Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
jatuh cinta.


Alexa masuk ke dalam kamar Fatih lalu naik ke ranjang menghampiri Fatih yang tengah menyaksikan pekerjaan nya.


Fatih menoleh ke arah Alexa merebah di samping nya sambil membaca Buku.


"Kamu mau tidur di sini lagi ?"


Tanya Fatih dan di anggukan oleh Alexa.


"Ya bang di luar hujan dan Alexa takut petir !"


Jawab Alexa lalu menelungkup kan tubuh nya.


"Tadi ibu telpon dan bertanya apa Agis sudah masuk sekolah ?"


Ujar Alexa menceritakan tentang Michel yang menanyakan kabar nya.


"Oh begitu ? lalu apa jawaban mu ?"


Tanya Fatih memalingkan wajahnya Saat kembali melihat isi dalaman bra Alexa.


Fatih menghela nafas panjang lalu sedikit menjauh dari Fatih.


"Kamu kenapa bang ?"


Tanya Alexa saat Fatih beranjak dari ranjang.


"Tidak, aku hanya lapar !"


Jawab Fatih ngasal padahal ia tengah menjauh dari Alexa, Rasa ingin sekali memeluk Alexa tapi lagi lagi ingat dengan ucapan Alisa agar menahan diri, kenapa harus menderita seperti ini ? padahal jika pun ia menyentuh Alexa ia tidak akan berdosa.


"Mau masak mie instan bang ?"


Tanya Alexa mengikuti langkah Ibra keluar dari kamar.


Duarr..


"ah...!"


Teriak Alexa terkejut saat mendengar suara petir menyambar dan reflek Ia memeluk Fatih dari belakang.


Fatih tertegun merasakan hangatnya tubuh Alexa, tangan perempuan itu melingkar di pinggangnya dan hal itu membuat jantung Fatih berdegup kencang.


Fatih membalikkan tubuhnya lalu menatap wajah Alexa yang termangu, rambut nya ia ikat asal hingga sedikit berantakan.


Fatih tak bisa lagi menahan diri, Ia menyentuh dagu Alexa lalu menempel kan bibir nya pada bibir Alexa, karena tidak ada penolakan maka Fatih meraup bibir itu hingga nafas nya memburu dan Alexa tidak menolak saat Fatih memperdalam ciuman nya, Fatih membawa Alexa duduk di sofa lalu kembali mencium nya penuh hasrat.


Fatih tidak bisa lagi menahan diri apalagi Alexa terus menerus memberikan kesempatan dan sinyal.


Fatih melepaskan bibir Alexa dengan nafas tersengal, menatap bibir Alexa yang terbuka.


Tidak menjadi dosa kan, Alexa istri nya meskipun semua belum jelas karena kedua orang tua mereka tidak mengetahui hubungan mereka berdua.


Alexa menatap wajah Fatih yang tampan, nafas nya memburu lalu kembali mencium bibir nya, Hujan deras mengguyur hujan dan justru keduanya asik bertukar Saliva.


Fatih Merasa tidak bisa melepaskan Alexa, rasanya candu dengan bibir ranum milik Alexa.


**


Alexa membuka mata nya dan melihat jam menunjukkan pukul setengah enam pagi, Fatih sudah tidak ada di samping nya.


pria itu seperti nya tengah mandi, Alexa menyentuh bibir nya sendiri mengingat kejadian semalam, Kedua nya asik berciuman hingga terlelap dalam selimut tebal.


Alexa menoleh ke arah pintu kamar mandi yang terbuka, Fatih menyembul keluar dan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya.


mengingat kejadian semalam rasa nya malu, dan Alexa yakini kalau wajah nya pasti Merah seperti tomat.


"Ayo pergi lah mandi lalu kita sholat subuh..."


Ujar Fatih duduk di tepi ranjang memperhatikan Alexa yang tidak bergeming.


"Ya bang..."


jawab Alexa lalu beranjak dari duduknya.


Setelah sholat berjamaah Alexa membuat nasi goreng untuk mereka berdua, jika sebelum nya Fatih selalu membuat nya sendiri tapi sekarang ada Alexa yang menyiapkan nya sarapan.


"Kamu marah sama Abang Alexa ?"


Tanya Fatih memperhatikan Alexa yang sejak tadi bergerak tanpa bicara.


"Enggak !"


jawab Alexa mengigit bibir nya lalu menoleh ke arah lain.


"Alexa, Abang tuh laki laki b


normal dan tertarik saat melihat perempuan cantik, apa lagi kita sudah menikah meskipun Abang enggak tahu nanti gimana tanggapan kedua orang tua kita, jujur saja Abang suka sama kamu !"


Ujar Fatih menarik tangan Alexa untuk duduk di hadapan nya.


Ujar Alexa mengingat kembali percakapan nya dengan sang ayah bahwa beliau ingin ia menjadi dokter seperti sang ayah.


Fernando itu seorang dokter ahli jantung, ia memiliki satu rumah sakit, dan juga restoran makanan Indonesia di Jerman.


Fernando ingin Ada salah satu yang meneruskan karier nya di dunia kedokteran sebab Willi memilih dunia bisnis.


"Alexa juga enggak menolak kamu bang,karena Kamu suami Alexa, pernikahan ini memang tidak pernah kita harapkan, tapi mungkin hal itu lebih baik karena kita satu rumah dan hal seperti ini pasti terjadi karena kita dekat !"


Ujar Alexa dan di anggukan oleh Fatih.


"Apa kamu pernah berpikir untuk berpisah dengan Alexa!?"


Tanya Alexa memindai wajah Fatih.


"seperti nya tidak karena...!"


Aku jatuh cinta...


Alexa tertegun saat Fatih menghentikan bicara nya.


"Karena apa bang ?"


Tanya Alexa


"Karena apa yang kamu katakan benar, tidak menutup kemungkinan laki laki dan perempuan tinggal satu atap tidak terjadi apa apa !"


Ujar Fatih belum benar benar yakin dengan perasaan nya pada Alexa.


"Ya sudah sekarang kita sarapan, Abang antar Kamu ke sekolah, tapi sepertinya tidak bisa menjemput karena Abang mau pergi ke Depok Alexa.


Cakap Fatih menjelaskan tentang pekerjaan nya pada Alexa.


"Ya sudah nanti Alexa naik Go-Jek aja bang !"


Jawab Alexa dan di anggukan oleh Fatih.


Selesai sarapan kedua nya beranjak dari rumah, Fatih langsung mengantarkan Alexa ke sekolah.


"Hum,bang weekend ini pergi ke pantai yuk!"


Ajak Alexa dan di setujui oleh Fatih, ia juga sudah lama tidak berlibur.


"Oke, nanti kita atur waktu nya.!"


Alexa mengangguk lalu pamit pada Fatih, namun Fatih menahan nya saat Alex hendak keluar dari mobil.


"Apa bang ?"


tanya Alexa terdiam saat Fatih mendekatkan wajahnya.


"Aku pasti kangen sama kamu Alexa !"


gumam Fatih lalu meraup bibir istrinya itu.


Alexa menggenggam tangan Fatih saat pria itu memperdalam ciuman nya, Hendak pergi sekolah saja mesti seperti ini, Fatih tidak sadar kan kalau ia mulai candu dengan Alexa.


Fatih menghentikan pagutan nya saat ponselnya berdering.


Alexa tertegun dengan nafas tersengal saat Fatih melepaskan ciuman nya, Pria itu tertegun melihat siapa yang menghubungi nya.


"Bang, kenapa tidak di angkat ?"


tanya Alexa saat Fatih membiarkan panggilan itu.


"Enggak apa apa!"


jawab Fatih lalu mengusap bibir Alexa yang basah.


"ya udah bang, Alexa masuk kelas ya !"


Pamit Alexa lalu meraih tangan Fatih.


"Ya sudah hati-hati ya, kalau ada apa apa hubungi Abang ?"


Alexa mengangguk lalu pergi meninggalkan Fatih di mobil.


Fatih menatap panggilan tidak terjawab dari Adzkia, hampir semingguan ini ia tidak ada kabar sedangkan kini Fatih telah berpindah haluan, keberadaan Alexa membuat Fatih melupakan sosok yang dulu begitu ia inginkan, dan saat seperti ini Adzkia kembali menghubungi nya ? entah apa yang harus lakukan ? sementara dengan Alexa belum jelas !


*


*


***


bersambung.


Terima kasih sudah mampir 😍😍