Perjalanan Rhaiza

Perjalanan Rhaiza
Part 29 Rencana untuk nadia


Rhaiza sudah siap dengan pakaiannya untuk ke kampus, tapi sebelum itu rhaiza mnelvon hans untuk membawa nadia ke markas malam nanti.


Hallo ka.... " rhaiza


Ia sayang ada apa.??? Tanya hans dengan suara lembut nya.


Aku ingin kaka membawa nadia ke markas malam ini, aku ingin memberikan hadiah untuknya." jawab rhaiza


Ok sayang, apapun untuk adik ku tersayang ini. "jawab hans


Hans yang mendapat tugas dari adik tersayang ya langsung menghubungi nadia untuk mengajak ya ketemuan, nadia yang sudah beberapa hari ini sudah sangat penasaran dengan kondisi rhaiza pun langsung menyutujui untuk bertemu.


Hallo....." hans


Kalian kemana saja.??? Beberapa hari ini kalian tidak bisa ku hubungi." nadia


Kami sudah menjalankan tugas kami, tapi kami rasa lebih baik nona memberikan pelajaran terakhir agar dendam nona terbalaskan dengan sempurna" jawab hans


Kamu betul juga, aku sudah tidak sabar untuk itu, " nadia


Aku akan menjemput nona sekarang juga jika nona bersedia" hans memberikan saran


Kau bisa menjemput ku sekarang, aku sungguh tidak sabar lagi untuk melihat gadis menjijikan itu menderita" nadia yang langsung setuju tampak ada rasa curiga


Hans yang mendengar itu pun tersenyum, hans mematikan telvon ya dan mulai melakukan aksinya.


Dasar wanita bodoh, kau mencari lawan yang salah dengan mengusik iblis berwujud dewi itu. " hans bergumam sendiri.


Hans menjalankan mobil ya menuju tempat yang di sepakat oleh nadia, nadia tidak ingin di jemput di rumahnya, takut jika orang tuanya tau kelakuan ya.


.......


Rhaiza yang sudah bersiap-siap pun keluar apartemen dan ingin berjalan ke parkiran tetapi langkahnya terhenti karna melihat sosok seorang pria yang sangat di cintai ya dulu dengan tulus.


Mau apa brengsek itu ke sini" dalam hati rhaiza


Kenapa rhaiza makin cantik saja dan dia juga seperti berbeda dari biasanya" dalam hati rio


Apa yang kau lakukan di sini" tanya rhaiza dengan tatapan dinginnya


Aku ingin meminta maaf pada mu, selama ini kau tak mau mengangkat telvon ku " jawab rio


Jika aku tak mengangkat telvon mu itu tanda aku sudah melupakan mu." jawab rhaiza


Tidak mungkin, aku tau kau berbohong padaku, kau sangat mencintai ku za, aku tau itu. " rio


Ya... Itu memang benar, aku sangat mencintai mu dengan setulus hati ku, tapi apa yang kau berikan pada ku sebagai balasan cintaku ??? Kau berselingkuh dengan sahabat ku Rio" rhaiza berbicara sambil meneteskan air matanya.


Sial, kenapa aku menangis, apa ini jiwa rhaiza yang asli, kau bodoh rhaiza, kenapa kau menangis lelaki brengsek sepertinya. " batin rhaiza


Maafkan aku za, aku tidak serius bersamanya, nadia yang terus saja menggodaku, kau tau aku sangat mencintaimu mu za" Rio menjelaskan dan ingin memegang tangan raiza


Tiba-tiba saja ada suara berat yang membuat tangan Rio terhenti


Jauhkan tangan kotor mu dari wanita ku " martin yang sudah berada di belakang rio


Martin langsung berjalan dan melingkarkan tangannya di pinggang ramping rhaiza, Rio yang melihat itu pun terkejut dan merasakan sesak di dadanya.


Siapa dia za ??? Tanya Rio dengan muka memerah karna cemburu


Seharusnya aku yang bertanya, siapa kau ingin menyentuh tangan berharga wanitaku " tanya martin yang masih memeluk rhaiza dengan pisesif.


Aku kekasihnya" jawab Rio dengan lantang


Kekasih yang menghianati maksud mu " jawab martin dengan tersenyum mengejek


Itu bukan urusan mu, itu adalah urusan ku bersama kekasih ku" jawab Rio dengan marah


Berhenti menyebut wanita ku kekasih mu, atau ku potong lidah mu. " jawab martin yang mulai kehabisan kesabaran