My Naughty Boss

My Naughty Boss
Bonchap END


Silver dan Grey berjalan cepat di koridor rumah sakit, di belakang mereka ada Flo dan Axe yang menggendong Raphael.


Setelah mereka mendengar kabar jika Tessa akan melahirkan, semuanya bergegas ke rumah sakit, padahal mereka sudah menunggu kedatangan Keenan dan Tessa untuk makan malam bersama. Ternyata ada anggota baru yang akan hadir di antara mereka.


"Apa mommy dan daddy juga akan kemari?" tanya Silver pada suaminya. Dia membicarakan Kate dan Nick.


"Iya, mereka dijemput oleh Pedro," jawab Grey.


Silver merasa lega, dia segera mencari Keenan yang pada saat itu duduk di kursi tunggu ruang bersalin.


"Kee, kenapa tidak masuk?" tegur Silver.


Keenan seketika langsung memeluk Silver di sana, dia jadi merasa bersalah karena pernah menjadi anak nakal.


"Jadi mommy dulu juga seperti Tessa saat melahirkan aku?" tanya Keenan.


"Kenapa? Kau mencemaskan istrimu?" tanya Silver balik seraya mengelus punggung putranya.


"Maafkan aku, Mom," ucap Keenan semakin mengeratkan pelukannya.


"Semua orang tua pasti memaafkan sebelum anaknya meminta maaf jadi selamat sudah menjadi daddy sekarang," balas Silver.


Keenan akhirnya melepas pelukannya kemudian berganti memeluk Grey.


"Apa rasanya memang seperti ini, Dad?" tanya Keenan.


Grey hanya terkekeh sambil menepuk bahu putranya. "Tanggung jawabmu akan semakin bertambah jadi jangan cengeng!"


"Ck!" Keenan berdecak tapi dia ikut tertawa juga, sekarang waktunya masuk ke ruangan bersalin.


Di ruangan bersalin, Tessa sudah menunggu suaminya sedari tadi.


"Kau kemana saja? Sakit..." keluh Tessa saat melihat Keenan.


Keenan mengecup kening istrinya supaya Tessa tenang. "Maafkan aku, aku menunggu mommy dan daddy datang!"


"Kamar si kembar sudah siap, 'kan?" tanya Tessa memastikan.


Mereka memang sudah mempersiapkan keperluan Ethel dan Gretel bahkan untuk kamar si kembar.


"Para pelayan sudah membersihkannya, sebaiknya fokus pada kelahiran mereka," jawab Keenan seraya mengelus anak-anak rambut Tessa yang basah karena keringat.


Tessa mulai mengatur nafasnya, dia mengumpulkan tenaga untuk melahirkan. Sampai dokter akhirnya meminta Tessa untuk mengejan.


"Dorong lagi, Nyonya," ucap dokter yang sudah melihat kepala bayi.


Keenan terus menggenggam tangan Tessa kemudian mengecupnya, dia berharap bayi-bayinya segera lahir.


Dan tak lama bayi pertama keluar dengan jenis kelamin laki-laki.


Rupanya bayi kedua cukup membuat kewalahan, Tessa menatap Keenan, rasanya dia sudah tidak sanggup lagi.


"Sedikit lagi sayang, kau pasti bisa," ucap Keenan seraya mengecup bibir istrinya. Bibir Tessa terasa begitu dingin dan pucat.


Keenan jadi takut sendiri apalagi dengan mata kepalanya sendiri, Tessa mengeluarkan banyak darah.


"Semua akan baik-baik saja," ucap Keenan mencoba memberi sugesti pada dirinya sendiri.


Sampai Tessa akhirnya mengeluarkan seluruh tenaganya dengan mencengkram tangan Keenan kuat sekali.


Tangisan bayi kedua akhirnya terdengar bersamaan Tessa yang menutup matanya.


"Bayi kedua perempuan, Tuan. Jadi bayinya sepasang laki-laki dan perempuan," ucap perawat yang bertugas membersihkan bayi.


Keenan kalut karena melihat Tessa yang terpejam jadi dia tidak merespon perkataan perawat.


"Sayang..." Keenan menepuk-nepuk pipi Tessa.


"Aku baik-baik saja, Kee. Aku hanya lelah," ucap Tessa menjawab seraya membuka matanya kembali. "Mana bayi kita?"


Keenan tak henti-hentinya menciumi Tessa, dia kemudian melihat kedua bayinya yang sudah dibersihkan. Dengan bantuan perawat, kedua bayi itu sekarang berada di samping Tessa.


"Ini produk dari Keesa sayang," ucap Keenan.


Tessa tersenyum haru. "Selamat datang Ethel dan Gretel!"


Kedua bayi itu menjadi pelengkap kebahagiaan Tessa dan Keenan.


...***...


...Happy Ending...


Jangan di unfavorit dulu ya sayang2ku karena akan ada info cerita Raphaelo.


Kalo cerita Raphael udah tamat ganti ke Ethel dan Gretel ya.🤭






Tunggu cerita kami ya onty2 online, ketcup manja, luv luvā¤