
.
.
.
Magrib pun tiba semua tempat ibadah pun mengumandangkan azan pertanda untuk melakukan ibadah dan semua orang beriman melakukan ibadahnya secara berjamaah ataupun dirumah masing-masing.
semua aktivitas seakan berhenti dahulu dan jalanan sunyi untuk sementara.begitupula dua insan yang hendak melakukan ibadahnya di sebuah tempat ibadah didekat taman kota dimana sudah banyak manusia yang juga ingin melakukan ibadah.
Beberapa selang kemudian....
"Udah solatnya?."tanya Reza ke Killa yang menunggu didepan masjid.
"Udah..." Jawab Killa dan duduk disamping Reza lalu memakai sepatunya.
"Ok kita tunggu disini bentar ya abis itu baru ketoko kue" ujar Reza sambil melihat Killa mengenakan sepatu.
"Ya..."
Lalu hanya kesunyian yang ada. semua orang kembali ke aktivitasnya masing-masing.dan jalan taman pun mulai ramai apalagi ini malam weekend.lampu taman mulai menyala dan menampilkan warna warni indah yang menarik semua orang disana.
....
"ternyata taman ini lebih indah kalau malam hari ya." Kata Killa sambil melihat lampu jalanan ditaman yang warna warni.
"Lo baru tau?" Ucap Reza kearah Killa.
"Yaa..."
"Emang belom pernah kesini?" Tanya Reza.
"Udah tapi pas siang aja kalau malam belum pernah" jawab Killa masih setia melihat keindahan taman dan orang lalu lalang disana.
"Ohhh..."beo Reza.
"Ya"
"Kalo gw udah sering main kesini jadi udah tau" ucap nya dan ikut memperhatikan sekitar.
"Hm..." Ucap Killa lalu tiba-tiba Reza berdiri dan hendak pergi.
"Mau kemana?" Tanya Killa.
"Ehh,bentar gw mau kesono dulu" Jawab Reza
"Kemana?" Tanya Killa
"Kesana....Bentar doang kok,Lo jangan kemana-mana ya disini aja!" suruh Reza.
"Saya ikut" kata killa.
"Udah Lo disini aja" ujar Reza.
"Kamu gak bermaksud ninggalin saya kan?" Tanya Killa khawatir.
"Tenang aja sih" ucap Reza.
"Jangan ninggalin yaa" ucap Killa takut ditinggal Reza nanti dia balik bagaimana dong?
"Gak bakal emang gw elo apa!!" Kata Reza dan pergi meninggalkan Killa sendiri.
"Hhh awas aja ninggalin" ucap Killa kesal.
***
Setelah ditinggal Reza Killa pun kembali memandangi taman kembali.
"~saya belum pernah kesini... tempatnya ramai juga kalau malam,apa karena besok libur?" Batin Killa dia masih menunggu Reza datang sambil melihat orang sekitar yang sedang berjalan-jalan ditaman, entah itu anak kecil,remaja, orang tua,atau pasangan.
Lalu tiba-tiba ada bunyi telepon masuk dari hp Killa dan itu adalah mamanya.
"Halo... Walaikumsallam ma" jawab Killa.
"Killa kamu gak papa?" Tanya seorang dan itu adalah bapaknya killa.
"Ah ada bapa juga" kata Killa.
"Kenapa belum balikkkk???" Teriak mama nya.
"Ah mama kuping Killa pengang" kata Killa menutup kupingnya.
"Heii kamu dimana sekarang??" Ucap mamanya dengan nada kesal.
"Oh aku lagi Ama Reza lagi nganterin dia beli kue buat Oma" kata killa.
"Bener sama Reza??" Tanya mamanya memastikan.
"Iya...."
"Hufttt bagus deh, tadi bundanya Reza juga bilang dia belum balik padahal lagi ditunggu loh" ucap mamanya dibalik telepon.
"Ditunggu apa ma?" Tanya Killa.
"Loh kamu lupa? Kan Minggu kamu akan melakukan pernikahan" jawab mamanya enteng.
"Tunggu APAA??!!!" Triak Killa yang membuatnya jadi perhatian orang lain disekitarnya.
"Suara kamu kekencangan" ucap bapa Killa ikutan.
"Maaf pa... Eh tapi ini serius Minggu?" Tanya Killa lagi tidak percaya.
"Iya Minggu, jadi kamu langsung kerumah Reza ya ngga usah balik kesini" ujar mamanya ia berpikir Killa dan Reza sudah mulai dekat dan mau melakukan pernikahan itu.
"Dihhh terus mama Ama bapa bagaimana??" Tanya Killa ia jadi pusing kembali.
"Mama sama bapa lagi perjalanan ke rumah Reza" jawab bapaknya.
"ihhhh mamaaaaaa aku belum siappppp" ucap Killa tidak percaya besok ia akan menikah padahal ia sama sekali belum menyiapkan apa-apa malah ngga mau tapi mendengar kata besok ia harus bilang apa??.
"Kamu harus siap nak,bukanya kamu sendiri yang bilang nanti nikahannya seminggu lagi waktu itu??" Ucap mama nya.
"Ralat!!! Tambahin lagi jadi sebulan eh setahun aja ah gak usah aja sekalian!!!!" Ujar Killa kesal.
"Ngga bisa begitu nak ini udah gak bisa di ubah" kata mamanya lagi sepertinya emosi Killa sudah mulai naik.
"Maaaa aku ngga mauuu" kata Killa suaranya sudah mulai serak dan hampir menangis.
"Killa..." Kata mamanya mulai khawatir.
"Mama aku ngga mau maa... Aku gak mau..." Jelas Killa sudah mulai menangis.
"Kilaaa kamu jangan nangis,apa Reza disitu?" Tanya mamanya khawatir.
"Dia gak ada...pergi gak tau kemana aku ditinggal" jawab Killa sambil menghapus air matanya.
"Hah??!!! Kamu ditinggal dimana Killa!!??"kata bapaknya sambil teriak tidak terima Putrinya dilakukan seperti itu.
"Killa kamu ngga papa kan" tanya mama Killa ikutan panik.
"Aku gak papa mama gak papa..." Jawab Killa ia benar-benar sangat sedih sekarang. kenapa orang tuanya tidak bisa bersikap seperti ini saat ia dijodohkan malah menerima lamaran itu, sekarang ketika mereka tau Killa ditinggal malah marah-marah.
"Killa kami akan jemput kamu...kamu dimana??!!" Tanya bapa Killa namun telepon nya langsung dimatikan oleh Killa dia malas mendengar omongan kedua orang tuanya. Ia sudah sangat frustasi sekarang.
"Aku gak tau harus apa lagi.... Aku terlalu fokus dengan kegiatan sekolah sampai lupa aku akan menikah.... Harusnya aku sudah lama kabur...." Kata Killa matanya sudah sembab akibat air mata yang mengalir tak berhenti.
"Sekarang aku tidak mau kembali....aku akan pergi saja aku tidak peduli lagi.... Toh Reza juga sudah meninggalkan ku duluan dia pasti sudah tau akan begini...."
Ucap Killa dengan wajah yang sangat menyedihkan.
"Hahahaha... Begini banget ya hidupku... Belum jadi bunga udah di ambil hak nya...." Beo Killa sambil menatap langit malam, untung ini sudah gelap kalau tidak wajah sembab Killa akan mudah dilihat oleh orang lain disekitar situ.
Dan Killa mulai berjalan menjauh entah dia akan pergi kemana tidak tahu yang penting dia bisa bebas dari takdir yang menimpanya ini.
"...."