JODOH KU

JODOH KU
Bab 47


tepat pukul 10 pagi. Aira terbangun karena perutna terasa sangat lapar dan kehausan.


''Aww.... Badan aku sakit semua, ini juga perih banget. '' ucap aira sambil meringis menahan sakit.


''Mas raihan bangun. '' ucap aira sambil menggoyangkan lengan raihan. Dan raihan pun membuka matanya.


''Pagi istri cantik ku. '' jawab raihan dengan senyum cerah di wajahnya.


''Mas badan aku sakit semua. Hiks... hiks... '' ucap aira sambil menangis dan berhasil membuat raihan kelabakan.


''Jangan nangis sayang, maafin aku eah. Sebentar mas siapkan air hangat untuk berendam, agar badan kamu lebih enakan. '' ucap raihan sambil melepas dan turun dari tempat tidurnya. Dan berhasil membuat aira teriak.


''Mas raihaaaan.... '' Teriak aira dan membuat raihan panik dan kembali mengampiri aira.


''Kamu kenapa sayang, apa ada yang sakit. Coba bilang ke mas?? '' ucap raihan sambil mengecek tubuh aira.


''Badan aku emang sakit semua, tapi kenapa mas raihan ga pake baju malah telanjang begitu. '' jawab aira.


''Di kira mas ada apa. Kamu kan udah tau dan nikmatin tubuh mas kenapa mesti kesal seperti itu. Udah kamu jangan protes dulu, mas mau siapkan air hangat dulu eah. '' ucap raihan sambil mengecup bibir aira dan langsung ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat.


''Airnya udah siap, ayo kita mandi baby. '' ucap raihan sambil mengangkat aira dan membawanya ke kamar mandi.


''Enak banget badan aku lebih rileks. '' Ucap aira.


''Tuh kan mas bilang juga, pasti tubuh kamu lebih nyaman setelah berendam. '' Ucap raihan sambil ikut berendam dengan aira.


''Mas kenapa ikut berendam. Sana ihh,aku kan mau berendam. '' Ucap aira menyuruh raihan turun tapi raihan malah sengaja masuk dan ikut berendam.


''Mas juga sama mau ikut berendam sayang. '' Jawab raihan tanpa dosa.


''Mas raihan bukan berendam nantinya, tapi pasti minta yang lain. '' ucap aira kesal.


Raihan langsung membungkam bibir aira,raihan terus memperdalam ciuman nya, dan terjadilah adegan seperti semalam. Aira pasrah dengan apa yang di lakukan suaminya,karena protespun ga akan di dengar.


Meeting pemegang saham saat ini....


Raihan yang absen menghadiri meeting pun.Membuat putra mewakilinya, raihan tanpa memberitahu atau pun mengabari putra.


Setelah selesai meeting. Ternyata putra bertemu dengan hendri.


''Hai hendri. Kamu lagi apa disini?? ''ucap putra sambil menjabat tangan hendri.


''Biasa habis survei lokasi proyek, Kamu sendiri?? '' ucap hendri.


''Raihan hari ini gak masuk, tanpa pemberitahuan. Padahal meeting ini sangat penting, aku sudah meminta sekertarisnya menghubungi nomer raihan!! Tapi gak ada jawaban. '' ucap putra.


''Gimana kalau kita ngopi dulu di cafe depan?? '' ucap hendri. Dan putra pun menyetujuinya.


''Kamu ga tau eah, raihan lagi bercumbu dengan aira. '' ucap hendri.


''Tau dari mana kamu?? '' tanya putra.


''Dari tirta, kemarin pagi tirta di minta nukeu pulang ke rumah papah nya. Tirta lebih parah loh, dia lagi meeting di tempat klien nya. Langsung di tinggal dan menemui nukeu di rumah papahnya. '' Jawab hendri.


''Trus hubungan sama raihan apa?? '' tanya putra.


''Kamu kan tau lima hari yang lalu, nukeu , rere dan aira kabur ke lembang, dan besok mereka bertiga akan liburan ke turki selama satu bulan. '' Jawab hendri.


''Pantesan ajah, raihan mangkir di meeting penting hari ini. Trus kamu tau dari mana kalau aira , rere dan nukeu akan pergi ke turki satu bulan?? '' tanya putra.


''Kemarin nukeu bikin status di sosmednya, kalau si tirta keok baru dua ronde. Hha.... '' Jawab hendri sambil tertawa.


''Terus?? ''tanya kembali putra.


''Aku langsung telphone nomer si tirta dan nukeu yang menjawabnya, trus dengan polosnya nukeu ngasih tau kalau tirta lagi kelelahan habis main di ranjang,soalnya mau di tinggal satu bulan ke turki sama nukeu. Nukeu juga bilang kalau dia mau ikut aira perjalanan bisnis sekalian berwisata religi juga, dan menenangkan rere yang kamu campakkan. '' Jawab hendri menjelaskan pada putra.


''Aku sebenarnya bingung hendri, aku pengen seperti dulu dengan raihan, tirta dan kamu. Tapi raihan seperti menghindar dengan sengaja. Aku mau resain dari perusahaan raihan,tapi dua adik ku masih butuh biaya kuliah,belum ayah yang sakit sakitan karena tau aku dan rere putus. '' ucap putra.


''Cuma satu yang aku kasih saran ke kamu. SABAR. '' Jawab hendri.


''Mudah mudahan raihan dan tirta bisa balik lagi seperti sebelumnya. '' Ucap putra.


''Aku harus kembali ke kantor lagi putra, gantiin tirta lagi. Dia masih cuti. '' ucap hendri sambil pamit dan putra pun sama mengikuti hendri.


Di rumah rere...


''Kamu yakin mau ikut aira dan nukeu ke turki?? '' ucap mommy nya rere.


''Yes mom,rere mau sekalian wisata juga, mom kan tau kalau nukeu dan aira itu di jaga ketat oleh keluarganya walaupun jauh dengan keluarga. Dan rere juga merasa ikut aman kan. '' ucap rere sambil mempacking pakaian nya.


''Syukur deh, besok mommy dan dady bakalan anterin kamu ke bandara eah. '' ucap mommy aira.


Di kediaman nukeu....


Tirta tak henti hentinya menjamah tubuh nukeu, karena dia gak terima di ledekin keok oleh nukeu. Padahal memang kondisi tirta yang selalu bergadang dan tidak tidur secara teratur.


''Ampun sayang, aku udah ga kuat. Kasian baby kita di dalam sini. '' ucap nukeu sambil menyentuh perut ratanya. Dan membuat tirta sadar dan melepas penyatuannya.


''Maafakan papah junior. '' Ucap tirta sambil mencium perut nukeu.


Tirta dan nukeu langsung tertidur.


Di kediaman aira.....


Setelah ritual mandi dan kesenangan raihan terpenuhi, saat ini aira dan raihan langsung turun dan duduk di kursi meja makan.


''Kalian kaya pengantin ajah jam segini baru sarapan. '' ucap ibu sambil tersenyum ke arah aira dan raihan.


''Kapan kamu ke turki sayang?? rangga juga ada pertandingan basket ke turki loh, dia berangkat hari minggu. '' ucap ibu.


''Aku besok bu berangkat nya. '' jawab aira.


''Rangga tuh susah dapat tiket nya, ada nya paling minggu atau senin katanya. Kenapa kamu bisa dengan mudah dapat tiket?? '' ucap ibu.


''Aira kan pake jet pribadi bu bukan naik umum. '' jawab raihan.


Tak berselang lama rangga datang dan masih banjir keringat karena habis jogging.


''Rangga kak aira juga mau ke turki loh besok. '' ucap ibu pada rangga yang lagi membuka sepatunya.


''Masa siih kak, ko bisa. Aku ajah susah dapat tiketnya. '' ucap rangga yang langsung menghampiri ke meja makan sambil minum.


''Kaka kamu itu pake jet pribadi rangga, ga pake umum seperti kamu. '' ucap raihan.


''Rangga boleh nebeng eah. Pliis kaka. '' ucap rangga.


''Ea boleh, kaka juga cuma bertiga. Masih muat kayanya. '' ucap aira.


''Makasih kaka ku yang cantik. '' ucap rangga sambil berdiri dan memeluk aira tapi segera di hadang oleh raihan


''Kamu mau kaka cincang rangga, beraninya kamu. '' ucap raihan sambil menatap tajam adiknya.


''Oke oke maaf kak, kapan berangkatnya?? '' ucap rangga.


''Besok. '' jawab aira singkat.


''Yaudah aku mau siap siap sekarang kaka. '' ucap rangga sambil berlari ke kamarnya.


''Rangga rangga. Kamu itu pecicilan banget deh. '' ucap raihan.


''Oh ea bu, raihan akan berangkat dari rumah bunda.Ibu besok bareungan rangga ajah kalau mau mengantar eah. '' ucap raihan.


''Kenapa berangkat dari rumah bunda, kenapa ga dari sini?? '' ucap ibu.


''Barang barang sama dokumen aira semua ada di rumahnya bunda. Jadi aira nanti sore pulang ke rumah bunda. '' ucap aira


''Yaudah deh besok ibu sama ayah sekalian berangkat bareungan rangga ajah. '' ucap ibu.


Setelah makan selesai, aira dan raihan kembali ke kamar untuk tidur karena semalam mereka bergadang sampai subuh. Tapi raihan seuakan ga ada capenya terus menyatukan miliknya dengan aira, aira hanya pasrah dan sesekali merespon nya, sampai pukul empat sore raihan baru selesai dengan penyatuannya.


Raihan langsung ambruk di samping aira dan tertidur dengan tubuh yang polos seperti aira.


Tepat pukul tujuh malam, handphone aira berdering. Aira langsung mengangkatnya, ternyata bunda yang menelphone menanyakan aira dan raihan kenapa belum sampai. Aira langsung membangunkan raihan dan mereka langsung mandi bersama.Selesai mandi aira dan raihan langsung turun ke lantai satu untuk pamit ke ayah dan ibunya raihan.


''Ayah ibu. Aira pamit eah, besok aira tunggu di bandara kalau ayah sama ibu mau mengantarkan aira. '' ucap aira sambil mencium tangan ayah dan ibu nya raihan.


''Ea sayang, ayah sama ibu pasti antar kamu ke bandara sekalian anterin rangga juga kan. Jam berapa berangkatnya?? '' Ucap ayah.


''Jam 10 pagi palingan ayah. Soalnya nunggu jadwal dari bandara juga. '' jawab aira.


''Oke kalau begitu. Kalian hati hati di jalan nya, ini udah malam loh. '' ucap ibu.


''Ea bu. Raihan akan hati hati ko. '' jawab raihan.


Aira dan raihan pun masuk ke dalam mobil dan jalan menuju rumah bundanya aira.


satu jam kemudian mereka sampai di rumah bunda. Ternyata bunda sedang makan malam dengan ayah, aira dan raihan pun langsung ikut gabung makan malam.


Setelah selesai makan ayah mengajak aira mengobrol kan masalah di turki nanti nya, ayah menjelaskan semua pekerjaan aira dan nanti disana aira di dampingi orang kepercayaan ayahnya, hotel pun sudah di siapkan beserta mobil jemputan di bandara menuju hotel.


Setelah semua penjelasan ayah selesai. Aira dan raihan pamit untuk istirahat.


''Sayang aku mau lagi eah. '' ucap raihan dan aira pun hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum.


Tanpa memberi aba aba, raihan langsung melucuti pakaian yang di pakai aira, seketika tubuh aira polos dan raihan pun langsung melucuti pakaian nya, dan sekarang mereka sama sama polos.


Raihan langsung mencium bibir aira dengan rakusnya, memainkan benda kenyal kesukaannya, memberi tanda merah di seluruh tubuh aira, raihan benar benar tiada lelah dia terus menghentakan miliknya begitu memasukan miliknya ke aira. Aira hanya bisa mendesah menerima perlakuan raihan, seuakan tubuhnya menjadi candu untuk di sentuh raihan. berbagai macam gaya raihan lakukan dan membuat aira melayang karena kenikmatan yang di rasakannya.


tepat pukul satu dini hari raihan menyelesaikan penyatuannya karena tak ingin membuat nya kesiangan besok.


''Makasih sayang, kamu istri yang paling hebat, sekarang istirahat eah biar besok gak kesiangan ke bandaranya. '' ucap raihan sambil mencium kening aira dan memeluknya erat.


Tepat pukul lima pagi aira membuka matanya, dan membangunkan raihan. Tapi raihan tidak membuka matanya dan dia tetap dalam posisi tidur memeluk tubuh aira.


Setelah berhasil membangunkan raihan,aira langsung duduk bersandar di kasurnya, raihan tanpa aba aba langsung menyerang aira. Dan seperti biasa aira hanya pasrah dengan perlakuan raihan. hingga dua jam kemudian raihan baru melepaskan penyatuannya. Mereka pun mandi bersama, dan aira telah rapih dengan pakaian santai nya karena aira ga mau ribeut dengan style pakaian nya.


Aira dan raihan turun untuk sarapan, raihan langsung membawa koper aira dan di masukan ke dalam bagasi mobil yang akan di pakai untuk mengantar aira ke bandara.


''Raihan cepat sarapan dulu, setelah selesai kita kan harus ke bandara.Karena semua kumpul disana. '' ucap ayah.


''Aira leptop kamu ga lupa kan?? '' ucap ayah.


''Gak lah, ini leptop aira, kemarin juga udah di refresh jadi aman. '' jawab aira.


''Syukur deh sayang, ayah lega, oh ea katanya rangga ikut ke turki juga eah, dia ada pertandingan basket disana?? '' ucap ayah.


''Betul ayah, rangga di tinggal rombongan nya, kemarin kan dia sibuk sidang skripsi. '' ucap raihan.


''Bagus deh.Setidaknya ada yang jagain kalian bertiga juga kan. '' Ucap bunda.


''Ea bunda. '' jawab aira.


Setelah selesai sarapan, aira, raihan, ayah dan bunda pun bersiap menuju bandara. dan sekarang raihan lah yang menyetir mobilnya.