
Denis mengikuti langkah Alexa yang tergesa-gesa meninggalkan gedung sekolah.
Fernando meminta nya untuk menunggu di halaman parkir, sedangkan ia hendak berbicara sebentar dengan ayah dan ibunya Denis.
"Alexa, tunggu !"
Seru Denis menghentikan langkah Alexa yang hendak masuk ke dalam mobil.
"Aku ingin bicara sebentar, aku mohon Alexa !"
Pinta Denis membuat Alexa tertegun sejenak lalu melangkah menuju kursi taman.
"Apa ?"
Tanya Alexa lirih membuat Denis terpaku.
"Kita bersama bukan satu dua hari, Kita berpisah hanya satu bulan saja. dan sekejap saja membius kamu hingga melupakan aku !"
Ujar Denis.
"Dulu kita main main tapi sekarang mereka sudah merestui kita Alexa, lalu kenapa kamu menolak aku ? bukan kah kita saling suka !"
Ujar Denis menoleh ke arah Alexa yang langsung membeku.
Alexa sendiri tidak tahu kenapa ia begitu mudah melupakan Denis dan saat ini hati nya benar benar condong pada Fatih.
Kini dalam benaknya tak henti memikirkan Fatih, Suaminya itu tidak ada kabar sama sekali.
"Tuhan yang menggerakkan hati ku untuk melabuhkan cinta, sekejap mata saja perhatian nya mampu membuat aku rindu.
Ini bukan hanya sekedar rasa suka atau nyaman, tapi aku benar benar jatuh cinta !"
Jawab Alexa membuat Denis membeku.
"Aku minta maaf sama kamu den, Aku menolak karena sebenarnya aku sudah menikah dengan bang Fatih !"
Cakap Alexa semakin membuat Denis tidak bergeming.
"Aku menikah dengan sepupu ku sendiri, katanya sepupu tapi aku tidak yakin dengan hal itu. semua terjadi begitu saja dan aku tidak bisa menghindar dari kedekatan yang terjalin begitu saja. Kemarin waktu aku pulang ke Jerman, bang Fatih mengatakan akan datang menyusul ku. Namun hingga saat ini aku dia belum juga datang, bahkan aku tidak tahu keadaan nya karena kita tidak bisa saling berkomunikasi."
Tutur Alexa kemudian terisak menahan pilu.
"Apa yang bisa aku bantu Alexa, aku akan membantu mu !"
Ujar Denis menoleh ke arah Alexa yang masih menangis.
"Mungkin seperti ini yang namanya cinta tak harus memiliki, maka yang akan aku lakukan adalah membantu mu meraih kebahagiaan bersama orang yang kamu cintai.
Aku akan membantu mu !"
Jawab Denis membuat Alexa tertegun lalu menoleh ke arah Denis.
"Tapi bagaimana dengan orang tua kamu ?"
Tanya Alexa bimbang dengan keadaan orang tua mereka yang antusias menyatukan mereka.
"Semua bisa di atur Alexa, aku tidak mau kamu hidup dengan ku tapi hati kamu milik orang lain. Lagi pula aku akan pergi kuliah kedokteran ke Amerika !"
Jawab Denis. Awalnya ia ragu untuk pergi tapi jika keadaannya seperti ini, maka Denis memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke Amerika.
"Sebelum aku pergi, aku ingin memastikan hubungan kita dan sekarang semua sudah jelas. Jadi aku tetap pada rencana awal untuk pergi. Dan katakan padaku Alexa !"
Cakap Denis menatap wajah Alexa yang sembab.
"Apa yang bisa aku bantu !"
Sambung Denis.
Alexa tertegun sambil berpikir apakah ia harus mempercayai Denis ?
Bagaimana kalau ini hanya permainan nya saja untuk kembali dekat dengan nya ?
"Aku tahu kamu pasti curiga kalau ini hanyalah akal muslihat ku saja ?"
Tanya Denis membuat Alexa melirik kearah nya.
"Aku tidak memiliki maksud lain selain membantu mu, bagaimana kalau kita pergi ke Indonesia mencari Fatih.
Sebelumnya aku akan bicarakan semua ini dengan orang tua ku agar mereka mau mengajak kita pergi ke Indonesia dengan alasan berlibur. Setelah sampai di sana kita akan pergi menemui Fatih. Jika semua butuh kejelasan maka aku akan mengupayakan nya untuk mu !"
Cakap Denis menyakinkan Alexa.
"Aku pulang dulu, dua jam lagi aku akan menghubungi mu !"
Ujar Denis lalu beranjak saat melihat kedua orang tua mereka keluar dari gedung tersebut.
Alexa bingung dengan keadaannya, apakah ia harus percaya pada Denis.
Mungkin kah Denis benar benar tulus pada nya?
benar kah rasa itu menginginkan Denis melihat ia bahagia ?
"Alexa, ayo pulang !"
Seru Fernando lalu masuk ke dalam mobil.
Alexa beranjak dari duduknya lalu menoleh ke arah Denis yang juga masuk dalam mobil bersama kedua orang tua nya.
Alexa tidak menyangka kalau Denis akan mengambil kuliah kedokteran.
bukan kah ia sangat menyukai automotif ?
Terkadang apa yang kita suka tak sesuai dengan ekspektasi orang tua dan sebagian memilih mengikuti keinginan orang tua.
Seperti halnya Alexa, ia harus mengikuti keinginan Fernando untuk menjadi seorang dokter seperti dia.
"apa yang kalian bicarakan ?"
Tanya Fernando yang melihat Alexa dan Denis berbicara berdua.
"Tidak ada, hum.. Denis hanya mengajak Alexa berlibur ke Indonesia !"
Jawab Alexa berharap bahwa semua sesuai dengan harapan nya.
"Itu ide yang bagus Alexa, dengan itu ayah berharap kalau kamu bisa dekat dengan Denis seperti dulu. Ayah tak akan menikah kan kalian cepat, sebab Denis juga harus menjadi dokter sama seperti kamu !"
Alexa bungkam tidak menjawab penuturan Fernando.
"lalu bagaimana pernikahan ku dengan bang Fatih ?"
Tanya Alexa tanpa menoleh.
Netra nya lurus memandang ke arah jalan.
"lupakan Fatih dan fokus menatap masa depan !"
Jawab Fernando enteng tanpa memikirkan perasaan Alexa.
"Kalau Alexa bersikukuh bagaimana ?"
Tanya Alexa sekuat tenaga memberanikan dirinya untuk melawan kehendak sang ayah.
"Apa jangan jangan kamu mengajak Denis ke Indonesia hanya sebagai alasan untuk menemui Fatih ?"
Terka Fernando membuat Alexa membeku seketika.
"Silahkan saja Alexa, tapi kamu harus tahu bahwa apapun usaha mu tidak akan membuahkan hasil sebab Fatih sudah tidak di Indonesia !"
Sergah Fernando membuat Alexa termangu.
"lalu dimana sekarang bang Fatih ?"
Tanya Alexa.
"Ayah tidak akan memberi tahu mu, sebab yang harus kamu lakukan saat ini adalah melupakan fatih."
Jawab Fernando lalu keluar dari mobil.
Tak terasa percakapan mereka cepat mengantarkan kedua nya di depan rumah.
Alexa membuka pintu mobil lalu melangkah masuk ke dalam rumah.
Alexa menoleh ke arah sang ibu yang langsung menyambut kedatangan nya, sementara Fernando langsung masuk ke dalam kamar.
Micel memperhatikan raut sedih putri nya itu, Ia yakin sesuatu telah terjadi dengan mereka.
Lekas Micel memeluk putri nya itu.
"Ayahnya bilang bang Fatih sudah tidak ada di Indonesia, lalu kemana perginya Bu ?"
Tanya Alexa sambil memeluk Micel.
"Ya kamu tenang Alexa, ibu sedang mencari informasi nya."
Jawab Micel pelan karena tidak ingin terdengar oleh Fernando.
Yusuf akan membantu mereka agar bisa bertemu dengan Fatih dan Merina. Ia melakukan hal itu diam diam agar tidak di ketahui oleh suami nya. Micel sendiri sudah siap dengan segala resiko nya jika nanti Fernando tahu ia berlaku seperti seorang pemberontak.
Bersambung..
Terima kasih yang sudah mampir 😍😍😍