Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
malam pertama.


Alexa menatap wajah pria yang terlelap di samping nya, Tangan nya masih mendekap erat pinggang nya yang ramping. Alexa menoleh ke arah jendela dimana langit senja tak lagi jingga merona, justru Pipi nya lah yang merah merona.


Suasana dingin justru terasa begitu hangat saat kedua nya saling mendekap erat, Alexa mengigit bibirnya mengingat percintaan mereka barusan. Ia tidak menyangka bahwa ia hanyut dalam cumbuan Fatih, pria itu tiba tiba menghangatkan tubuhnya yang dingin karena udara dingin di luar. Cumbuan nya mendesir hasrat yang selama ini terabaikan.


Alexa masih ingat kejadian saat di Indonesia, tepat nya Bogor. ia menyerahkan seluruh nya pada Fatih dan sekarang lagi lagi ia tidak bisa menolak hasrat yang hadir karena ratapan rindu. kedua nya menyatu dalam alunan rasa nikmat yang membuat candu, menggelayut mesra dalam iringan cinta hingga kedua nya saling mendekap erat.


*


Alexa juga heran, mereka cukup lama di kamar namun tidak ada yang memanggil untuk makan atau apapun, sedangkan Alexa tahu bahwa di luar ada kia.


namun tak ada yang menggangu kebersamaan mereka tadi.


Fatih membuka mata dan memperhatikan Alexa yang seperti tengah berpikir. Kejadian tadi seakan memutar masa indah mereka berdua saat di Bogor.


cup..


Alexa membeku saat Fatih tiba tiba mencium kepala nya, Alexa menoleh perlahan dan kedua pandangan mereka bertemu.


"Terima kasih...!" Desis Fatih di telinga Alexa. Perempuan itu tidak bergeming saat Fatih menarik tubuh nya kembali dalam dekapan.


"Apa yang kamu pikirkan Alexa, apa kamu tidak suka dengan kita ?" Tanya Fatih membuat Alexa mendongak menatap wajah tampan suami nya itu.


"Apa kamu takut hamil ?" Tanya nya kembali membuat Alexa tertegun mengingat percakapan dengan sang ayah, beliau meminta Alexa untuk menunda momongan dan fokus pada kuliah nya.


"Enggak, entah lah...!" Jawab nya bimbang lalu menundukkan wajahnya.


Fatih memeluk pinggang Alexa lalu mencium pipi nya berulang kali hingga membuat Alexa meremang dan meremas sprei berwarna putih itu.


"hum...bang, sebentar lagi magrib. Kita mandi saja dulu....aku...!" ujar Alexa menggigit bibirnya saat bibir Fatih menyisir leher nya yang jenjang.


Alih-alih hendak mandi, Fatih justru malah menggiring nya ke ranjang hingga terjadi lah rasa yang membuat candu. Seperti sekarang ini, pria itu kembali melancarkan aksinya.


"bang....!"


"hum.......aku rindu Alexa, kau tahu aku candu !"


Alexa menutup bibir Fatih yang hendak melahap kembali bibirnya.


"Hum...maaf..Aku lapar bang, kita makan dulu ya !" pinta Alexa sambil tersenyum kemudian mengalungkan tangannya pada leher Fatih. Alexa yakini kalau Fatih sudah mengingat nya, sikap dan cara nya berbicara kembali pada Fatih yang dulu hangat.


"baik lah....!" jawab Fatih lalu mengangkat tubuh Alexa dan membawanya ke kamar mandi.


**


Adzkia merengut karena Yudhoyono malah mengajak nya pergi keluar. padahal ia ingin sekali mengobrol dengan Fatih. Merina Juga ikut dengan mereka.


Yudhoyono mengatakan untuk tidak menggangu kebersamaan Fatih dan Alexa, hal yang dulu harus menjadi pelajaran. Yudhoyono tidak ingin kalau Alexa cemburu lagi dan pergi seperti kemarin. Hal itu akan membuat Fatih sedih, dan Yudhoyono tidak ingin mereka berpisah lagi. ia malah berharap segera menimang cucu.


"kenapa sih makan di luar segala..." batin kia sambil mengaduk aduk es krim nya. Yudhoyono juga mengatakan bahwa mereka akan bermalam di hotel terkecuali Merina, ia akan kembali ke apartemen.


***


tanya Fatih sendiri lalu menoleh ke arah memo yang berada di lemari pendingin.


"Ibu pergi keluar dengan kia dan pak Yudoyono. Makanan sudah siap jika kalian lapar !"


Isi memo tersebut membuat Fatih mengulum senyum nya. pantas tidak ada yang menggangu aktivitas mereka tadi.


Fatih termenung sendiri mengingat kejadian tadi, Ia memang sudah mengingat sepenggal kisah cinta mereka yang sempat menghilang dari ingatan. Dan kini saatnya ia membahagiakan istrinya itu.


"Sayang....!" Seru Fatih membawa sebuah nampan dengan bermacam makanan. Fatih mengulum senyum melihat rambut Alexa yang masih tergulung handuk. Beberapa tanda merah tercetak pada leher serta dadanya. Lekas Alexa menutupi bagian dadanya yang sedikit terbuka dan tentu hal itu membuat Fatih terkekeh dan gemas.


"Ayo makan dulu, sebelum kita lanjutkan !" cetus Fatih membuat Alexa kembali membeku.


"hum...Alexa harus kerjakan tugas kampus bang !" Ujar Alexa membuat Fatih terkekeh kecil.


"Ya kerjakan saja dulu, setelah itu kita pergi jalan-jalan ya !" jawab Fatih membuat Alexa termangu. ia bangkit begitu saja saat Fatih meraih tangan nya untuk duduk di pangkuan nya.


perlakuan Fatih yang begitu manis membuat Alexa bingung, tapi juga bahagia. Kedua nya seperti sepasang pengantin baru, Dimana si suami tidak ingin jauh dari istrinya setelah malam pertama mereka.


Fatih memperhatikan wajah Alexa lekat lekat, wajah nya merona membuat ia gemas dan ingin sekali mencium nya.


"Abang minta maaf untuk kejadian lalu, mungkin sempat melukai hati kamu. Abang janji akan menjadi seseorang yang kamu harapkan, terima kasih sudah bertahan." ujar Fatih lalu meraup bibir Alexa singkat.


Alexa tidak bergeming, ia juga tidak tahu harus berkata apa. Yang ia rasakan saat ini adalah lega.


*


*


Usai itu keduanya makan bersama sambil berbincang hal random.


Fatih juga membantu Alexa mengerjakan tugasnya.


lepas sholat isya keduanya pergi keluar untuk berjalan jalan seputar kota seperti rencana Fatih sebelum nya.


Alexa merentangkan kedua tangannya menghirup udara dingin kota itu. Lekas Fatih meraih tubuh Alexa kemudian membawa nya berputar.


Alexa terhenyak tapi begitu senang karena hal itu. Fatih menghentikan aksinya namun masih memegang tubuh istri nya ramping.


"Aku mencintaimu Alexa...!" ujar Fatih menatap wajah cantik istri nya.


"Love you too...." Jawab Alexa lalu keduanya berpelukan.


bersambung....


Terima kasih yang masih setia menunggu.


Happy reading.😍😍😍