya untuk bapak itu hubungi.


Karna saya lagi terburuk buru, saya akan meninggalkan kartu nama saya, silahkan bapak menghubungi saya untuk bertemu di lain hari untuk membicarakan masalah perusahaan bapak. "rhaiza sambil menyodorkan kartu nama nya


Baik nona, ini kartu nama saya juga" bapak itu juga memberikan kartu namanya


Rhaiza dan salsa pun melanjutkan perjalanannya ke pusat perbelanjaan di kota A. Mereka berdua berbelanja dan bermain sambil bercanda dan tertawa tanpa beban sedikit pun..


.......


Aku harus bersiap siap ke makas dulu, nadia pasti sudah tak sabar untuk menungguku" rhaiza


Rhaiza mandi dan mengganti bajunya, mengambil kunci mobil dan langsung menuju markas black knight. Sesampainya di markas hans langsung menyambut adik ke sayangannya itu.


Hai ka.... " sapa rhaiza ke hans yang sudah menunggu ya.


Hai adik kesayangan ku" jawab hans


Apa hadiah ku sudah ada.??? " tanya rhaiza


Hadiah mu sudah menunggu dari tadi pagi" jawab hans sambil mengelus kepala rhaiza dengan sayang


Kaka menyiapkan ya lebih awal dari perkiraan ku" rhaiza


Rhaiza masuk ke ruangan penyiksaan dan melihatnya nadia dalam kondisi yang sangat kacau.


Hai nadia.... " rhaiza


Dasar kau wanita j*****, aku akan membalas mu" teriak nadia


Kau bisa membalas ku jika kau masih punya nyali untuk itu " rhaiza


Kau menyuruh mereka untuk mempeemalukan ku bukan, maka aku akan melakukan hal yang sama untuk mu" rhaiza sambil berjalan mendekat ke nadia yang sedang terikat di kursi tanpa busana.


Aa.. Pa ya yang mau kau lakukan pada ku" tanya nadia


Aku hanya ingin mempercantik wajah mu saja" jawab rhaiza santai


Rhaiza mulai melakukan aksinya, rhaiza mulai melukis di setiap inci wajah nadia, nadia yang dib perlakuan begitu hanya menangis dan merintih menahan sakit.


Kau terlalu berisik, aku tidak suka itu" rhaiza langsung memotong lidah nadia, rhaiza juga membuat seluruh tubuh nadia lumpuh dengan memutuskan setiap urat dan saraf nadia.


Setelah melakukan aksinya nadia meminta anggotanya untuk membersihkan setiap Sidik jari dengan benar dan membuang tubuh nadia di tengah taman.


Tugas ku yang pertama selesai...