
Setelah selesai makan kedua nya kembali ke pantai, Fatih dan Alexa bermain air di dekat pantai.
keduanya nya berenang mengikuti ombak yang pasang dan surut ke arah pantai.
"Jangan ke tengah ya dek, takut ada ombak besar !"
ujar Fatih duduk di tepi memperhatikan Alexa yang bermain air sendiri.
"Oke !"
jawab Alexa lalu berenang di pinggiran.
Fatih teringat dengan seseorang yang tidak ada kabar sama sekali, Fatih tidak tahu apa yang terjadi dengan Adzkia.
Yudhoyono juga belum kembali dari Amerika, Wisnu mengatakan bahwa ia sedang ada urusan keluarga, Namun Wisnu juga tidak mengetahui apa apa.
Yudhoyono membawa Adzkia ke Amerika untuk pengobatan kanker nya, Awalnya ia hendak membawa putri nya pulang tapi sang istri menyarankan untuk membawa Adzkia berobat terlebih dahulu sebelum menyampaikan keinginan pada Fatih.
*
Alexa menghampiri Fatih yang tengah melamun, pria itu langsung tersadar saat Alexa duduk di samping nya sambil bersandar.
"bang, kamu mikirin apa ?"
tanya Alexa tubuh nya basah menghadap Fatih.
"Alexa apa kamu punya pacar ?"
Tanya Fatih tiba tiba membuat Alexa tertegun sejenak mengingat Denis, beberapa kali mencoba menelpon nya dan Alexa selalu mengacuhkan.
"Pernah, tapi sudah berakhir setelah aku datang ke Jakarta sebab Ayah dan ibu tidak suka dengan hubungan kami" jawab Alexa jujur tidak ingin menyembunyikan seseorang yang pernah hadir dalam hidup nya.
"memang kenapa pria itu ?"
Tanya Fatih ingin tahu tentang kehidupan Alexa dan cara pandang orang tua Alexa, mereka katanya saudara tapi Fatih tidak ingat wajah Fernando dan Micel.
"Tidak apa-apa, hanya saja ayah bilang kalau...!"
Alexa menoleh ke arah Fatih dan berpikir apakah tepat jika ia menceritakan tentang keinginan sang ayah menginginkan ia menjadi seorang dokter.
"kalau apa dek !"
Tanya Fatih memindai wajah Alexa yang tampak berpikir.
"enggak bang, enggak apa apa !! ayah enggak suka karena Alexa masih sekolah !"
jawab Alexa lalu kembali duduk di samping Fatih, namun pria itu menariknya hingga ia duduk di depan Fatih, pria itu langsung merengkuh nya dan membiarkan air pasang dan surut membasahi celana mereka berdua.
Fatih mencium kepala Alexa sementara Alexa nyaman bersandar pada tubuh Fatih, dua insan yang tidak sadar bahwa mereka tengah di mabuk cinta.
Setelah puas bermain air kedua nya mengganti pakaian di toilet, kemudian kembali ke tenda untuk beristirahat sembari menikmati angin laut sepoi Sepoi.
Kedua nya merebah bersama sambil bercerita banyak hal, hingga lama kelamaan kedua nya terlelap tidur dalam tenda.
Waktu semakin sore, dan Fatih berencana untuk pulang setelah melihat sunset, saat ini keduanya tengah berjalan jalan di sekitar dermaga, beberapa kali kedua nya mengambil foto bersama untuk kenangan.
"pemandangan nya bagus!"
Ujar Alexa duduk di tepi dermaga menyaksikan Jingga yang mulai merona.
Layaknya senja yang membuat kedua nya terpesona dan jatuh cinta tanpa alasan.
Kedua nya kini terikat rasa yang luar biasa, tidak ingin berpisah sementara hubungan persaudaraan itu membuat kedua nya cemas.
Fatih ingin orang tua nya datang dan ia ingin memberi tahu tentang pernikahan itu.
Fatih menghela nafas panjang merengkuh tubuh Alexa di bawah jingga, matahari mulai tenggelam dan keadaan mulai gelap.
Fatih harus menanyakan nya lagi pada sang bunda, benar kah ia dan Alexa saudara sepupu ? Fatih akan menelpon bunda nya nanti.
"Sudah gelap ayo kita kembali !"
Ujar Fatih mengajak Alexa untuk beranjak dari duduknya.
"Ya bang, aku lelah kita langsung pulang saja !"
Ujar Alexa dan Fatih mengangguk setuju.
keduanya bergegas ke mobil karena sebelum nya Fatih sudah membongkar tenda mereka.
"lapar tidak dek? kita beli makanan dulu atau langsung pulang !"
Tanya Fatih sebelum masuk ke dalam tol.
Pinta Alexa dan Fatih langsung menepi ke arah restoran siap saji yang berada tidak jauh dari gerbang tol.
"Ayo Kita makan dulu, jadi nanti sampai di rumah kita langsung istirahat !"
Alexa mengangguk lalu kedua nya memesan makanan.
"Terima kasih ya bang, udah ajak Alexa jalan jalan ke pantai !"
Ujar Alexa duduk di hadapan Fatih, pria itu tersenyum ke arah nya.
"Ya nanti kita pergi jalan jalan ke Bandung ya !"
jawab Fatih mengulas senyum pada Alexa yang langsung mengangguk dengan antusias.
Tak lama makanan tersaji di hadapan mereka, gegas kedua nya melahap hingga tandas.
Setelah makan Fatih langsung mengajak Alexa pulang, hujan tiba tiba saja turun menemani perjalanan mereka menuju rumah.
pukul sembilan malam mereka sampai di rumah, dan Alexa sudah tertidur pulas.
Fatih turun dan mengangkat tubuh Alexa ke dalam kamar nya, tak jauh berbeda Fatih pun mulai terbiasa tidur bersama Alexa.
Hujan sampai di kawasan mereka, Fatih merebahkan tubuhnya di ranjang lalu menatap wajah Alexa yang tertidur pulas.
Fatih beranjak masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti pakaian nya, Alexa terbangun dan duduk di tepi ranjang.
"Kamu bangun dek ?" Tanya Fatih saat Ia keluar dari kamar mandi sudah menggunakan piyama tidur.
"ya, pengen buang air kecil bang ?"
Jawab Alexa senyum kecil lalu beranjak dari ranjang.
"Ya sudah sekalian ganti pakaian nya !"
Alexa mengangguk lalu keluar untuk mengambil pakaian nya.
Alexa masuk ke dalam kamar Fatih setelah mengganti pakaian nya di kamar, gegas ia kembali naik ke ranjang.
"hujan lagi ?"
Tanya Alexa menarik selimutnya sementara Fatih tengah fokus dengan ponselnya.
"Di Jerman sudah mulai musim semi !"
Tambah Alexa tersenyum saat Fatih merengkuh tubuh nya.
"ya, musim di Indonesia tidak bisa di prediksi, seharusnya sudah mulai musim panas, tapi hujan masih betah membasahi tanah air !"
Jawab Fatih mencium pipi Alexa.
"Oh ya, Abang ingin bertanya Alexa ?"
Ujar Fatih membuat Alexa menoleh ke arah wajah Fatih.
"Mau tanya apa ?"
Tanya Alexa memejamkan mata nya saat Fatih mengecup bibir nya.
"Apa semua piyama tidur mu pendek dan terbuka seperti ini ?"Tanya Fatih membuat Alexa terkekeh, seperti nya ada yang mulai tidak kuat.
"Ya Alexa suka pakai seperti ini, terkecuali musim salju bang ! kenapa ?"
Tanya Alexa tersenyum saat Fatih menghela nafas panjang.
"Abang ini pria normal !"
Jawab Fatih, beberapa kali ia menegaskan hal itu pada Alexa tapi gadis cantik ini bersikap santai dan tidak takut jika Fatih tidak bisa mengendalikan diri.
"Alexa tahu, kenapa bang ? Alexa ngantuk !" jawab Alexa membuat Fatih tertegun lalu membuang nafas.
"Ya sudah kita tidur dek, besok masih ada waktu untuk kita pergi jalan jalan ! nanti kita pergi olahraga bersama !"
ujar Fatih lalu merebahkan tubuhnya bersama Alexa, memeluk tubuh nya seperti malam kemarin dan membiarkan hujan menambah kenyamanan kedua nya dalam dekapan.
**
bersambung...
terima kasih yang sudah mampir 😍😍😍