Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
Hujan.


Fatih merasa tidak tenang karena Alexa di rumah sendirian, tidak biasa nya ia seperti itu padahal beberapa hari yang lalu juga Alexa sendiri di rumah.


"Kenapa pak Fatih ?"


Tanya Rio memperhatikan Fatih yang gelisah, biasanya ia fokus pada pekerjaan tapi kali ini Fatih membiarkan Wisnu yang memegang kendali.


"Enggak aku lagi kepikiran Sepupu ku di rumah ?!"


Jawab Fatih dengan jujur lalu menceritakan tentang kejadian di sekolah.


"Wah ada ada saja ya kelakuan Anak sekolah sekarang ?!"


Jawab Rio menggeleng kan kepala nya.


"Sekarang dia di rumah sendirian ?"


Tanya Rio dan di anggukan oleh Fatih.


Waktu menunjukkan pukul setengah empat sore, Fatih bergegas pulang saat Wisnu mengajak mereka untuk kembali ke Jakarta.


*


Sementara Saat ini Alexa tengah memasak untuk Fatih, namun waktu hampir gelap Fatih belum kembali juga dari Depok, apa mungkin Fatih ke kantor terlebih dahulu sebelum pulang?


Alexa menoleh ke arah jendela saat hujan turun menjelang waktu Maghrib, Alexa merasakan keadaan begitu sunyi dan sepi.


Tiba tiba saja ia merindukan sang ibu yang jauh dari nya, Alexa ingin sekali bertemu dengan ayah dan ibu nya.


Alexa termenung memikirkan pernikahan nya dengan Fatih, Alexa rasa sang ayah tidak akan mengizinkan pernikahan ini lanjut karena beliau ingin ia menjadi dokter seperti dirinya, dan lagi usia nya masih sangat muda jika menjalani hidup rumah tangga.


Alexa menghelat napas panjang, sebab ia merasa nyaman bersama Fatih.


Waktu semakin berjalan dan Fatih belum juga pulang, Lama kelamaan Alexa mengantuk dan masuk ke kamar Fatih.


***


Fatih menghela nafas berat saat melihat jam menunjukkan pukul sepuluh malam, terjadi kecelakaan di dekat tol hingga membuat jalan macet di tambah hujan hingga membuat jalanan semakin sempit karena beberapa genangan air di jalan.


Fatih baru sampai di rumah pukul setengah sebelas malam, rumah tampak sepi dan Fatih melihat beberapa makanan tersaji di meja makan, Tapi kemana Alexa ?


Fatih membuka kamar nya tidak terkunci namun kosong, seperti nya Alexa berada di kamar nya.


Gegas Fatih masuk dan benar saja Alexa sudah tertidur dengan meringkuk tanpa selimut.


Seperti biasanya perempuan itu menggunakan piyama pendek hingga terekspos paha nya yang putih mulus.


"Alexa apa kamu sudah makan ?"


Tanya Fatih menepuk tangan nya pelan.


Makanan terlihat utuh tak tersentuh seperti nya Alexa menuggu nya pulang.


"Alexa..!"


Seru Fatih memperhatikan wajah cantik Alexa yang terlelap, hujan masih turun rintik-rintik membuat keadaan begitu dingin kemudian Fatih mengecilkan pendingin ruangan tersebut.


Fatih masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, sebelumnya ia sudah sholat isya di rest area.


Fatih kembali dari kamar mandi dan Alexa masih tertidur, gegas Fatih naik ke ranjang.


"Alexa, Abang sudah pulang !" desis Fatih di telinga Alexa hingga membuat gadis cantik itu membuka mata nya.


"Bang?!"


seru Alexa melihat jam menunjukkan pukul sebelas malam.


"Aku lapar, apa kamu sudah makan ?"


Tanya Fatih lalu Alexa duduk menghadap pria yang wajahnya masih basah.


"Belum seperti nya !"


jawab Alexa mengingat makanan yang masih utuh, setelah sholat isya ia malah langsung tidur karena Fatih tak juga kembali.


"Ya sudah ayo kita makan ?!"


Ajak Fatih menuntun tangan Alexa turun dari ranjang.


"makanan ini kamu yang masak ?"


"Ya tapi sudah dingin bang !"


Jawab Alexa duduk di kursi.


"enggak apa apa nasi nya kan panas !"


Tunjuk Fatih pada reskuker.


"Ya sudah Alexa ambil !"


Ujar Alexa termangu saat Fatih menyuruh nya untuk duduk saja.


Fatih beranjak mengambil satu piring dan menuangkannya nasi putih hangat yang tidak terlalu banyak, Fatih pikir untuk makan satu piring berdua saja.


Ini juga sudah malam dan ia akan makan sedikit saja, sayang masakan Alexa.


"Satu sih bang?"


Tanya Alexa mengerut kan kening nya.


"Ya satu berdua saja!"


jawab Fatih lalu duduk di samping Alexa yang langsung mengulas senyum, ia langsung menaruh sayuran dan lauk pada piring tersebut.


Keduanya makan bersama tanpa canggung, Fatih menceritakan pada Alexa mengapa ia pulang terlambat, dan Alexa pahami bahwa jakarta memang sering kali macet.


Setelah makan Keduanya mencuci piring, semua masakan Alexa tandas oleh Fatih, ia memang lapar dan tidak terpikir untuk makan dulu karena ingin segera pulang.


"Abang enggak langsung tidur ya dek, main vs dulu deh !"


Ujar Fatih saat Alexa kembali masuk ke dalam kamar tidur.


Alexa makan sedikit karena mengantuk namun saat kembali ke ranjang ia tidak bisa memejamkan mata nya kembali, hujan masih bertahan dan Fatih di luar tengah main vs sendiri, Gegas Alexa menghampiri Fatih karena ia tidak bisa tidur lagi.


"Bang !"


Ujar Alexa duduk di hadapan Fatih yang fokus menatap layar televisi.


"Kata nya mau tidur ?" tanya Fatih tanpa menoleh, Alexa kembali ke kamar dan Fatih hanya menoleh sekilas saja.


Alexa kembali membawa Selimut lalu duduk pangkuan Fatih yang langsung membeku.


"Aku enggak bisa tidur sendiri bang !"


ujar Alexa menyelimuti tubuh Fatih karena udara memang begitu dingin dan saat berdekatan keadaan berubah menjadi hangat, tak apa lah seperti ini Alexa kan istri nya.


Fatih mengulas senyum lalu merengkuh tubuh Alexa, Bagaimana bisa menahan diri jika keadaan nya selalu seperti ini, Alexa selalu mendobrak pertahanan nya.


"Alexa tidur di sini saja, Abang ambilkan bantal ya ! kita bawa kasur kamu kesini !"


Alexa mengangguk lalu Fatih beranjak dari duduknya.


"Tapi nanti jangan di tinggal masuk bang!"


ujarnya Fatih saat ia memindahkan kasur berukuran Nomor tiga itu.


"enggak lah, nanti Abang bangunkan !"


Ujar Fatih mencoba menghalau keinginan itu dengan bermain vs, tak lama kemudian Alexa kembali terlelap.


Hujan kembali turun dengan derasnya, Petir menyambar cukup kencang hingga membuat listrik mati dan keadaan menjadi gelap.


"Alexa ayo pindah ke kamar Abang, Hujan nya besar !"


Ujar Fatih namun perempuan itu sudah terlelap, gegas Fatih mengangkat tubuh nya ke dalam kamar, ia sendiri tidak tega membiarkan Alexa sendiri di luar.


Fatih merengkuh tubuh Alexa yang sudah terlelap, ia berencana mengajak Alexa ke pantai Sawarna Banten besok.


Alexa menggeliat lalu memeluk tubuh Fatih yang hangat dan membuat nyaman.


Fatih mengusap kepala Alexa lalu mencium kening nya, Fatih tidak menyangka jika keadaan nya akan seperti ini ? Mereka berdua akan sedekat ini, lama kelamaan Fatih pun ikut terlelap.


bersambung.


terima kasih sudah mampir 😍😍