Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 24 Kembali ke kediaman


Karna semuanya sudah ada di tangan ku maka aku akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi kewajiban ku untuk memusnahkan anggota aliansi ilmu hitam." dalam hati rhaiza


Apa kalian akan tetap tinggal di hutan ini atau kalian semua ingin mengikuti ku ???" Tanya rhaiza


Kami akan mengikuti putri misra dan membantu putri untuk memusnahkan aliansi hitam tersebut "jawab mereka serentak


Baiklah kalau begitu, kalian bisa masuk ke kalung dimensi milikku" perintah rhaiza


Tapi sebelum kalian semua mengikuti ku aku ingin kalian tidak memanggil ku dengan panggilan putri " rhaiza


Jadi kami harus memanggil dengan sebutan apa putri??? Tanya si rubah putih


Kalian semua bisa memanggil ku dengan nona rhaiza sja" jawab rhaiza


Baik nona "jawab mereka serentak tampak membantah


Kalian semua bisa masuk sekarang di dimensi milik ku" perintah rhaiza


Mereka semua langsung masuk di dimensi rhaiza, rhaiza pun langsung keluar dari hutan tersebut dan memasuki mobil Ferrari nya dan meninggalkan hutan, rhaiza memacu mobilnya menuju ke apartemen kecilnya.


Sesampainya di apartemen nya rhaiza langsung mandi dan bersiap-siap menuju alam mimpinya. Rhaiza tertidur dengan sangat lelapnya.


.....


Sedangkan di bandara internasional kota A terlihat sosok pria yang termaksud dalam golongan pria tampan. Mempunyai fitur wajah yang tampan tapi terkesan lebih manis, sosok itu adalah Rio sang mantan rhaiza, Rio baru pulang dari kota B dalam urusan bisnis nya.


Akhirnya aku bisa kembali setelah 2 bulan lamanya mengurus kerjaan, aku akan menemui sayang, tunggu aku " Rio berbicara sendiri


Yang Rio tidak ketahui kalau rhaiza yang sekarang bukan lagi rhaiza yang lugu dan sederhana, tapi rhaiza yang sekarang adalah seorang jiwa yang sangat acuh dan juga modis dan paling mencintai kemewahan.


........


Rhaiza sudah bangun dari tidurnya, rhaiza melihat jam di dinding menunjukkan pukul 7 malam, rhaiza langsung bangun dan mengecek handphone nya, terdapat sekitar 50 lebih panggilan dari martin, belum lagi semua pesan yang dia kirim. Rhaiza langsung menelepon martin agar ia berhenti mengkhawatirkan dirinya.


Hallo Honey...." rhaiza


Hallo baiby, kau dari mana saja.??? Apa yang kau lakukan.??? Apa kau baik-baik saja??? Tanya martin dengan khawatir nya


Syukurlah kalau kau baik-baik saja beib, sungguh aku sangat khawatir, 2 hari ini kau tidak bisa ku hubungi " jawab martin dengan nada pelan sambil menghembuskan nafas


Aku ada urusan mendadak dan lupa membawa handphone," alasan rhaiza yang sedikit berbohong


Sekarang kau ada di mana beib.??? Tanya martin


Aku di apartemen beib, kenapa ??? Tanya rhaiza


Aku akan menjemput mu, sebaiknya kita makan malam di luar" ajak martin


Tentu beib, kalau begitu bersiap-siap dulu ok" rhaiza


Ok Honey " martin


Rhaiza mematikan handphone nya dan langsung memasuki kamar mandi, rhaiza mandi cuma membutuhkan waktu 15 menit, rhaiza langsung memilih pakaian yang akan di kenakan nya



Rhaiza memakai gaun hitam selutut, rambutnya yang coklat dia biarkan tergerai biasa saja, memakai tas jinjing hitam yang selaras dengan bajunya, rhaiza terlihat sangat cantik dan anggun.


Maerin sudah sampai di depan apartemen rhaiza, martin pun menelepon rhaiza dan memberitahukan kalau dia sudah sampai.


Hallo beib, aku sudah ada di depan nih " martin


Ok... Tunggu sebentar Honey" rhaiza pun turun untuk menemui martin


Terlihat martin yang sudah menunggu ya di samping mobilnya, martin terlihat tampan dengan pakaian yang santai serta topi yang bertengkar indah di kepalanya.


Hai Honey... " sapa rhaiza dengan tersenyum manis



Baju yang di kenakan martin