Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
istri muda.


Alexa tertegun saat Fatih menyentuh bibir nya dengan tangan, Pria itu menatap nya lekat lekat hingga jantung nya berdetak kencang.


Alexa memejamkan mata nya saat Fatih mendekat kan wajah nya, Fatih memiringkan kepalanya untuk meraup bibir Alexa, Ia benar-benar tergiur apa lagi tangan Alexa masih melingkar pada pinggang nya, jantung nya memompa dengan kecepatan tak biasa hingga nafas nya memburu.


Cup.


Fatih tertegun saat merasa bulu kuduk nya meremang untuk pertama kalinya bibir nya bersentuhan dengan bibir perempuan.


"Fatih kamu harus ingat jangan macam-macam sebelum semua nya jelas, tidak masalah mungkin kalau Alexa bukan sepupu mu tapi kalau memang seperti itu, Kakak yakin kalau ayah pasti tidak setuju dengan hubungan kalian ?"


Ucapan Alisa membuat Fatih menjauh kan bibir nya dari bibir Alexa.


Alexa membuka mata nya lalu melihat Fatih yang diam tidak berkutik.


"Kamu kenapa bang ?"


Tanya Alexa menatap wajah Fatih yang tanpa Ekspresi.


"Entah lah Alexa...!


Abang ingin memperjelas hubungan kita, Tapi entah kapan Ayah ku datang ke Jakarta ?!"


Ujar Fatih menatap wajah cantik Alexa yang menggunakan hijab.


Seketika ia teringat pada Adzkia yang tidak ada kabar sama sekali, nomor nya pun tidak aktif.


Alexa termenung sendiri entah kenapa Ia merasa ingin bersama Fatih, apa mungkin ia sudah jatuh cinta pada pria ini ? sebelumnya Ia tidak pernah merasakan berdebar seperti saat bersama dengan fatih, dan saat bersama dengan Denis rasa nya biasa saja.


"Ayo kita berangkat sudah siang !"


Ajak Fatih menuntun tangan Alexa keluar dari Kamar nya, semakin lama berdua di kamar membuat Fatih khawatir kalau Ia tidak bisa menahan diri seperti perintah Alisa.


Fatih memperhatikan Alexa yang tengah menggunakan Sepatu, Ia langsung mengunci pintu lalu masuk ke dalam mobil.


Gegas Alexa mengikuti langkah Fatih masuk ke dalam mobil.


"Mau beli apa dek sarapan nya ?"


Tanya Fatih menoleh sekilas ke arah Alexa yang tengah bersandar.


"hum, apa aja bang samain biar gampang !"


Jawab Alexa dan di anggukan oleh Fatih.


Ia langsung mencari pedagang soto ayam kesukaan nya.


"Soto ayam aja ya! masih ada waktu kita makan di sini aja !"


Ujar Fatih dan dia anggukan oleh Alexa.


Gegas Fatih keluar dari mobil membuka pintu mobil lalu memesan dua mangkuk Soto ayam untuk mereka berdua.


"Duduk sini !"


Ajak Fatih agar Alexa duduk di pojokan dekat dinding, tentu saja Fatih tidak mau jika ada yang duduk dekat istri nya itu.


Tak lama pesanan datang dan Fatih langsung menyodorkan makanan itu pada Alexa.


"dek, kamu kok lancar sih bahasa Indonesia nya ?!"


Tanya Fatih tak paham karena Alexa lama tinggal di Jerman.


"Ya memang itu karena selain les bahasa Indonesia, di rumah juga kita suka ngobrol pakai bahasa Indonesia !"


Jawab Alexa dan di anggukan oleh Fatih, pantas Alexa lancar bahasa Indonesia.


"Enak enggak dek ?"


Tanya Fatih.


"Enak bang, Ayah tuh punya restoran khusus makanan Indonesia loh !"


ujar Alexa membuat Fatih tertegun, bukan nya pak Fernando seorang dokter ahli jantung.


"Itu usaha keluarga Tapi ayah lebih sibuk di rumah sakit, berbeda dengan kak Willy. Ia sibuk dengan perusahaan nya !"


Sambung Alexa membuat Fatih mengangguk, sebelum nya ia tidak tahu cerita tentang keluarga Alexa.


"Alexa jangan terlalu banyak sambal nya nanti kamu sakit perut !"


Cakap Fatih namun Alexa tak menggubris ia terus makan dengan lahapnya.


"Enak pedes bang !"


Ujar Alexa sambil tersenyum, Ia memang sangat menyukai makanan pedas. padahal sang bunda sudah mengingatkan nya namun ia tidak pernah menurut sepertinya sekarang ini.


Fatih menggeleng kan kepala nya melihat bibir Alexa yang seperti nya kepanasan karena makanan pedas itu, kalau di rumah mungkin Fatih akan melakukan hal seperti tadi pagi.


Fatih tertegun mengingat ciuman itu ada yang pertama untuk nya dan rasa nya nano nano.


"bang kalau sudah selesai ayo kita berangkat ini sudah hampir jam tujuh !"


Ucap Alexa lalu beranjak dari duduknya.


"Ya ayo, kamu duluan tunggu Abang di mobil !"


Alexa mengangguk mendengar perintah dari Fatih.


Gegas Fatih melajukan mobilnya menuju sekolah Alexa, jaraknya tidak terlalu dan hanya memakan waktu lima belas menit saja.


"Alexa sekolah dulu ya bang !"


Pamit Alexa pada Fatih.


"Cium dong tangan Abang !"


jawab Fatih membuat Alexa tertegun sejenak lalu meraih tangan Fatih.


"Cuma cium tangan aja?"


Cakap Fatih membuat Alexa mengulas senyum lalu mengecup pipi Fatih sekejap Kemudian keluar dari mobil meninggalkan Fatih yang terpaku sendiri.


Alexa masuk ke dalam gerbang sekolah dengan berlari kecil, dan rasa nya begitu senang.


Fatih melajukan mobilnya menuju kantor, jantungnya terus berdegup kencang dan tidak menyangka kalau Alexa seberani itu mencium pipi nya.


Fatih mengulas senyum dan rasanya begitu senang, kenapa ya? apa jangan jangan ia jatuh cinta ? ah jangan sampai, Sebab Fatih khawatir jika Fernando malah menyuruh mereka berpisah kelak jika mengetahui pernikahan dadakan ini.


Alexa juga masih sekolah dan sebentar lagi menghadapi ujian, Fatih khawatir jika mereka terhanyut dalam kebersamaan mereka hingga melakukan hal yang lebih, Lalu sekarang ia harus apa ?


Fatih pernah meminta Alexa untuk tinggal bersama Alisa, namun Alisa bilang tidak boleh karena ada adik ipar nya di rumah.


Alisa khawatir jika adik ipar nya menggoda Alexa, sebab ia seorang playboy cap kakap.


Fatih masuk ke dalam kantor dan seperti biasa beberapa karyawan perempuan menyapa nya dengan ramah, Fatih kembali teringat dengan Adzkia, sebenarnya kemana perempuan itu ?


Saat status nya seorang suami apa Fatih berdosa jika memikirkan perempuan yang selain istrinya ? Fatih rasa ia harus mempertegas hubungan nya dengan Alexa, lalu setelah itu barulah ia memikirkan Adzkia.


"kenapa pak Fatih ?"


Tanya Rio memperhatikan Fatih yang tengah berpikir.


"enggak apa-apa Rio, mari Kita mulai bekerja saja !"


Rio mengangguk.


"Apa pak Yudhoyono sudah datang ?"


Tanya Fatih sambil membuka berkas pekerjaan.


"belum, kata pak Imran beliau sedang ada kepentingan keluarga !"


Fatih mengangguk lalu kembali fokus pada pekerjaan nya, untuk saat ini ia ingin fokus pada pekerjaan meskipun beberapa kali bayangan kejadian tadi terus memutar di benak nya, pagi yang berkesan bersama perempuan yang menjadi istri nya, Fatih senyum mengingat Alexa yang polos, ia memang belum dewasa. umur nya saja baru tujuh belas tahun, ia pantas di juluki istri muda.


"Pak Fatih senyum senyum sendiri ?


Tanya Rio membuyar kan lamunan nya, lalu kembali fokus pada laptop yang berada di hadapannya.


bersambung.


terimakasih sudah mampir.


😍😍😍