JODOH KU

JODOH KU
Bab 58


Setelah selesai dengan sarapan nya, aira dan raihan menghampiri kamar rangga dan rere.


''Rangga sebaiknya kamu jangan ikut kita ke bandara, kamu disini booking 2 kamar ajah, biar nanti setibanya di hotel langsung istirahat. '' ucap raiha.


''Yaudah deh, rangga booking kamar ajah. '' ucap rangga.


''Ayah, bunda, aira pamit eah, mau jemput ayah sama ibunya mas raihan ke bandara. '' ucap aira yang saat ini berada di kamar hotel orang tuanya.


''Ea sayang, nanti pakai mobil yang aga besar eah, soalnya orang tua rere juga ikut. '' ucap bunda.


''Kenapa orang tua rere ikut, emang bunda ngajakin kesini?? '' ucap aira.


''Mereka datang kemari karena mau menikahkan rangga sama rere, bahaya kalau ga nikahkan langsung, orang tua rere khawatir dan mertua kamu juga setuju,karena mereka sudah melakukan pertemuan keluarga di tanah air. '' ucap bunda.


''Gimana kalau rere menolak loh bunda?? '' ucap aira.


''Gak lah, mereka udah tinggal satu kamar pasti ga akan menolak, dan pernikahan akan di adakan lusa di salah satu mesjid besar disini. '' ucap bunda.


''Yaudah deh, aira ngikut ajah kalau untuk kebaikan rere. '' ucap aira.


''Yaudah, lebih baik sekarang kalian cepat berangkat eah, takut pesawat nya keburu mendarat dan kalian masih disini. '' ucap bunda.


''Tunggu bunda, apa ayah udah berangkat ke perusahaan?? '' ucap aira.


''Udah sayang, tadi sama pak sakti berangkatnya, kamu kan lagi hamil muda jadi ga di perbolehkan mengurus perusahaan, kecuali suami kamu yang mengerjakannya baru ayah ijinkan. '' ucap bunda.


''Ea bunda nanti raihan mau ko, menjalankan perusahaan selama berada disini. '' ucap raihan.


''Oke deh, udah pergi sana takutnya mereka menunggu di bandara, lebih baik kalian yang menunggu. '' ucap bunda.


''Aira sama mas raihan pergi ea bunda. '' pamit aira dan raihan yang mencium tangan bunda.


''Hati hati ea kalian. '' jawab bunda.


Aira dan dan raihan masuk ke dalam mobil,untuk menuju ke bandara, 1 jam kemudian aira dan raihan sampai di bandara, dan ternyata pesawat belum mendarat. Raihan dan aira pun menunggu sambil membeli kopi hangat dan meminum nya.


20 menit kemudian yang di tunggu pun datang.


Aira kaget karena bukan hanya hendri dan pacarnya, torang tua raihan dan orang tua rere yang datang, tapi orang tua tirta dan papahnya nukeu pun ikut.


Aira langsung memeluk ayah dan ibunya raihan, lalu menyapa orang tua rere dan tirta lalu papahnya nukeu.


''Ayo kita segera ke hotel, biar cepat istirahat. '' ucap raihan.


Mereka semua pun keluar dari bandara dan menuju ke mobil, raihan dan hendri memasukan semua barang ke dalam bagasi, setelah semua siap raihan dan hendri pun masuk kedalam mobil.


''Sayang ibu senang banget, kamu hamil dan ibu bakalan jadi nene. '' ucap ibu nya raihan.


''Ea ibu, aku ga nyangka bakalan secepat ini mendapatkan momongan. '' jawab aira.


''Aira, kamu punya ideu ga, gimana caranya agar rere dan rangga mau menikah?? '' ucap mommy nya rere.


''Tanteu tinggal masuk ajah ke kamar hotel rere, dia kan satu kamar dengan raihan, ntar aku suruh tirta membawa nukeu ke kamar nya, agar rere dan rangga diam di kamar berdua. '' ucap aira.


''Tenang tanteu, semua sudah di atur dan aman, tanteu sama om tinggal masuk ke kamar mereka, dan kalau mereka sampai tanya nanti bunda yang akan ikut menjelaskan. '' ucap raihan.


''Oke, tanteu percayakan pada kalian. '' ucap mommy rere.


Ahirnya mereka semua sampai di hotel, raihan langsung booking kamar untuk orang tua tirta dan orang tua rere, dan juga untu hendri. Setelah mendapatkan kamarnya yang sesuai di siapkan rangga, raihan menambah 1 kamar lagi untuk hendri.


Raihan dan aira mengantar semuanya, dan aira ikut masuk kekamar ayah dan ibu mertuanya. Ibu mertua begitu bahagia dengan kabar kehamilan aira.


''Ibu lebih baik istirahat eah. '' ucap raihan yang melihat ibunya asik mengobrol dengan aira.


''Benar bu, aku sampe lupa, ibu istirahat eah. Aku sama mas raihan mau membantu orang tua rere. '' ucap aira.


''Ibu juga ikut eah, ibu mau menangkap basah rangga. '' jawab ibu nya raihan.


''Ea deh ibu ga ikutan, tapi ibu mau bertemu ayah sama bunda nya aira. '' ucap ibu.


''Ea deh, ibu bisa bersama bunda di kamar. Soalnya ayah lagi ke perusahaa. '' ucap aira dan menggandeng tangan ibu mertuanya untuk menuju kamar bundanya.


''Mas ternyata udah mulai tuh. '' ucap aira yang melihat kamar rere membuka.


Raihan langsung masuk dan benar ternyata kedua orang tua rere dan ayah rangga sudah ada di dalam.


Aira masuk dan duduk di samping rere di tepi kasur, rere terus menangis.


''Aira kenapa semua jadi gini??? '' ucap rere.


''Jangan ngadu ke aira kamu re, mommy kecewa sama kamu, untung mommy baca status sosmed bundanya aira, dan menanyakan kamu, kalau gak mommy ga akan tau. Bagaimana kalau kamu hamil?? '' ucap mommy rere.


''Masa hamil mom, kita hanya ciuman. '' ucap rere.


''Lihat rangga pake celana pendek dan ga pake baju, trus kalian lagi ciuman, dady ga tau apa yang kamu lakukan sebelum itu. '' ucap dady nya rere.


''Pokonya kalian harus menikah, tidak ada bantahan. '' ucap ayahnya rangga.


''Baik ayah, om dan tanteu, rangga bersedia menikah dengan rere. '' ucap rangga.


''Kamu juga rere, harus mau menikah gak ada bantahan, lusa kalian akan menikah. '' ucap dady nya rere.


''Lebih baik sekarang om dan tante juga ayah beristirahat eah, nanti selepas makan siang kita bicarakan lagi. '' ucap raihan.


''Yaudah tanteu sama om istirahat dulu, tapi tanteu titip rere takutnya dia kabur atau berbuat lebih dengan rangga. '' ucap mommy nya rere.


''Siap tanteu, aira bakal jagain rere disini dengan mas raihan. '' jawab aira.


''Om percaya ke kamu, om sama tanteu mau ke kamar untuk istirahat eah. '' ucap dady rere.


Setelah para orang tua bubar dan pergi ke kamarnya masing masing, pintu ada yang mengetuk dan setelah raihan membukanya ternyata kedua mertuanya raihan yang mengetuk dan di susul tirta bersama nukeu.


''Maafin tanteu eah rere, gara gara tanteu bikin status di sosmed, semua jadi seperti ini. '' ucap bundanya aira.


''Udah gak apa apa tanteu, semua juga sudah terjadi dan semua juga emang kesalahan rere, rere sudah menerimanya dengan ikhlas. '' ucap rere.


''Om sudah mengatur semua pernikahan kamu dan rangga, karena tadi dady kamu meminta om untuk mengurusnya, kalian akan menikah di mesjid HAGIA SHOPIA. '' ucap ayah nya aira.


''Katanya lusa om, kenapa jadinya besok. '' ucap rere.


''Lusa itu bertepatan dengan hari libur rere, makanya jadinya besok, kalau hari libur petugas pencatatan sipil disini otomatis libur, orang tua kalian berdua sudah setuju. '' ucap ayah menjelaskan pada rere.


''Udah lah re, terima ajah eah semuanya, udah kepalang tanggung loh, dan kamu tau kan dady kamu ga bisa di bantah. '' ucap nukeu.


''Kamu malah bikin aku down tau keu, bukannya nenangin aku. '' ucap rere.


''Bener kata nukeu re, udah terima ajah eah, kamu gak akan menyesal masuk ke dalam keluarga nya rangga, dan nanti kan ada aku jadi kaka ipar kamu. '' jawab aira.


''Dasar. '' jawab rere sambil memeluk aira dan nukeu.


''Pakai baju kamu rangga, malah diam terus disitu. '' ucap raihan yang melihat adiknya malah duduk dan tanpa menggunakan baju atasan.


''Maunya kamu rangga menikah sama rere, dan di dukung lagi oleh semuanya. '' ucap tirta.


''Udah deh tirta jangan memanasi, sekarang lebih baik kita persiapkan pernikahan rere dan rangga. '' ucap aira.


''Oh ea, aku masih bingung loh raihan, kenapa orang tua aku dan papahnya rere bisa ikut hadir loh. '' ucap tirta.


''Aku juga kaget tadi di bandara, aku kira cuma orang tua aku sama hendri ajah, eh...Ternyata semua kumplit. '' ucap raihan.


''Udah gak apa apa kan jadi ramai nanti pernikahannya rere dan rangga. '' ucap nukeu.


''Kalian disini akad dulu, dan nanti sudah pulang ke tanah air kalian akan resepsi. '' ucap ayahnya aira.