
" Kamu kenapa menangis seperti ini?" tanya Pangeran Wang Han pada Xie'er yang masih terisak karena sedih.
" Tidak apa-apa!" jawab Xie'er yang mulai berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri.
" Aneh!! Kamu yang menangis, tetapi kamu juga tidak tahu alasannya apa?" tanya Pangeran Wang Han sambil menggelengkan kepalanya.
" Aku serius!! Aku tidak tahu kenapa tiba-tiba perasaanku begitu sedih." Xie'er hanya melirik pada Pangeran Wang Han dan menyandarkan kepalanya di bahu sang pangeran yang saat ini sedang asyik melihat orang-orang yang sedang berlalu-lalang di taman kota.
" Apakah tempat ini yang disebut dengan taman kota?" tanya Pangeran Wang Han pada Xie'er. Xie'er hanya menganggukan kepalanya.
" Hooh, kenapa memang?" tanya Xie'er bingung.
" Tidak apa-apa!" jawab Pangeran Wang Han.
Xie'er hanya bisa meringis melihat kelakuan Pangeran Wang Han yang sejak tadi terus mengedarkan pandangannya ke sekeliling.
Xie'er kemudian bangkit dan mengajak Pangeran Wang Han untuk pulang ke rumah.
" Ayo kita pulang sudah malam aku sudah mengantuk!" Pangeran Wang Han hanya mengikuti semua yang diinginkan oleh Xie'er.
" Katakan padaku dengan jujur!! Apakah kau mencintai kakakku?" tanya Pangeran Wang Han yang merasa penasaran dengan cinta Xie'er yang selama ini tidak benar-benar dia tunjukkan kepada siapapun.
Xie'er hanya diam dan terus berjalan sambil menggenggam telapak tangan Pangeran Wang Han dengan erat.
" Hey, jawab pertanyaanku! Apakah kau mencintai kakakku?" Pangeran Wang Han menjitak kening Xie'er yang terasa pedas gara-gara perbuatannya.
" Ih, sakit tahu!!" protes Xie'er pada Pangeran Wang Han.
" Biarin!! Habisnya kamu ditanya diam saja dari tadi!" Pangeran Wang Han berniat mau menjitak kening Xie'er lagi, akan tetapi Xie'er sudah mengelak duluan dan berhasil lepas dari tangan Pangeran Wang Han.
Akhirnya mereka berdua pun tertawa dengan begitu riang gembira. Sementara dari ke jauhan terlihat Pangeran Wang Xue dan Xiang Liu yang sejak tadi terus memperhatikan kebersamaan mereka berdua.
" Kau lihat bukan?? Perlihatkan mereka berdua!!! Mereka itu adalah pasangan suami istri yang sangat serasi dan saling mencintai satu sama lain. Sebaiknya kau tidak usah mengganggu hubungan mereka!" Xiang Liu sengaja memanas-manasi Pangeran Wang Xue yang saat ini hatinya sedang marah karena melihat wanita yang dia cintai sedang bersama adiknya yang sejak dulu selalu menjadi saingannya.
" Diamlah kau tidak usah memanas-manasi aku tentang mereka!" Pangeran Wang Xue kemudian masuk ke dalam mobil dan meminta Xiang Liu untuk membawanya pulang karena dia merasa kepalanya sangat pusing setelah melihat kebersamaan adiknya bersama dengan Xie'er.
' Baguslah kalau Pangeran Wang Xue marah. Karena itu artinya aku atau memiliki malam yang indah bersamanya. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, dia selalu melampiaskan emosinya dengan bercinta!' Xiang Liu akhirnya langsung melajukan kendaraannya menuju apartemennya. Karena dia sudah tidak sabar untuk mendapatkan serangan amarah Pangeran Wang Xue yang sanggup membuat dia terbang ke langit ke tujuh.
Akan tetapi Xiang Liu harus menelan pil kekecewaan karena dia melihat Pangeran Wang Xue malah masuk ke kamar nya sendiri dan sama sekali tidak melirik ke arahnya.
' Wah, ini tidak sesuai dengan ekspektasiku. Aku harus mencari cara agar dia mau bercinta denganku!" Xiang Liu kemudian pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhmu.
Xiang Liu sengaja menggunakan lingerie yang sangat seksi untuk menggoda Pangeran Wang Xue. Akan tetapi Pangeran Wang Xue malah mengusir Xiang Liu dari kamarnya karena dia tidak mau membuat Xie'er semakin marah dan semakin menolaknya.
Pangeran Wang Xue sangat ingat dengan semua yang dikatakan oleh Xie'er tentang dirinya yang hobby bercocok tanam sembarangan dengan wanita manapun. Pangeran Wang Xue berjanji bahwa dia mulai sekarang akan menjaga dirinya dan tidak sembarangan bercinta dengan siapa pun juga
Xiang Liu benar-benar kesal karena diusir oleh Pangeran Wang Xue. " Ini semua pasti karena perempuan itu yang bernama Xie'er!! Wanita itu yang sudah membuat kepalanya menjadi tidak berfungsi seperti ini. Kurang ajar!! Dia sudah membuat Pangeran Wang Xue menjadi menolakku dan tidak menginginkan aku lagi!!"
Xiang Liu akhirnya keluar dari kamar Pangeran Wang Xue dengan begitu geram. Karena dia tidak berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan dari Pangeran Wang Xue yang selama seminggu belakangan telah memberikan dirinya surga dunia dan kebanggaan karena berhasil bercinta dengan Pangeran Wang Xue.
Akan tetapi Xiang Liu menyesal karena selama ini dia menggunakan pengaman agar tidak hamil. Sekarang saat dia berencana untuk memiliki anak dari Pangeran Wang Xue. Pangeran Wang Xue malah menolak bercinta dengan dia. Xiang Liu benar-benar marah pada Xie'er yang sudah mencuci otak sang pangeran agar menolak dirinya.
Sepanjang malam Xiang Liu hanya meminum alkohol dan marah-marah tidak jelas untuk melampiaskan emosi yang ada di dalam hatinya atas semua yang terjadi Sejak pertemuan Pangeran Wang Xue dengan Xie'er.
Xiang Liu menjadi menyesal membawa keluar Pangeran Wang Xue. Mempublikasikannya di depan umum. Sehingga Pangeran Wang Xue akhirnya bertemu dengan Xie'er dan Pangeran Wang Han.
" Mungkin kalau aku selamanya hanya menyimpan dia untuk menjadi milikku seperti Pangeran Wang Han yang di simpan rapat oleh Xie'er di rumah dia. Bahkan mereka membuatkan identitas palsu untuk sang pangeran. Kejadian ini tidak akan pernah terjadi kepadaku dan Pangeran Wang Xue." Xiang Liu terlihat menyesali apa yang sudah terjadi. Tetapi semuanya sudah berlalu dan dia tidak bisa memutar waktu yang sudah berakhir dan pergi darinya.
" Sekarang apa yang harus kulakukan untuk membuat Pangeran Wang Xue kembali mau melayani dan menginginkan tubuhku?? Bahkan aku menggunakan lingerie super seksi saja dia tidak berminat lagi padaku. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Apa?" monolog Xiang Liu yang sedang mabuk setelah meminum minuman alkohol yang sangat banyak.
Pangeran Wang Xue yang kebetulan haus dan mengambil minuman di dapur, dia melihat Xiang Liu yang sedang mabuk dan terus merancau mengatakan segala keluh kesahnya tentang Pangeran Wang Xue.
" Aku tidak mengerti dia sebagai seorang wanita sangat suka sekali mabuk!" Pangeran Wang Xue hanya menggelengkan kepalanya kemudian meninggalkan Xiang Liu begitu saja.
Pangeran Wang Xue tidak mau terlibat lebih dalam dengan urusan Xiang Liu. Pangeran Wang Xue tidak mau kalau sampai Xie'er akan mengecap dia sebagai seorang Playboy karena berurusan dengan banyak wanita di dalam hidupnya.
Pangeran Wang Xue ingin merubah image-nya di hadapan Xie'er.