JODOH KU

JODOH KU
Bab 84


''Kamu memang hebat sayang, ayah bangga ke kamu, semoga pulau hayalan menjadi destinasi wisata yang paling di minati masyarakat nantinya. '' ucap ayah mertua aira.


''Amiin ayah, tempatnya juga kan strategis ayah, ga susah untuk di jangkau. '' ucap aira.


''Yaudah, ayah mau ke kantor sekarang, hari ini rangga masih absen, besok mulai nya. '' ucap ayah mertua aira sambil pamit dan keluar dari ruangannya.


''Hati hati ayah. '' ucap aira dan raihan bersamaan.


''Kamu jadi item sayang, mas ga akan ijinkan kamu pergi kemanapun lagi, magelang adalah kota terahir kamu jalan jalan dengan teman kamu, mas ga akan biarkan lagi kamu pergi. '' ucap raihan.


''Ea mas raihan aku akan patuh. '' ucap aira.


''Yaudah, apa yang mas bisa bantu di kerjaan kamu sekarang?? '' ucap raihan.


''Ga ada mas, semua udah aku kerjakan. '' ucap aira.


''Jadi sekarang kerjaan mas itu, menyentuh kamu sayang, udah sepuluh hari mas puasa loh. '' ucap raihan dengan fikiran mesumnya.


''No mas raihan, hari ini kamu harus antar aku periksa kehamilan aku. '' ucap aira.


''Ea sayang, mas antar kamu, perut kamu udah sedikit menonjol, dada kamu juga padat sayang, tubuh kamu juga berisi, kamu seksi sekali sayang. '' ucap raihan sambil mencium bibir nya aira.


''Stop mas, di ruangan ayah ada kamera, itu lihat. '' ucap aira sambil melepas ciuman nya raihan dan menunjuk kamera di setiap sudut ruangan.


''Jahat banget eah mertua aku itu, masa setiap sudut ada kameranya sih. '' ucap raihan kesal.


''Bukan jahat, tapi emang kamu nya mesum mas, nanti di rumah ea sayang. '' ucap aira.


''Awas kalau kamu sampe boong sayang, aku pastikan kamu bayar lima kali lipatnya. '' ucap raihan.


''Mas raihan, dasar kamu monster mesum. '' ucap aira kesal karena yang ada di fikiran suaminya begitu mesum.


''Ea maaf sayang, mas janji ga akan bicara ngelantur lagi, jam berapa kita periksa kandungan kamu nya?? '' ucap raihan.


''Nanti selepas makan siang ajah mas kita ke klinik kandungan. '' ucap aira.


''Oke, mas ke perusahaan dulu eah, putra ngabarin kalau ada meeting satu jam lagi, kamu nyusul eah ke kantor mas,mas tunggu loh sayang. '' ucap raihan.


''Ea nanti aira nyusul ke kantor nya mas raihan. '' ucap aira.


''Dah sayang, sampe ketemu di kantor. '' ucap raihan.


Setelah raihan keluar dari ruangan, aira kembali melanjutkan kerjaannya,kerjaan aira kali ini adalah disain yang baru masuk di emailnya.


''Ini akunnya siapa eah, transferan uangnya juga udah masuk, full lagi tanpa DP. '' ucap aira melihat email masuk di leptopnya.


Tak berselang lama handphone aira berdering dan wisnu lah yang menelphone.


''Siang baby, kamu lagi sibuk ga sayang?? '' ucap wisnu.


''Gak papih biasa ajah, kenpa memangnya?? '' ucap aira.


''Papih ada kerjaan baru untuk kamu, nanti papih kirim ke email seperti biasa eah, papih bayar full. '' ucap wisnu.


''Oke papih, aku tunggu eah. '' ucap aira.


''Jaga kesehatan dan jaga janin kamu ea baby, dah sayang. '' ucap wisnu.


''Oke papih, daah papih. '' ucap aira sambil menutup panggilan telphone nya.


''Hallo mba mela, bisa ke ruangan sebentar. '' ucap aira menelphone sekertaris ayahnya.


''Baik nona saya segera ke ruangan anda. '' ucap mela sambil menutup telphone dan masuk keruangan aira.


''Ada yang bisa saya bantu nona?? '' ucap mela.


''Tolong kamu cek email ini, dan transferannya ea mba mela, karena ini masuk ke email saya langsung gak ke emaik yang di sediakan ayah. '' ucap aira.


''Baik nona saya akan periksa, saya permisi nona. '' ucap mela.


''Ini email papih wisnu. '' ucap aira yang melihat email masuk dan segera membukanya.


''Hallo rere, ada apa nelphone?? '' ucap aira.


''Aira tadi ada yang nelohone ke cafe terus nanyain kamu loh, aq tanya dia siapa tapi gak jawab, suara nya sih mirip mas adit. '' ucap rere.


''Telohone biasa ma ga biasa aku retas re, gak muncul nomer, yaudah biarin ajah,emang kamu ada di cafe sekarang?? '' ucap aira.


''Ea baru sampe siih, di temenin mas rangga. '' ucap rere.


''Yaudah kamu lanjutkan lagi di cafe nya, aku mau ngerjain diasain punya papih wisnu. '' ucap aira.


''Oke deh, nanti di rumah aku bahas lagi. '' ucap rere.


Aira langsung melanjutkan pekerjaan nya, dan aira baru ingat kalau dia harus menemui raihan di kantornya.


Aira segera mengemas semua barangnya dan memasukan ke dalam tas nya,aira pamit pada sekertaris ayah nya dan segera menuju mobilnya untuk menemui suaminya.


empat puluh menit kemudian aira sampai di perusahaan suaminya, aira segera masuk menuju ruangan suaminya dengan perasaan yang senang, karena dia akan mengecek kandungan dengan suaminya.


Begitu aira membuka pintu ruangan nya, aira kaget karena kartika sedang berciuman dengan raihan, seketika itu aira terdiam sampai ciuman itu terlepas.


''Apa yang kalian lakukan?? '' ucap aira.


''Sayang semuanya ga seperti yang ada di pikiran kamu, dia yang memaksa. '' ucap raihan sambil mendekati ke arah aira.


''Kita melakukannya suka sama suka ko aira. '' ucap kartika.


Aira diam dan tetap berdiri di depan pintu ruangan raihan, raihan terus mencoba menjelaskan semuanya.


Tak berselang lama putra datang dan langsung mendapat amukan dari raihan.


''Tuhan, sesakit ini melihat orang yang aku sayangi berciuman mesra dengan mantannya, apa ini yang akan di rasakan mas raihan kalau aku pernah tidur dengan laki laki lain. '' ucap aira dalam hatinya dengan air mata yang terus turun.


''Sayang ayo bicara, dengarkan penjelasan ku dahulu. '' ucap raihan.


''Kalau aku sekarang lari, perutku ada janin nya, aku harus gimana tuhan. '' ucap aira dalam hatinya kembali.


Aira memilih berbalik dan meninggalkan ruangan raihan, raihan menghadangnya sekuat tenaga, tapi aira tetap tidak bergeming dia terus berjalan menuju lift.


''Jangan ganggu. '' ucap aira dan berhasil membuat raihan diam dan melepaskan pegangan di tangan aira.


Aira masuk ke dalam lift, dan lift pun tertutup. Raihan kembali ke ruangannya dan mengusir kartika.


Kartika langsung di seret paksa oleh putra.


Aira saat ini melajukan kendaraan nya ke sebuah kelinik kandungan, aira langsung mendaftar saat dia sudah berada di dalam klinik itu, aira duduk menunggu panggilan berikutnya.


Setelah menunggu tigapuluh menit, nama aira pun di panggil dan aira langsung masuk.


''Selamat siang nyonya. '' ucap seorang dokter.


''Siang juga dokter. '' ucap aira.


''Ini kehamilan anda yang pertama eah. '' ucap dokter.


''Ea dokter ini kehamilan pertama saya. '' ucap aira.


''Ayo naik ke berangkar disana, suster akan membantu nyonya dan saya akan memeriksanya. '' ucap dokter dan aira pun langsung menghampiri suster dan langsung merebahkan tubuhnya di brangkar tidur ruangan itu.


''Ini janin anda ea nyonya, berusia sebelas minggu, anda bisa lihat sendiri eah ini janin anda. '' ucap dokter.


''Ea dokter, saya melihatnya. '' ucap aira.


''Anda boleh duduk kembali. '' ucap dokter dan aira pun duduk setelah suster membersihkan cairan di perut aira.


''Apa anda ada keluhan selama kehamilan trisemester pertama ini nyonya?? '' Ucap dokter.


''Tidak ada dokter, malahan saya merasa sedang tidak hamil, karena tidak merasakan seperti orang hamil yang lainnya. '' ucap aira.


''Itu tidak apa apa nyonya, karena janin anda sehat sehat ajah. '' ucap dokter.


''Saya akan memberikan resep untuk anda, habiskan ea nyonya, ini vitamin dan obat penambah darah, karena barusan saat di tensi darah anda agak kurang. '' ucap dokter.


''Baik dokter, terimakasih. '' ucap aira.


''Nyonya bisa datang lagi kesini untuk kontrol bulan depan. '' ucap dokter.


Setelah pemeriksaan aira menuju loket dan menunggu obatnya selesai di siapkan, setelah selesai aira keluar klinik dan menuju ke lain arah,dan bukan menuju rumahnya, aira menuju tempat sejuk yang sangat menenangkan hatinya.


Dua jam kemudian aira sampai di tempat tujuan dan segera memesan kamar untuknya menginap karena hari juga sudah mulai sore.


Aira masuk dan segera mandi, aira membuka pakaiannya dan menggantungnya menggunakan hanger.


Setelah mandi aira memakai jubah mandi yang di sediakan hotel,


Di kediaman raihan saat ini....


Raihan sudah menduganya kalau aira pergi lagi, bahkan raihan tidak banyak bicara, dia langsung menuju kamarnya.


''Ada apa sama raihan bu, kenapa dia begitu wajahnya?? '' ucap ayah mertua aira.


''Ibu juga ga tau, tunggu, aira kenapa ga pulang bareung raihan?? '' ucap ibu mertua aira.


''Ada yang ga beres kayanya, panggil rangga sama rere suruh temui ayah sekarang. '' ucap ayah mertua aira.


Ibu langsung naik ke atas dan menemui rangga di kamarnya.


''Ada apa ibu?? '' ucap raihan saat pintu di buka.


''Kamu sama istri kamu di panggil ayah tun, cepat temui. '' ucap ibu.


Rangga dan rere langsung menghampiri ayahnya.


''Ada apa ayah?? '' ucap rangga.


''Rere apa kamu tau, saat ini aira kemana?? '' ucap ayah.


''Aira ga bilang ayah, tadi siang masih telphonan sama rere, dia baik baik ajah. '' ucap rere.


''Panggil kaka kamu kesini rangga, kalau dia menolak seret. '' ucap ayah dengan nada marah dan rangga langsung memanggil raihan.


''Apa yang terjadi sebenarnya raihan, mana aira?? '' ucap ayah.


''Aira pergi ayah. '' ucap raihan.


''Aira pergi kemana raihan, dia pulang ke rumah bundanya?? '' ucap ibu.


''Gak tau ibu, tadi raihan udah ke rumah bunda tapi aira gak ada, raihan udah mencari kemana mana tapi tetap aira gak ada ibu. '' ucap raihan.


''Aira gak mungkin pergi tanpa sebab, jujur sekarang sebelum ayah menanyakan pada putra. '' ucap ayah.


''Aira melihat raihan sedang berciuman dengan kartika. '' ucap raihan dan berhasil membuat ayahnya menapar pipi raihan.


''Kamu masih berhubungan dengan wanita itu, wanita yang merugikan keluarga kita, cari aira sampai ketemu, jangan pulang sebelum menemukan aira, pergi kamu. '' ucap ayah.


''Rere bantuin kaka eah. '' ucap raihan.


''Ea. '' jawab rere.


.


.


.


.


.