
Selamat idul adha, mohon maaf lahir batin
Millen dan Mark mulai melakukan tugasnya dengan mengontrol setiap sisi tv di rumah itu, belum lagi untuk memasuki pintu gerbang harus menggunakan kartu identitas pribadi yg di buat khusus oleh mereka, sehingga tidak ada yg bisa mencoba masuk.
Ketika sedang asyik melihat kerja millen dan Mark, tiba tiba handphone rhaiza berbunyi, dan ternyata yang menghubungi adalah orang yg di tolong rhaiza waktu di lampu merah.
Hallo " rhaiza
Ya Hallo nona, ini dengan saya pak Bima yg tempo hari nona tolong" pak bima
Ah iya pak Bima ada apa.??? “ rhaiza
Apa kita bisa bertemu nona " pak Bima
Tentu, kita ketemu di kantor pak Bima saja, nanti pak Bima bisa krim alamatnya" rhaiza
Baik nona" pak bima
Rhaiza meninggalkan millen dan Mark, rhaiza berjalan keluar ruangan rahasia tersebut dan menuju ruang tengah, rhaiza ingin mengajak stev untuk membeli perusahaan pak Bima.
Stev, sebaiknya kau bersiap-siap dan temani aku ke luar, ada yg harus kita kerjakan " rhaiza
Baik nona" jawab stiv
Rhaiza naik ke lantai 3 rumahnya di mana kamarnya berada, rhaiza memulai ritual mandi dan memilih milah pakaian yang akan ia kenakan dan pilihannya jatuh pada kemeja putih polos dan celana panjang coklat, terlihat sederhana tetapi elegan.
Pakaian rhaiza
Rhaiza berjalan keluar kamar dan memasuki liff pribadi, keluar dari liff terlihat stiv sudah siap menunggu ya.
Ayo stiv kita jalan" ajak rhaiza
Baik nona" jawab stiv
Rhaiza dan stiv berjalan ke luar rumah menuju parkiran, memasuki mobil stev mulai menyalakan mesin dan menuju kantor pak Bima, tak butuh waktu lama untuk sampai ke kantor dan itu hanya memakan waktu 30 menit saja. Sesampainya di kantor terlihat pak Bima sudah menunggu kedatangan rhaiza.
Selamat siang juga pak bima" sapa balik rhaiza sambil tersenyum ramah
Mari kita langsung ke kantor ku saja nina " pak bima
Baik lah , silakan pak Bima pimpin jalannya" rhaiza
Pak Bima membawa rhaiza dan stiv ke ruangan pribadinya atau biasa di sebut ruangan presdir/CEO, memasuki liff dan memencet tombol 25 lantai paling atas.
Sesampainya di ruangan, pak Bima langsung mempersilahkan rhaiza dan stiv duduk sembari pak Bima membuatkan minuman ya.
Silahkan nona rhaiza duduk dan juga asisten nya.??? " pak bima
Terimakasih dan dia adalah tangan kanan ku, namanya stiv" rhaiza
Oh.., silahkan tuan stiv, saya permisi sebentar untuk membuatkan nona dan tuan minuman. "pak bima
Silahkan di minum nona rhaiza dan tuan stiv" pak bima
Terimakasih atas minumannya." rhaiza
Tujuan saya menghubungi nona rhaiza adalah ingin membahas masalah perusahaan yang ingin z jual ini nona" pak bima
Ya, saya sudah tau itu, jadi berapa harga yang pak Bima tentukan" tanya rhaiza to the point
Saya sudah melacak kenapa dan mengapa perusahaan pak Bima bisa bangkrut, belum lagi penawaran yang orang lain berikan kepada pak Bima sangat kecil terhadap perusahaan pak Bima" stiv
Ya itulah mengapa saya menghubungi nona rhaiza, saya yakin nona pasti akan memberikan saya harga yang lebih pantas" pak bima
Saya akan membeli dengan harga 5 milyar, saya rasa itu lebih baik dari pada yang perusahaan lain tawarkan kepada pak bima" rhaiza
Saya setuju dengan harga itu, sebagian saingan saya memaksa dengan harga 3 milyar. Jawab pak bima
Kalau begitu mari kita selesaikan prosedurnya. " rhaiza
Menyelesaikan prosedur dan menandatangani semua berkas, setelah semua selesai rhaiza langsung mentransfer uang sebesar 5 milyar kepada pak Bima. Rhaiza dan stiv pun meninggalkan perusahaan dan kembali ke kediaman istana mereka.