
''Kamu ga kangen sama mas?? '' ucap raihan saat menghampiri aira dan memeluknya sambil mengelus perut aira yang membuncit.
''Kangen banget, tapi aku ga mau membuat mas semakin marah kalau aku samperin kamu. '' ucap aira.
Raihan membalikan tubuh aira menjadi berhadap dengannya.
''Kenapa kamu gak datang kesini, padahal mas nunggu kamu datang, karena mas tau, kamu melacak keberadaan mas, kenapa ga datang heummm... ?? '' ucap raihan sambil mencium kening aira.
''Aku takut kamu tambah marah terus malah pergi jauh lagi kalau aku samperin mas. '' ucap aira sambil memeluk tubuh raihan.
''Mana mungkin mas marah ke kamu, kamu wanita yang paling mas sayang, mas akan senang malah kalau kamu datang kesini. '' ucap raihan.
''Maafin aku mas dan makasih mas kasih aku kesempatan. '' ucap aira.
''Sssstttt....Udah jangan di bahas, mas sayang kamu, i love you. '' ucap raihan.
''i love you to mas. '' ucap aira.
''Kamu ko tambah cantik sayang, tubuh kamu langsing tapi cuma perut kamu yang tambah buncit. '' ucap raihan.
''Aku juga aneh mas, perut aku nambah buncit tapi keadaan tubuh yang lainnya ga berubah, bayi di dalam kandungan aku juga sangat sehat malahan aktif banget loh mas. '' ucap aira sambil mengelus perut buncitnya.
Raihan berjongkok dan mencium perut buncit aira karena merasakan gerakan di perutnya aira.
''Lihat sayang perut kamu gerak loh, nendang lagi. '' ucap raihan sangat antusias.
''Kayanya dia tau kalau papahnya sedang berada dekatnya, makanya gak mau dieum mas, biasanya anteng kalau siang dan akan bergerak saat aku udah di rumah dan tiduran. '' ucap aira.
''Sayang nya papah, kamu jangan nakal di dalam perutnya mamah, kasian mamahnya. '' ucap raihan mengajak bicara pada perut aira, tapi bayinya malah seakan senang dan terus bergerak lincahnnya.
''Udah mas jangan di ajak bicara, lihat malah jadi ga mau dieum loh. '' ucap aira.
''Malahan tambah lincah saayang. '' ucap raihan sambil tersenyum.
''Aku mau rebahan mas yah, ngilu banget perutnya ini dede bayina malah gerak terus. '' ucap aira dan raihan membawanya kedalam kamar.
''Bobo sayang disini yah. '' ucap raihan yang membawa aira ke kasurnya, aira kaget karena di kamarnya banyak sekali foto dirinya di pajang oleh raihan, aira hanya tersenyum senang dengan pemandangan fotonya.
''Kamu bucin banget yah mas, sampe foto aku banyak gini yang di pajang. '' ucap aira dalam hatinya dan tersenyum senang.
''Mas aku pinjem baju kamu yah, gak nyaman pake pakaian ini kalau di pake boboan. '' ucap aira.
''Sana milih di lemari, mas mau nunggu putra membawa pesanan makanannya, putra juga udah di lobi bawah. '' ucap raihan.
''Iya mas raihan. '' ucap aira.
Raihan keluar kamarnya dan aira memilih kemeja milik raihan, aira ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang keringatan, karena aira sering keringatan semenjak kehamilannya yang membesar.
''Segarnya.. '' ucap aira yang sudah mandi dan memakai kemeja raihan yang pas di tubuhnya.
Aira merebahkan tubuhnya di kasur raihan, mengganjal kakinya dengan bantal agar lebih nyaman, tak berselang lama aira terlelap tidurnya dan pulas.
Raihan sedang berbicara dengan putra yang membawakan pakaian hamil untuk aira dan juga makanan untuknya dan aira.
''Besok aku gak akan ngantor, kamu hendle semuanya yah, dan jangan ganggu saya. '' ucap raihan.
''Siap bos, tapi saya kasih saran jangan terlalu kasar bos mainnya, kasian dede bayinya. '' ucap putra.
''Kamu kaya pengalaman ajah, udah sana pergi dan makasih untuk pakaian dan makanannya. '' ucap raihan.
Raihan menyimpan makanannya kedalam penghangat dan membawa pakaian hamil untuk aira ke kamar.
''Kamu lelap banget bobonya sayang. '' ucap raihan sambil mencium seluruh wajah aira dan segera ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian dengan celana boxer pendek dan kaos tipis nya, raihan membuka leptopnya dan mengerjakan pekerjaan nya yang dikirim putra lewat emailnya.
Dua jam kemudian aira membuka matanya, dan melihat raihan duduk di sofa dengan memangku leptopnya, aira tersenyum melihatnya, aira langsung bangun dan segera ke kamar mandi untuk buang air kecil dan mencuci mukanya.
Raihan hanya melirik dan kembali mengerjakan kerjaannya yang tinggal sedikit lagi selesai.
''Mas masih lama ga kerjaan nya. '' ucap aira yang menghampiri dan duduk di sebelah raihan.
''Sedikit lagi sayang, kenapa heumm.. ?? '' ucap raihan yang tetap fokus pada kerjaan nya.
''Gak apa apa, mas selesaikan kerjaannya, aku mau siapkan makanan nya yah, biar mas selesai tinggal makan ajah. '' ucap aira.
''Oke sayang, kamu gak apa apa sendiri ke dapurnya, kerjaan mas tanggung soalnya. '' ucap raihan.
''Gak apa apa mas, aku kedapur yah. '' ucap aira dan raihan hanya mengangguk dan tersenyum membalasnya.
Aira menyiapkan makanannya dan merapihkan nya di meja makan, aira juga membuat jus dengan buah buahan yang ada di kulkasnya raihan.
Senyum di bibir aira tak pernah pudar, dia senang dan sangat bahagia dengan semuanya.
''Aku benar benar sayang kamu mas raihan, kamu laki laki terbaik di hidupku. '' ucap aira.
Raihan di kamar sudah selesai dan mengirimkan kembali ke putra, raihan merapihkan leptopnya dan menyimpan nya kembali, raihan keluar kamar menuju dapur menghampiri aira yang sedang menyiapkan makanan untuknya.
''Mau ga bisa lupa gimana aku sama kamu aira, kamu seksi dan cantik banget dengan kemeja itu, aku ga bisa pudar mencintai kamu dan malahan jadi sangat mencintai kamu dan semakin bertambah. '' ucap raihan dalam hatinya yang melihat aira sibuk di dapur.
''Sayang, udah selesai. '' ucap raihan yang menghampiri aira dan memeluknya.
''Mas duduk di kursi, ini tinggal nuangin ke gelas ajah jusnya. '' ucap aira.
''Oke sayang. '' ucap raihan sambil mencium pipinya aira.
Aira segera menuangkan jusnya ke gelas dan menyimpannya di meja makan, aira menyiapkan air putih dan juga gelas untuk minumnya juga.
''Sayang, kamu seksi banget pake kemeja mas. '' ucap raihan saat aira duduk di sebelahnya.
''Masa sih, di kira jelek mas, aku kan buncit gini perutnya kaya busung lapar. '' ucap aira.
''No sayang, kamu seksi sekali. '' ucap raihan.
''Udah gombalnya, kita makan yah, perut aku udah minta di isi soalnya. '' ucap aira sambil menyajikan nya di piring raihan.
''Makasih sayang. '' ucap raihan saat aira memberikan makanannya ke raihan.
Raihan dan aira langsung memakan makanannya dengan raihan terus menggoda aira, aira hanya senyum meladeni ucapan raihan.
''Mas bisa mingkeum ga sih, lanjutkan makannya, nanti kesedak loh. '' ucap aira yang geram dengan ocehan raihan.
''Iya sayang, mas lanjutkan makannya. '' ucap raihan.
.
.................