Menikah Dengan Sepupuku.

Menikah Dengan Sepupuku.
menyenangkan hati suami.


Beberapa siswa memperhatikan Alexa yang masuk ke dalam kelas itu, Mereka tertegun melihat kecantikan anak baru itu.


"Silahkan masuk Alexa !"


Ujar Wali kelas itu setelah Alexa memperkenalkan diri.


Alexa mengangguk lalu duduk di kursi kosong yang berada di jajaran nomor dua.


"Hai Aku Zahra !"


Sapa teman sebangku Alexa.


"Alexa...!"


jawab Alexa lalu fokus ke arah guru yang memulai pelajaran.


Beberapa siswa berbisik-bisik ingin berkenalan dengan Alexa, namun mereka urung saat melihat guru yang memperhatikan gerak gerik mereka.


Alexa sendiri bersikap cuek dan tiba tiba mengingat Fatih, pria Itu bilang akan menjemput nya nanti.


Alexa tersenyum sendiri sambil mencatat pelajaran, entah kenapa ia seberani itu mencium pipi Fatih.


"Kamu kenapa?"


Tanya Zahra memindai wajah Alexa yang mesem sendiri.


"Enggak, aku cuma lagi ingat pacar !"


jawab Alexa membuat Zahra mengulas senyum.


"kamu udah punya pacar ?"


Tanya Zahra dan Alexa mengangguk kecil.


Tak heran sih Alexa cantik, bule lagi.


Pantas kalau ia sudah ada yang punya, dan kasihan para siswa yang tertarik dengan Alexa mereka harus mundur sebelum maju.


Hehe.


Tiba waktu istirahat semua siswa siswi berhamburan ke kantin dan Alexa tertegun saat beberapa pria datang meminta berkenalan dengan nya.


Dan terpaksa Alexa menerima karena tidak enak dan jika menolak pasti di sangka sombong.


Setelah mereka pergi barulah Alexa melangkah keluar bersama Zahra.


Bug..


Alexa terkejut saat bola basket menghantam dinding yang hendak ia lewati, untung tidak mengenai ia dan Zahra.


"Woy hati hati dong !"


Seru Zahra dengan kesal.


Seorang pria tampan menghampiri mereka berdua, pria itu senyum ke arah Alexa.


"Maaf aku enggak sengaja !"


ujar Zaki, Ia juga anak kelas tiga yang jago main basket.


Alexa mengangguk lalu pergi meninggalkan pria itu, seorang wanita dari jauh kesal melihat Zaki bersikap manis pada anak baru itu.


"Eh kayanya anak baru deh !"


ujar teman Zaki mengajak Zaki kembali ke lapangan.


"Ya gue enggak sempat kenalan, cantik tuh bule !"


Ujar Zaki menyesal membiarkan anak baru itu pergi begitu saja.


Setelah jam pelajaran selesai Alexa langsung menghubungi Fatih meminta untuk menjemput nya di sekolah.


Waktu menunjukkan pukul empat sore dan Fatih baru selesai mengerjakan pekerjaan nya, Ia meminta Alexa untuk menunggu sebentar.


"Aku pulang duluan ya Alexa !"


Ujar Zahra saat jemputan nya datang, Alexa mengangguk dan duduk di kursi taman menunggu Fatih datang.


"Hai....!"


sapa Zaki duduk di samping Alexa yang langsung termangu, Alexa ingat kalau pria yang di hadapan nya adalah pria yang tadi melempar bola basket.


"Aku Zaki, boleh tahu nama kamu ?"


Tanya Zaki tanpa sungkan mengulur kan tangan nya.


"Aku Alexa !"


Jawab Alexa mengulum senyum dan dari gerbang seorang perempuan memperhatikan mereka dengan wajah masam.


"Awas aja tuh anak baru !"


Ancam nya lalu pergi bersama teman teman nya.


Zaki dan Alexa ngobrol sambil menunggu Fatih datang.


Setengah jam kemudian ponsel Alexa berdering dan terlihat Fatih melakukan panggilan telepon.


"Alexa, Abang sudah ada di depan gerbang !"


Sahut Fatih.


"baik bang, Alexa ke sana !"


jawab Alexa lalu menoleh ke arah Zaki.


"Abang ku sudah datang, aku pulang dulu ya !"


Ujar Alexa lalu beranjak dari duduknya di ikuti oleh Zaki yang mengikuti langkah nya.


"Kamu mau kemana ?"


Tanya Alexa menoleh ke arah belakang.


"pulang lah, motor ku di depan !"


Fatih memperhatikan Alexa yang berjalan dengan seorang pria, entah kenapa ia merasa tidak suka ?


Fatih membuka pintu mobil lalu menghampiri Alexa yang langsung pergi meninggalkan Zaki.


"Siapa ?"


Tanya Fatih membuat Alexa menoleh ke arah Zaki yang masih memperhatikan nya.


"Teman baru !"


jawab Alexa lalu mengajak Fatih masuk ke dalam mobil.


"kenapa lihat kamu seperti itu ?"


Tanya Fatih dan Alexa hanya mengedikan bahu nya.


"Dia suka sama kamu ?"


Tanya lagi Fatih lalu mulai melajukan mobilnya.


"Ya mungkin seperti itu, Alexa tidak tahu !"


jawab Alexa ingin tahu reaksi Fatih.


"hum, jauhi jangan macam-macam di sekolah ! niat nya kan mencari ilmu."


Cakap Fatih membuat Alexa tersenyum dalam hati.


"Ya, bang !"


jawab Alexa singkat lalu menoleh ke arah jalan, tak lama mereka sampai lalu Alexa langsung keluar dari mobil.


"Apa mungkin Fatih cemburu ?"


Lagi lagi ia tersenyum sendiri lalu masuk ke dalam kamar dan membiarkan Fatih.


Fatih menghela nafas panjang lalu duduk di sofa, Tak lama Alexa keluar menggunakan kaos berwarna putih dan celana hotpants berwarna hitam.


"Mau kemana ?"


Tanya Fatih menghela nafas berat memindai pakaian Alexa yang selalu menggoda iman nya.


"Masak lah, mau di buatkan apa ?"


Tanya Alexa membuka lemari es.


"Aku mau makan Ikan goreng plus sayur capcay !"


Jawab Fatih lalu membuka dasi dan melipat kemeja nya, dada nya sedikit terbuka karena ia membuka beberapa kancing nya.


"Oke, tunggu ya !"


Jawab Alexa lalu membuat bumbu untuk masakan nya.


"Ada yang bisa Abang bantu ?"


tanya Fatih berdiri di belakang Alexa.


Rasa nya ingin sekali memeluk Alexa dari belakang, semoga saja Alexa bukan sepupu nya.


Fatih termangu dengan pemikiran nya sendiri hingga Alexa membalik tubuh nya dan tidak di duga bibir kedua nya beradu hingga membuat Fatih tercenung menatap Alexa yang juga terkejut.


"Aku....?"


Ujar Alexa lirih lalu membeku saat Fatih memegang pinggang nya yang ramping.


Layaknya Fatih jantung Alexa pun berdebar kencang, Pria itu mulai mendekat kan wajah nya, Namun Alexa melebar kan matanya saat mencium bau gosong.


"Bang tunggu ?!"


Ujar Alexa lalu membalikkan tubuhnya dan mematikan kompor nya.


Fatih menghela nafas panjang lalu duduk di kursi meja makan, dan membiarkan Alexa melanjutkan masak.


beberapa waktu kemudian...


"Bang...!"


Seru Alexa menyodorkan makanan yang sudah matang dan siap untuk di santap.


Fatih menyimpan ponsel nya lalu memindai Alexa yang seperti nya kelelahan.


"Ayo makan bang !"


Ajak Alexa merasa kalau Fatih kecewa karena kejadian tadi.


"Terima kasih Alexa, nanti biar Abang yang cuci piring kalau kamu capek !"


Ujar Fatih mengusap pipi Alexa yang langsung memerah.


Alexa mengigit bibir nya saat Fatih mengangguk sambil mengunyah makanan tersebut.


"Enak, enggak sangka kamu pintar masak !"


Puji Fatih membuat Alexa senang.


"ya, kata ibu hal itu salah satu cara menyenangkan hati suami !"


Sergah Alexa senyum membuat Fatih tertegun sejenak, namun kembali menyantap makanan itu hingga tandas.


Enak ya menikah, ada yang masak, bantu beresin rumah dan yang paling menyenangkan adalah memiliki teman ranjang yang hangat.


Fatih menghela nafas berat, jika sudah seperti itu pikiran nya mulai kacau dan berkhayal kemana mana.


Alexa... Alexa...


*


**


***


bersambung.