Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 13


Rhaiza masih berkutat dengan laptopnya. Jari-jari lentiknya terus saja menari. Tapi kini tujuannya adalah membobol akun bank milik para pejabat negara yang korupsi. Rhaiza sudah terlebih dahulu meretas dan menemukan bahwa di negara ini ada banyak pejabat yang korupsi dan menyengsarakan rakyat.


Rhaiza hanya mengambil uang para korupsi masing-masing 2 milyar saja dari 10 koruptor tersebut. Rhaiza langsung mentransfer uang tersebut ke rekening dunia miliknya tampa meninggalkan jejak sedikit pun.


"akhirnya selesai. Pundi-pundi rupiah ku akhirnya bertambah. Rhaiza berbicara sendiri dengan girangnya karena berhasil menambah Pundi-pundi rupiahnya.


" sebaiknya aku tidur. Dan besok bersiap untuk memulai bisnis " Rhaiza pun menyimpan laptop nya dan langsung merebahkan dirinya di kasur.


"sepertinya aku juga harus membeli rumah baru. Aku kurang menyukai tempat ini. Jangan lupa kalau putri Misra adalah seorang putri yg sangat menyukai kemewahan. Tapi tidak membuat putri Misra sombong. Putri Misra hanya menyukai benda yang berkilau saja. Makanya di kalung dimensinya banyak batu-batu berharga serta tumpukan emas dan juga benda-benda yang terbuat dari giok dan batu mulia lainnya. Perhiasan nya pun sangat banyak dan mewah.ia pun tertidur dengan lelapnya.


Pagi pun menjelang. Rhaiza bangun dan langsung ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menyikat giginya. Seperti biasa. Rhaiza akan berolahraga terlebih dahulu untuk menguatkan fisiknya.



Baju yg di kenakan rhaiza


Rhaiza melakukan lari pagi selama 1 jam dan tak lupa berlatih pedang dan sihir yang di milikinya di dalam dimensi nya.


Sehabis olah raga rhaiza memasak dan memakan makanannya dan bersiap mandi untuk ke kampus.


Skip sesudah mandi



Baju yg di kenakan rhaiza ke kampus


Rhaiza hari ini tampil feminim. Rhaiza memakai atasan putih berlengan dan memakai rok hitam brokat. Rambut panjang coklat nya ia biarkan tergerai."sempurna" rhaiza pun berjalan keluar apartemen dan menunggu taksi untuk ke kampus.


Skip kampus


Rhaiza turun dari mobil dan berjalan di lorong kampus. Tapi tiba-tiba sja rhaiza di hadang oleh nadia.


"hai ******" sapa nadia sambil melihat rhaiza dengan meremehkan


"yang ****** itu siapa ??? Aku atau kamu.??? Jawab rhaiza dengan santai nya


" bukan urusan kamu....!!!, aku mau berubah atau tidak itu urusan ku. Dan satu hal lagi. aku nga mau lagi sama laki-laki brengsek kaya Roy. kamu ambil aja. kamu kan sampah jadi kamu pasti ngambilnya yang bekas kan. Rhaiza berbicara sambil menatap Nadia dengan jijik.


" dasar ******awas lo" nadia mengangkat tangannya untuk menampar rhaiza.


Plak....


Suara tamparan sudah terdengar. Tapi bukan berasal dari pipi rhaiza. Melainkan suara tamparan itu berasal dari pipi nadia.


"jangan harap aku akan diam lagi disaat kamu mengusik hidup ku. Karena sekarang aku bukan Rhaiza yang kamu kenal lagi. Jadi saran gue kamu harus berhati-hati karena apa yang kamu lakuin ke aku selama ini akan ku balas." Rhaiza langsung berjalan ke kelas dan memulai pelajaran yang dosen berikan.


........


Sekarang Rhaiza sudah di cafe tempat pak Andi. Rhaiza sedang melihat-liat struktur dan bangunan cafe tersebut. Cafe ini terdiri 2 lantai.


" kenapa cafe ini bapak mau jual??? Tanya rhaiza


" saya lagi membutuhkan uang yang banyak. Istri saya sakit dan anak saya masih kuliah di luar negeri. Itu semua membutuhkan dana yang sangat banyak"jawab pak andi


"baik lah sebaiknya kita menandatangani surat jual belinya sekarang. Tapi aku tetap ingin pak andi tetap menjalankan cafe ini sebagai manajer. Apakah pak andi mau.???


" apakah nona rhaiza serius??? Tanya pak andi dengan penuh harap


"ya.. Aku serius. Aku belum bisa mengurus cafe ini karena aku masih sibuk dengan penyusunan skripsi ku"


"terima kasih karena nona rhaiza sudah mau mempekerjakan saya. Jujur saja saya masih belum bisa melepaskan diri dari cafe ini. Bagi kami cafe ini adalah segalanya bagi keluarga kami. Tapi walaupun sekarang saya bukan lagi pemiliknya tapi saya masih bisa bekerja di sini itu sudah lebih dari cukup. "curhat pak andi.



Jangan lupa mampir di karya ke 2 autor yah...


Aku butuh dukungan kalian dengan cara like, komen, vote dan tipsnya.


Kamsahamida and sarangeo