Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Patr 23 Menemukan pusaka kakak


Rhaiza yang senang karna mendapatkan kekuatan baru tersebut melompat-lompat dengan girangnya. Rhaiza tidak sadar kalau ia sudah 2 hari di hutan tersebut.


Para hewan penjaga datang dan mengucapkan salam kepada putri rhaiza.


Salam kepada yang mulia putri misra " mengucap salam sambil memberikan hormat


Kuterima salam kalian" jawab putri misra


Selamat kami ucapkan untuk putri karena bisa menyerap energi bulan" jawab sang singa merah


Aku juga heran, ini pertama kalinya aku bisa menyerap energi bulan" bingung putri misra


Itu karna di hutan ini ada pedang bulan putri, pedang peninggalan yang mulia putri ifa, pedang itulah yang kami jaga." Jawab sang singa biru.


Jadi begitu, sudah berapa lama aku di hutan ini." tanya putri misra


Putri di hutan ini sudah 2 hari putri" jawab sang rubah putih


Baiklah, pimpin aku ke tempat peninggalan kaka ku " perintah putri misra


Silahkan putri mengikuti kami" jawab sang singa biru


Rhaiza berjalan menuju tempat peninggalan kakaknya di pimpin binatang peliharaan nya. Sesampainya di sana rhaiza melihat dinding mantra sihir di dalam area hutan bagian dalam.


Kenapa di sini ada dinding pelindung sihir" putri misra


pelindung ini di pasang oleh kedua kakak putri untuk melindungi peninggalannya." Jawab sang rubah berwarna hitam.


Itu terjadi setelah putri di nyatakan meninggal, kedua kaka putri tidak membantah berita tersebut, tpi kaka putri juga mengetahui jika roh putri misra melintasi ruang dan waktu sehingga sampai ke sini putri.


Dari situ pula kedua kaka putri menyegel kami beserta benda pusaka milik mereka dan menyatukan kekuatan mereka untuk mengirim benda pusaka milik mereka kepada putri dan berpesan jika " ketua dari penganut ilmu sihir hitam juga melintasi ruang dan waktu menyusul putri untuk mengambil pusaka kalian bertiga." sang singa merah bicara dengan serius


Putri ifa bilang jika putri harus bisa mengalahkan ketua ilmu hitam dengan menyatukan benda pusaka milik kalian. Dengan hanya menyatukan ya putri bisa mengalahkan ya." rubah putih


Sebaiknya putri misra segera membuka segel sihir tersebut dan mengambil ke 2 benda pusaka peninggalan kaka putri" sang singa mengingatkan


Baiklah, " putri misra


Rhaiza pun membaca mantra sihir untuk mematahkan sihir pelindung tersebut, tak butuh waktu lama untuk mematahkan ya.


Rhaiza memasuki hutan kecil di mana peninggalan kalanya berada, dari jauh rhaiza dapat melihat pedang yang tertancap di tengah-tengah batu besar, pedang tersebut berwarna biru dan di selimuti cahaya biru juga, di bagian gagangnya terdapat ukiran bulan.


Pedang ini adalah pedang kakak ku putri ifa, putri ifa adalah seorang jenderal dan pemegang kunci gerbang memasuki wilayah gunung batu sangia, bisa di bilang kalau putri ifa adalah penguasa gunung batu sangia.


Di samping pedang bulan terdapat terdapat kunci sebagai tanda penguasa gunung batu sangia. "sebenarnya apa yang terjadi, kenapa ke dua benda milik putri ifa di berikan kepada ku" rhaiza bertanya - tanya dalam hati


Tak jauh dari situ pula terdapat cincin penguasa negri kabaena bagian selatan milik putri rina, cincin penguasa lautan.


Dan milikku sendiri adalah kalung dimensi yang menandakan penguasa kabaena bagian barat" rhaiza


Kini semuanya menyatu di tangan ku