
Xie'er menatap kepergian Pangeran Wang Han dan Pangeran Wang Xue. Tidak disangka ketika pintu portal hendak tertutup, tiba-tiba saja Xiang Liu ikut meloncat ke dalamnya sehingga membuat Xie'er terkejut bukan kepalang.
" Aih, kenapa wanita itu ikut juga pergi ke era Dinasti Ming? Apa yang mau dia lakukan di sana?? Apakah benar-benar perempuan itu akan mengejar Pangeran Wang Xue? Astaga!! Aku benar-benar tidak percaya dengan hal ini!" Xie'er terus menggelengkan kepalanya ketika melihat pintu portal yang sekarang sudah tertutup dan menelan 3 orang itu masuk ke era Dinasti Ming.
Xiang Liu begitu terkejut ketika mendapatkan dirinya keluar dari danau yang ada di belakang istana kerajaan Pangeran Wang Sun yang merupakan ayah dari Pangeran Wang Xue dan Pangeran Wang Han.
" Pangeran Wang Xue, apakah ini adalah rumahmu?" tanya Xiang Liu tampak begitu takjub melihat struktur istana kerajaan yang ditempati oleh keluarga Wang.
Pangeran Wang Xue terkejut ketika melihat Xiang Liu yang sedang berdiri di hadapannya sambil menatap takjub istana kerajaan tempat dia menetap bersama keluarganya.
" Xiang Liu!! Kenapa kau bisa berada di sini?" Pangeran Wang Xue benar-benar tidak menduga bahwa wanita itu sanggup melakukan apa saja untuk mengejarnya.
Pangeran Wang Xue langsung menarik tangan Xiang Liu dan berbisik kepadanya dengan penuh emosi.
" Mau apa kau datang ke sini?? Kau tahu kan kalau aku di sini punya banyak sekali selir?Apa kau ingin dibunuh oleh mereka?" Pangeran Wang Xue sengaja mengatakan itu untuk menakut-nakuti Xiang Liu.
Akan tetapi Xiang Liu tidak merasa takut sama sekali dengan perkataan sang pangeran.
" Aku sudah mengetahui semua sejarah yang ada di rumah ini. Apa yang perlu aku takutkan, hmmm?" tanya Xiang Liu sambil mengecup bibir Pangeran Wang Xue.
Pangeran Wang Han, hanya bisa berdehem melihat adegan tersebut.
" Aku akan segera menemui ayah dan setelah itu menghadap Kakek Kaisar!" Pangeran Wang Han yang ingin segera menyelesaikan Urusannya di dinas timing agar segera bisa kembali menemui Xie'er di era modern.
' Ah, Xie'er. Seandainya saja kau yang berada di sini aku pasti bahagia sekali!' bathin Pangeran Wang Xue saat dia mulai tersadar apa yang sedang terjadi kepadanya dan Xiang Liu yang sangat agresif dan tidak tahu malu.
" Menyingkir dari hadapanku!! Sebelum aku melemparmu untuk masuk ke dalam danau itu untuk mengirimmu kembali ke tempatmu berasal!" Pangeran Wang Xue menghempaskan telapak tangan Xiang Liu yang tadi hendak mencium bibirnya lagi.
Sementara itu para selir yang dimiliki oleh Pangeran Wang Xue segera menyambut kedatangan Pangeran Wang Xue yang sudah lama meninggalkan kediaman mereka.
" Ya ampun Pangeran kau ke mana saja? Kami semua sudah mencarimu kemana-mana tapi gagal. Dan sekarang kau tiba-tiba berada di sini dengan menggunakan pakaian aneh seperti ini?" tanya salah satu selir favorit milik sang pangeran.
" Sudahlah tidak usah banyak bertanya. Kamu, sekarang juga cepat siapkan pakaianku untuk menuju ke istana kakekku. Aku sedang buru-buru!" Pangeran Wang Xue tidak menggubris apapun yang ditanyakan oleh para selirnya yang merasa penasaran dengan dirinya yang tiba-tiba saja sudah berada di kediaman keluarga Wang.
Pangeran Wang Han yang masih single dan tidak memiliki selir hanya bisa mengurus dirinya sendiri untuk semua kebutuhannya.
Xiang Liu tampak cemberut melihat begitu banyak wanita yang mendekati Pangeran Wang Xue dan melayani Pangeran itu dan penuh perhatian.
" Ya ampun ternyata benar-benar dia adalah seorang Playboy. Banyak sekali selir yang dia pelihara di kediaman ini." monolog Xiang Liu tampak bergidik ngeri melihat para selera itu yang sejak tadi terus menatapnya dengan penuh permusuhan.
" Pangeran, siapakah perempuan itu? Kenapa dia sejak tadi dia terus saja menatapmu dengan begitu lapar?" tanya salah satu selir sang pangeran yang merupakan pengawal bayangan Pangeran Wang Xue yang sengaja menyamar menjadi selir di kediaman itu.
" Dia adalah wanita yang menolongku ketika berada di tempat asing. Sudahlah tidak usah pikirkan dia!" ucap Pangeran Wang Xue merasa Jengah untuk membahas tentang Xiang Liu.
Xiang Liu yang mendengar apa yang dikatakan oleh Pangeran Wang Xue merasa tersinggung sekali.
' Kurang ajar sekali dia. Menganggapku tidak penting sama sekali!" Xiang Liu kemudian pergi menuju kediaman Pangeran Wang Han.
Pangeran Wang Han mengerutkan keningnya ketika melihat wanita itu berada di dalam kamar miliknya.
" Apa yang kau lakukan di sini? Hmm?? Alih-alih kau berada di kamar kakakku?" tanya Pangeran Wang Han merasa tidak senang dengan kehadiran wanita itu di dalam kamarnya.
Xiang Liu seperti tidak mendengarkan apa yang ditanyakan oleh pemilik kamar dia malah dengan seenaknya membaringkan tubuhnya di atas ranjang milik Pangeran Wang Han.
Pangeran Wang Han sampai mengeram marah luar biasa dengan kelakuan wanita itu yang tidak punya sopan santun.
" Keluarlah dari kamarku sebelum aku panggil prajurit untuk memenggal kepalamu!" Pangeran Wang Han sengaja mengatakan itu untuk menakuti Xiang Liu.
" Katakan padaku! Apakah Xie'er pernah berbaring di atas ranjang ini?" tanya Xiang Liu dengan senyumnya yang sangat menyebalkan bagi Pangeran Wang Han.
" Xie'er adalah wanita terhormat tidak sepertimu yang mensedekahkan segalanya kepada laki-laki yang baru kau temui!" Pangeran Wang Han kemudian memilih untuk meninggalkan Xiang Liu dan berniat untuk segera pergi ke istana kerajaan untuk bertemu dengan kakeknya.
Xiang Liu yang merasa tersinggung dengan ucapan sang pangeran akhirnya mengikuti kepergiannya.
" Kau mau apa?" tanya Pangeran Wang Han merasa tidak senang dengan kelakuannya yang berbuat sesuka hatinya saja.
" Memangnya kau mau ke mana pangeran?" tanya Xiang Liu merasa heran sekali dengan penampilan Pangeran Wang Han yang sangat keren dengan jubah kebesaran seorang pangeran Dinasti Ming yang pernah dia lihat ada di museumnya.
" Aku mau pergi ke istana kerajaan untuk bertemu dengan kakekku. Aku akan meminta kepada dayang istana untuk menyediakan kamar untukmu. Kau beristirahatlah di sana dan jangan coba-coba menggangguku!" Pangeran Wang Han kemudian memanggil dayang istana untuk melayani dan menyediakan kamar untuk Xiang Liu.
Xiang Liu merasa senang setidaknya Pangeran Wang Han masih mau mengurusnya tidak seperti kakaknya yang benar-benar cuek dan tidak peduli dengannya.
" Aneh sekali. Padahal ketika berada di daerah modern, aku yang sudah memuliakan dan juga memenuhi semua fasilitas hidup untuk Pangeran Wang Xue. Tetapi di sini dia malah cuek dan tidak peduli denganku. Dasar kurang ajar!" rutuk Xiang Liu merasa marah sekali kepada sang pangeran yang malah sekarang sibuk bersenang-senang dengan selir-selirnya yang tampaknya sedang merindukan dirinya.
Xiang Liu bisa mendengar keramaian di kamar Pangeran Wang Xue. Membuat dirinya ngeri-ngeri sedap saat mendengar mereka yang merancau dan mendesah kenikmatan di dalam kamar itu.
Membayangkan Pangeran Wang Xue melayani 10 orang selirnya membuat Xiang Liu bergidik ngeri. Dia kembali ingat saat dirinya bercinta dengan sang pangeran untuk pertama kalinya, dia bahkan sampe kesulitan berjalan gara-gara sang Pangeran yang tidak pernah merasa puas untuk bercinta dengan dirinya.