JODOH KU

JODOH KU
KANGEN ANAK-ANAK


Angga menemani nadia dirumah sakit dengan perasaan tak tenang, biasanya hanya dia yang pergi keluar kota beberapa hari dan meninggalkan anak-anak dibawah pengawasan nadia tapi kali ini mereka sedang bersama karena nadia harus dirawat. Walau aruna dan kenzo sudah bersama dengan orang yang tepat tetap saja perasaan was-was jika anak-anak rewel masih mengganggu pikiran angga.


"Mas"


"Ya sayang, kamu mau apa? Pengen makan sesuatu? Biar mas gofood mau?"


Nadi menggelengkan kepalanya, tak jauh beda dengan angga. Nadia pun merasa khawatir karena anak-anak tak ada didepan matanya.


"Aku kangen sama anak-anak mas."


"Sabar ya, baru semalam. Besok papa pasti ajak mereka kesini lagi. Kalau mereka ikut menginap disini pasti ga diijinkan sama pihak rumah sakit."


Mengangguk paham nadia langsung terdiam.


"Pekerjaan kamu suruh saja yunus handle sampai lahiran nanti, biar ibu yang mengawasi. Untuk menggambar kan bisa dilakukan di rumah saja."


Terpaksa angga memberi ultimatum kepada nadia demi kebaikan bersama. Karena kejadian nadia sampai mengalami pingsan sangat membuat angga takut jika terjadi sesuatu yang buruk pada istri dan calon bayi mereka.


"Iya mas, ibu tadi telpon juga bilang begitu. Yunus juga sudah dibantu orang baru semoga saja bisa diandalkan."


"Iya, maaf mas harus benar-benar membatasi kegiatan mu diluar rumah. Ini hanya sampai bayi kita lahir saja, mas mohon kamu mau bersabar."


"Iya mas."


"Maafkan mas juga karena membuat kamu jadi begini."


"His, sekarang aja minta maaf kemarin apa kabar?" Ejek nadia yang kembali kesal jika ingat angga sudah mengelabui dirinya.


"Mas kan pengen punya banyak anak supaya ga kesepian lagi."


"Telpon papa dong mas, aku pengen lihat ayank dan kenzo."


"Tadi papa wa mereka lagi di taman komplek katanya lagi ada kayak pameran."


"Emang mereka diajak kesana?"


"Iya"


"Ih mereka kok malahan main padahal mamanya lagi diinfus begini." Nadia mengeluh karena rindu anak-anaknya.


Angga tersenyum mendengar istrinya terus mengomel hal tak jelas hanya karena merasa bosan. Biasanya di jam sekarang ini mereka sedang berkumpul dikamar sambil bercanda atau menonton film yang angga download.


"Mas, beli camilan gih."


Karena merasa sangat bosan akhirnya nadia meminta angga untuk memesan makanan dan angga memutuskan untuk memesan pizza karena memang sudah lama sekali mereka tidak makan makanan cepat saji itu.


"Ayo mas mumpung masih hangat." Untuk sejenak nadia melupakan rasa rindunya pada aruna dan kenzo karena melihat betapa menariknya tampilan pizza yang angga pesan.


"Iya, ayo kita menggendut bersama."


Melupakan kedua anaknya, angga dan nadia begitu menikmati makanan yang ada didepan mereka sambil mengobrol mengulang kenangan kenangan yang sudah lalu mereka tertawa bersama dan sedih bersama mengingat kembali bagaimana sulitnya perjalanan cinta mereka dulu.


"Anak sudah mau tiga tapi kebahagiaan kita ga juga sempurna ya mas."


Mendengar celetukan istrinya angga langsung menghentikan kunyahan bibirnya. Susah payah angga menelan karena mendadak hatinya nyeri karena benar apa yang nadia katakan.


__________