Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 116


Selamat membaca


Mendengar jawaban kaisar iblis membuat rhaiza bertambah bingung, apa yang terjadi antara kaisar iblis dan nenek moyang mereka dulu, ini sudah 1000 tahun yang lalu, dan dia masih menyimpan dendam sebesar ini.


Monster ada di hatimu, itu karena dendam dan kebencian ada di hati mu, jadi jangan salahkan orang lain" jawab rhaiza dan berbalik kembali ke tempatnya tapi di hentikan oleh kaisar iblis.


Tunggu..... " cegat kaisar iblis, rhaiza berbalik dan menatap bola mata merah semerah darah itu, seakan meminta jawaban kenapa ia mencegahnya.


Kau sedang mengandung....." kaisar iblis menatap perut datar rhaiza dengan senyum penuh tanda tanya,


Andrea dan hans yang melihat arah tatapan kaisar iblis langsung maju kedepan dan menghalangi tatapan kaisar iblis agar tak bisa melihat rhaiza lagi.


Jauhkan tatapan menjijikan mu itu dari istri ku" andrea menatap sengit kaisar iblis


Manusia kotor seperti mu tak pantas menatapnya " sambung hans lagi


Hmmmm..." kau mewarisi darahnya " kaisar iblis menatap andrea dengan permusuhan


Darah mu mengalir darah seseorang yang paling aku benci, dan kini kaupun masih bersama dengan titisannya setelah 1000 tahun, sungguh cinta kalian luar biasa. " kaisar iblis menjeda kata-katanya dan melanjutkannya lagi


Dulu aku sempat memisahkan kalian, walaupun aku harus terluka dan terkurung selama 1000 tahun, siapa sangka di saat ini rengkarnasi kalian sudah bersatu dan akan memiliki 2 orang bayi" gumam kaisar iblis, seakan ia berbicara dengan seseorang yang pernah ia lawan dulu.


Dasar sinting..... " rhaiza langsung meninggalkan kaisar iblis dan di ikuti oleh hans dan andrea di belakangnya


Sepeninggalan rhaiza dan 2 lelaki yang selalu mengikutinya, kaisar iblis mengeluarkan pasukannya dan ia mulai menyusun pasukannya itu


Rhaiza yang sudah sampai langsung duduk di kursi singasana yang di keluarkan dari dimensinya, ia memperhatikan setiap detail apa yang dilakukan kaisar iblis


Dia belum mengeluarkan pasukannya, ia hanya menganggukan anggota pribadi bima, dasar brengsek, apa mau dia sebenarnya.


Terompet dan gendang berbunyi menandakan perang akan segera di mulai, andrea dan hans maju untuk berhadapan dengan kaisar iblis di tengah-tengah pertempuran.


Sebaiknya kau menyerah saja, karena kami tidak akan hanya mengurung mu, tapi juga memusnahkan mu " andrea masih berdiri di atas burung elang dan di dampingi oleh hans yang memakai kuda bersayap berwarna hitam, itu adalah hewan spiritualnya.


Kau fikir bisa menghancurkan ku.....??? Kau terlu banyak bermimpi anak muda..." jawab kaisar iblis yang juga menunggangi singa hitam bersayap.


Setelah pembicaraan itu, mereka mundur dan siap melakukan penyerangan, itu di mulai dari pasukan iblis, mereka maju berjejer dengan membawa senjata besar dan bersiap menembakan kearah pasukan andrea dan hans.


Lepaskan..... " perintah kaisar iblis dan shuuuut..... Bom......., suara ledakan yang menghancurkan, debu berterbangan sehingga tak dapat melihat apa yang terjadi, setelah beberapa saat, debu mulai menipis dan memperlihatkan keadaan pasukan andrea dan hans masih berdiri tegak tak ada tanda-tanda jika mereka terkena tembakan rudal, hanya tangan andrea yang terangkat entah apa yang ia lakukanlan


Hmmmmm, kalian lumayan juga, perisai cahaya...., aku tak menyadarinya jika kau sudah membangkitkan garis keturunan menjijikan itu" gumam kaisar iblis.